| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Minggu, 18 Januari 2026 Hari Minggu Biasa II

 

Minggu, 18 Januari 2026
Hari Minggu Biasa II

Mukjizat perbanyakan roti menunjukkan lebih dahulu kelimpahan roti istimewa dari Ekaristi-Nya Bdk. Mat 14:13-21; 15:32-39.: Tuhan mengucapkan syukur, memecahkan roti dan membiarkan murid-murid-Nya membagi-bagikannya, untuk memberi makan kepada orang banyak. Tanda perubahan air menjadi anggur di Kana Bdk. Yoh 2:11. telah memaklumkan saat kemuliaan Yesus. Ia menyampaikan penyempurnaan perjamuan pernikahan dalam Kerajaan Bapa, di mana umat beriman akan minum Bdk. Mrk 14:25. anggur baru, yang telah menjadi darah Kristus. --- Katekismus Gereja Katolik, 1335

Antifon Pembuka (Mzm 66:4)

Seluruh bumi hendaknya menyembah Dikau, ya Allah, dan bermazmur bagi-Mu, meluhurkan nama-Mu, ya Allah Mahatinggi.

All the earth shall bow down before you, O God, and shall sing to you, shall sing to your name, O Most High!

Omnis terra adoret te, Deus, et psallat tibi: psalmum dicat nomini tuo, Altissime.


Doa Pagi


Allah yang Mahakuasa dan kekal, Engkau mengatur segala yang di langit dan di bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan-permohonan umat-Mu dan berilah damai-Mu bagi kami pada zaman ini.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      
  
Foto oleh form PxHere
  
REVISI 17/01/2026 19.47 WIB

Bacaan dari Kitab Yesaya (49:3.5-6)
 
  
"Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."
   
Tuhan berfirman kepadaku, “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.” Demikianlah firman Tuhan, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, yaitu untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya, yang karenanya aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku. Beginilah firman-Nya, “Terlalu sedikit bagimu untuk hanya menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah. 
 
        

Mazmur Tanggapan, do = f, 4/4, PS 850
Ref. Ya Tuhan aku datang melakukan kehendak-Mu.
Ayat. (Mzm 40:2+4ab.7-8a.8b-9.10; R: 8a.9a)
1. Aku sangat menanti-nantikan Tuhan; lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita.
2. Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan, tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata, "Lihatlah Tuhan, aku datang!
3. Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku: Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku."
4. Aku mengabarkan keadilan, di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (1:1-3)
  
"Kasih karunia dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus."
  
Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, serta kepada sekalian saudara di mana pun yang berseru kepada nama Yesus Kristus, Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, menyertai kamu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 
    

Bait Pengantar Injil, do = f, 4/4, PS 960
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Yohanes 1:14:12b)
Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.

Inilah Injil Suci menurut Yohanes (1:29-34)
    
"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia."

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, “Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, yaitu supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman: Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah.”
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)


Renungan

      
.Ada banyak hal yang kita anggap remeh, dan kita baru menyadarinya ketika hal itu diambil dari kita. Salah satunya adalah kemampuan kita untuk melihat. Kemampuan untuk melihat adalah anugerah yang luar biasa, dan ada begitu banyak hal yang dilakukan mata kita untuk kita. Dengan mata kita, kita dapat mengagumi keindahan hal-hal di sekitar kita. Kita dapat membaca buku dan menonton video dan film. Kita dapat melihat ekspresi dan tindakan orang lain, dan kita juga dapat melihat bagaimana perasaan mereka. Meskipun kita dapat melihat banyak hal, kita mungkin tidak dapat melihat dengan jelas, atau melihat lebih dalam daripada sekadar penampilan. 
 
Ketika Yohanes Pembaptis melihat Yesus, ia melihat-Nya lebih dari sekadar orang biasa. Yohanes Pembaptis melihat Yesus sebagai Anak Domba Allah. Ia bahkan melihat Roh Kudus turun ke atas-Nya saat pembaptisan-Nya. Yohanes Pembaptis dapat mengenali Yesus dan melihat lebih banyak dan lebih dalam ketika Yohanes Pembaptis membaptis Yesus dan melihat Roh Kudus turun ke atas Yesus. Kita mungkin tidak melihat hal-hal dramatis yang dilihat Yohanes Pembaptis. Namun Roh Kudus akan membuka mata kita untuk melihat apa yang Allah ingin kita lihat. Pada saat baptisan kita, Roh Kudus turun ke atas kita untuk memungkinkan kita melihat bahwa kita diciptakan menurut gambar Allah dan untuk dapat melihat kasih Allah dalam diri kita. Dan kita juga diberi mata kasih untuk melihat bahwa setiap orang diciptakan menurut gambar Allah dan untuk melihat kasih Allah dalam setiap orang. Tetapi sama seperti kita harus menjaga mata kita agar kita dapat melihat dengan jelas, kita juga perlu menjaga iman kita agar dapat melihat apa yang Allah ingin kita lihat.
 
Tuhan memberi kita mata untuk melihat kasih-Nya pada orang lain. Ketika kita dapat melihat kasih Tuhan pada orang lain, maka kita juga melihat cerminan diri kita sendiri. Jadi marilah kita melihat kebaikan dan belas kasihan, marilah kita melihat kebaikan dan keindahan pada orang lain, dan kita akan melihat cerminan diri kita sendiri. Dan itu juga merupakan cerminan kasih dan citra Tuhan dalam diri kita dan dalam diri orang lain.. [RENUNGAN PAGI] 
 
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini 

Antifon Komuni (Mzm 34:6)

Tujukanlah pandangan-Mu kepada Tuhan maka wajahmu akan berseri-seri dan tidak akan malu tersipu-sipu.
 

renunganpagi.id 2025 -

Privacy Policy