| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Senin, 12 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVIII

 
Senin, 12 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVIII        
  
“Perhatikanlah dengan seksama. Setelah dosa datang rasa malu; keberanian mengikuti pertobatan. Apakah engkau memperhatikan yang aku katakan? Setan mengacaukan urutannya; dia memberikan keberanian untuk berdosa dan rasa malu untuk pertobatan.” — St. Yohanes Krisostomus
     
Antifon Pembuka (Gal 5:1)
 
Kristus telah memerdekakan kita supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan lagi di bawah perhambaan.
 
Doa Pagi

 
Allah Bapa kami, sumber pengharapan, berilah kiranya kami tanda kehidupan dalam diri Yesus Putra Manusia. Semoga hidup dan wafat-nya membangkitkan hidup baru penuh kekuatan dan harapan. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
  
 

 
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia (4:22-24.26-27.31-5:1)        
   
"Kita ini bukanlah anak dari wanita hamba, melainkan dari wanita merdeka."
      
Saudara-saudara, ada tertulis bahwa Abraham mempunyai dua orang anak, seorang dari wanita yang menjadi hambanya dan seorang dari wanita yang merdeka. Tetapi anak dari wanita yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging, dan anak dari wanita yang merdeka itu oleh karena janji. Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua wanita itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari Gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, yaitu Hagar. Tetapi yang lain adalah Yerusalem surgawi, yaitu wanita yang merdeka, ibu kita. Karena ada tertulis, "Bersukacitalah, hai wanita mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai wanita yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab wanita yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai anak lebih banyak daripada yang bersuami." Karena itu, Saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak dari wanita hamba melainkan anak-anak dari wanita yang merdeka. Sebab Kristus telah memerdekakan kita, supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan tunduk lagi di bawah perhambaan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bacaan Harian: 12 - 18 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober: Hari Biasa Pekan XXVIII (H) 
Gal. 4:22-24.26-27.31-5:1; Mzm. 113:1-2.3-4.5a.6-7; Luk. 11:29-32. 
 
Selasa, 13 Oktober: Hari Biasa Pekan XXVIII (H). 
Gal 4:31b-5:6; Mzm. 119:41.43.44.45.47.48; Luk. 11:37-41.
 
Rabu, 14 Oktober:  Hari Biasa Pekan XXVIII (H).
Pfak St. Kalistus I
Gal. 5:18-25; Mzm. 1:1-2.3.4.6; Luk. 11:42-46. 
 
Kamis, 15 Oktober:  Peringatan Wajib Santa Teresia dari Avilla, Perawan dan Pujangga Gereja (P). 
Ef. 1:1-10; Mzm. 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6; Luk. 11:47-54
 
Jumat, 16 Oktober: Hari Biasa Pekan XXVIII (H).
Pfak St. Hedwig, St. Margarita Maria Alacoque
Ef. 1:11-14; Mzm. 33:1-2.4-5.12-13; Luk. 12:1-7
 
Sabtu, 17 Oktober: Peringatan Wajib Santo Ignasius dari Antiokia, Uskup dan Martir (M).
Ef. 1:15-23; Mzm. 8:2-3a.4-5.6-7; Luk. 12:8-12.
   
Minggu, 18 Oktober: Hari Minggu Biasa XXIX (H). Hari Minggu Misi
Yes. 45:1,4-6; Mzm. 96:1,3,4-5,7-8,9-10ac; 1Tes. 1:1-5b; Mat. 22:15-21.




Minggu, 11 Oktober 2026 Hari Minggu Biasa XXVIII

 

 SiouxFall Diocese
Minggu, 11 Oktober 2026
Hari Minggu Biasa XXVIII
  
Sekali orang telah menerima damai Kristus, ia akan mudah menyelamatkan jiwanya dan mengusahakan keutamaan. (St. Sirilus dari Aleksandria)

  
Antifon Pembuka (Mzm 130:3-4)
   
Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan? Tetapi, Engkau suka mengampuni, ya Allah Israel.

If you, O Lord, should mark iniquities, Lord, who could stand? But with you is found forgiveness, O God of Israel.

Si iniquitates observaveris Domine, Domine quis sustinebit? quia apud te propitiatio est, Deus Israel.
 
Doa Pagi
   
Ya Allah, Engkau telah mengundang kami untuk ikut serta dalam perjamuan kudus-Mu, baik yang di dunia ini maupun kelak di surga. Semoga kami menanggapi undangan-Mu itu dengan gembira seraya mempersiapkan diri agar pantas menerima anugerah-Mu yang agung itu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.     
  
Bacaan dari Kitab Yesaya (25:6-10a)
                   
"Tuhan akan menghidangkan suatu jamuan, dan menghapus air mata dari wajah semua orang."
                  
Di Gunung Sion Tuhan semesta alam akan menghidangkan bagi segala bangsa suatu jamuan dengan masakan mewah, suatu jamuan dengan anggur yang tua benar, suatu jamuan dengan lemak dan sumsum dan dengan anggur tuaa yang disaring endapannya. Di atas gunung ini Tuhan akan mengoyakkan kain kabung yang diselubungkan kepada segala suku dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa. Tuhan Allah akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan ia akan menghapus air mata dari wajah semua orang. Aib umat-Nya akan Ia jauhkan dari seluruh bumi, sebab Tuhan telah mengatakannya. Pada waktu itu orang akan berkata, "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan supaya menyelamatkan kita. Inilah Tuhan yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karena keselamatan yang diadakan-Nya!" Sebab tangan Tuhan akan melindungi gunung ini.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Sabtu, 10 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVII

 
Sabtu, 10 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVII

“Berhati-hatilah dalam banyak berbicara, sebab banyak bicara mengenyahkan dari jiwa pemikiran-pemikiran kudus dan persatuan dengan Allah." (St. Dorotheus)


Antifon Pembuka (Gal 3:26)

Kalian semua adalah putra dan putri Allah berkat iman dalam Kristus Yesus. Karena kalian yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenal Kristus.


Doa Pagi


Allah Bapa kami di surga, Engkau memanggil kami menjadi putra dan putri-Mu seturut citra Putra-Mu terkasih. Baptislah kami dengan Roh-Mu dan ajarilah kami mengimani bahwa cinta kasihlah yang menjadi hukum tertinggi.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.       
   
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Galatia (3:22-29)    
   
"Kalian adalah anak-anak berkat iman."
     
Saudara-saudara, menurut Kitab Suci segala sesuatu terkurung di bawah kekuasaan dosa, supaya berkat iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. Sebelum iman itu datang, kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat dan dikurung sampai iman itu dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang. Karena itu kita tidak lagi berada dibawah pengawasan penuntun. Sebab kalian adalah anak-anak Allah karena iman dalam Yesus Kristus. Sebab kalian semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada pria atau wanita, karena kalian semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Jadi kalau kalian milik Kristus, maka kalian juga keturunan Abraham, dan berhak menerima janji Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Support renunganpagi.id


 Sahabat terkasih,
​Terima kasih telah menjadikan renunganpagi.id bagian dari ruang perjumpaan Anda dengan Tuhan hari ini. Kami sungguh bersukacita jika pesan ini boleh menjadi saluran berkat yang meneguhkan hati Anda.
​Kami rindu agar kasih Kristus dapat menyentuh lebih banyak orang secara berkesinambungan. Perlu kita ketahui bersama, operasional dan pengelolaan website renunganpagi.i.d memerlukan alokasi waktu, tenaga, serta biaya pemeliharaan.
​Jika Anda tergerak untuk berjalan bersama kami dalam misi digital ini, persembahan kasih melalui QRIS akan sangat membantu menjamin keberlangsungan pelayanan ini. Dukungan Anda adalah benih kebaikan yang menjaga renungan ini tetap aktif dan menjangkau lebih banyak jiwa.
​Semoga Bapa yang Mahabaik senantiasa melimpahkan rahmat-Nya dalam setiap langkah Anda.



Orang Kudus hari ini: 09 Oktober 2026 St. Dionisius (Denis), St. John Henry Newman, dan St. Yohanes Leonardus




 Saudara-saudari seiman dalam Kristus, panggilan untuk senantiasa setia kepada Allah bergema dengan begitu kuat melalui teladan hidup para pendahulu kita yang kudus, yang kita peringati pada hari ini. Kita diajak untuk meneladani keberanian, kecerdasan iman, dan kegigihan pastoral dari Santo Dionisius (Denis), Santo Yohanes Henry Newman, dan Santo Yohanes Leonardus. Kesetiaan mereka teruji di masa-masa sulit, sebagaimana yang dialami oleh Santo Dionisius, Uskup Paris pada era Kekaisaran Romawi di bawah pemerintahan Kaisar Decius. Di tengah aniaya yang begitu brutal hingga merenggut nyawa Paus Santo Fabianus, Dionisius tetap tangguh memimpin umatnya dan terus memberitakan Kabar Baik hingga banyak hati berbalik kepada Tuhan. Bahkan ketika ia akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman pancung, rahmat Tuhan bekerja secara ajaib. Tradisi mengisahkan bagaimana ia masih melangkah sambil membawa kepalanya yang terpenggal, terus menyampaikan khotbah bermil-mil jauhnya hingga akhirnya beristirahat dalam damai, di sebuah titik yang kini menjadi tempat berdirinya Basilika Santo Denis yang megah.

Jumat, 09 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVII

 

 
Jumat, 09 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVII
 
"Di dalam segala sesuatu yang kamu lakukan, berusahalah agar Allah adalah saksimu.” (St. Agustinus)
 

Antifon Pembuka (Luk 11:24)

Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku, dan barangsiapa tidak berhimpun bersama Aku, ia menceraiberaikan. 
  
Doa Pagi

 
Allah Bapa kami, sumber kebahagiaan, Engkau menghendaki semua orang berbahagia karena mengenal Yesus Kristus. Kami mohon, semoga dunia ini Kaubimbing menuju kedamaian dan kerukunan sejati, yang telah dibuka oleh Yesus Kristus, Putra-Mu. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus,  Allah, sepanjang segala masa. Amin. 
     
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia (3:7-14)     
     
"Mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama Abraham yang beriman."
      
Saudara-saudara, kalian mengerti bahwa yang disebut anak-anak Abraham ialah mereka yang hidup dari iman. Adapun Kitab Suci sudah tahu sebelumnya, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi berkat iman. Maka Kitab Suci dahulu sudah mewartakan Injil kepada Abraham. "Olehmu segala bangsa akan diberkati."Jadi mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. Sebaliknya semua orang yang hidup dari pelaksanaan hukum Taurat,berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis, "Terkutuklah orang yang tidak melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam hukum Taurat." Memang tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat. Hal itu jelas, karena "Orang yang benar akan hidup berkat imannya." Padahal dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan perbuatan, sebab tertulis, "Barangsiapa melakukannya, akan hidup karenanya." Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutukkarena kita. Sebab ada tertulis, "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah melakukan itu, supaya dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy