| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Rabu, 04 Februari 2026 Hari Biasa Pekan IV

 SiouxFall Diocese
Rabu, 04 Februari 2026
Hari Biasa Pekan IV
  
Dibangun dalam Yesus Kristus berarti menanggapi panggilan Allah secara positif, mengandalkan Ia dan melaksanakan perkataan-Nya. (Paus Benediktus XVI, Pesan untuk WYD 26)

 

Antifon Pembuka (Mzm 31:1-2)

Berbahagialah orang yang dosa pelanggarannya diampuni dan ditutupi, yang kesalahannya tidak diperhitungkan.

Doa Pagi


Allah Bapa Maharahim, Engkau hendak memperlihatkan belas kasih-Mu kepada semua orang. Kami mohon, ampunilah kami demi nama Dia, yang datang membawa keselamatan, yaitu Yesus Kristus, Sabda penuh kasih. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus,  Allah sepanjang segala masa. Amin.

Bacaan dari Kitab Kedua Samuel (24:2.9-17)
   
"Akulah yang berdosa karena menghitung rakyat. Tetapi domba-domba ini, apakah yang mereka lakukan."
     
Sekali peristiwa, Raja Daud berkata kepada Yoab dan para panglima tentara yang bersama-sama dengan dia, katanya, "Jelajahilah segenap suku Israel dari Dan sampai Bersyeba; adakanlah pendaftaran di antara rakyat, supaaya aku tahu jumlah mereka." Lalu Yoab memberitakan kepada raja hasil pendaftaran rakyat. Orang Israel ada delapan ratus ribu pria yang dapat memegang pedang; dan orang Yehuda ada lima ratus ribu. Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat. Maka berkatalah Daud kepada Tuhan, "Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini! Maka sekarang, Tuhan, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh." Setelah Daud bangun pada waktu pagi, datanglah sabda Tuhan kepada Nabi Gad, pelihat Daud, demikian, "Pergilah, katakanlah kepada Daud: Beginilah sabda Tuhan: Tiga perkara Kuhadapkan kepadamu; pilihlah salah satu daripadanya, maka Aku akan menimpakan kepadamu." Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata, "Pilihlah dari ketiga bencana ini: Akan terjadi tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari lawanmu, sementara mereka itu mengejar engkau? Atau, akan terjadi tiga hari penyakit samapr di negerimu? Sekarang, pikirkanlah dan pertimbangkanlah, jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang Mengutus aku." Lalu berkatalah Daud kepada Gad, "Sangat susah hatiku! Biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan Tuhan, sebab besar kasih sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam tangan manusia." Jadi Tuhan mendatangkan penyakit sampar kepada orang Israel dari pagi hari sampai waktu yang ditetapkan. Maka matilah dari antara bangsa itu, dari Dan sampai Bersyeba, tujuh puluh ribu orang. Ketika malaikat mengacungkan tangannya ke Yerusalem untuk memusnahkannya, menyesallah Tuhan karena malapetaka itu, lalu Ia bersabda kepada malaikat yang mendatangkan kemusnahan kepada bangsa itu, "Cukup! Turunkanlah sekarang tanganmu itu." Waktu itu malaikat Tuhan itu ada dekat tempat pengirikan Arauna, orang Yebus. Ketika melihat malaikat yang tengah memusnahkan bangsa itu, berkatalah Daud kepada Tuhan, "Sungguh, aku telah berdosa, dan telah membuat kesalahan! Tetapi domba-domba ini, apakah yang mereka lakukan? Biarlah kiranya tangan-Mu menimpa aku dan kaum keluargaku."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 03 Februari 2026 St. Blasius dan Ansgarius

 

 Hari ini Gereja memperingati St Blasius dan St Ansgarius. Mereka adalah hamba Tuhan yang setia dan berani, yang mendedikasikan hidup mereka untuk pelayanan masing-masing dan juga menjalani kehidupan yang kudus dan saleh, sebagai panutan yang baik. Santo Blasius adalah teladan dan inspirasi bagi banyak dari kita umat Kristen sepanjang zaman. Santo Blasius adalah seorang uskup, yang juga seorang tabib terkenal, sementara Santo Ansgarius adalah seorang uskup Frank dan Jerman yang terkenal karena misi penginjilannya dan upayanya untuk menjangkau orang-orang kafir dan orang-orang yang tidak percaya di daerah terpencil di Eropa utara, dan melalui karyanya banyak orang menjadi percaya kepada Kristus. St. Blasius adalah Uskup Sebastea di tempat yang sekarang menjadi bagian dari Turki, di wilayah Armenia Kecil, dan dia adalah seorang dokter terkenal, dan sekarang dihormati sebagai santo pelindung para dokter, hewan, dokter hewan, dan juga untuk penyakit tenggorokan, dan berkat khusus yang dikaitkan dengannya, berkat tenggorokan oleh St. Blasius adalah tradisi Gereja yang populer.

Fr Lawrence Lew, O.P. | Flickr CC BY-NC-ND 2.0

St Blasius adalah seorang penyembuh yang hebat dan populer, dan tidak hanya ahli dalam hal penyakit fisik, tetapi juga ahli dalam hal spiritual, sebagai gembala kawanan domba yang dipercayakan kepadanya di Sebastea dan wilayah sekitarnya. Banyak orang datang kepadanya untuk mencari pertolongan dari berbagai penyakit mereka, baik fisik maupun spiritual, dan banyak yang disembuhkan olehnya. 

Selasa, 03 Februari 2026 Hari Biasa Pekan IV

 

Credit:ThamKC/istock.com
Selasa, 03 Februari 2026
Hari Biasa Pekan IV
 
“Di mana ada cinta kasih, di situ ada Allah Tritunggal: pencinta, yang dicinta dan sumber cinta kasih.” (St. Agustinus)
  
Antifon Pembuka (Mzm 86:3-4)

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku ya Tuhan, sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari. Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.

Doa Pagi

Allah Bapa yang Maha Penyayang, Engkau menghendaki kami sehat dari kebencian dan balas dendam, serta mengutus Putra-Mu sebagai pembawa damai. Semoga Sabda-Nya menyinari dan membimbing kami. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
       
Bacaan dari Kitab Kedua Samuel (18:9-10.14b.24-25a.30.31b-33; 19:1-3)
 
"Daud meratapi kematian Absalom." 

Waktu melarikan diri, Absalom bertemu dengan anak buah Daud. Saat itu Absalom sedang memacu bagalnya. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah rambut kepala Absalom pada pohon tarbantin itu, sehingga ia tergantung antara langit dan bumi, sedang bagal yang ditungganginya berlari terus. Seseorang melihatnya, lalu memberitahu Yoab, katanya, “Aku melihat Absalom tergantung pada pohon tarbantin.” Lalu Yoab mengambil tiga lembing dalam tangannya, dan ditikamkannya ke dada Absalom! Waktu itu Daud sedang duduk di antara kedua pintu gerbang sementara penjaga naik ke sotoh pintu gerbang itu, di atas tembok. Ketika ia melayangkan pandangnya, dilihatnyalah orang datang berlari, seorang diri saja. Berserulah penjaga memberitahu raja. Lalu raja berkata kepada Ahimaas, “Pergilah ke samping, berdirilah di situ.” Ahimaas pergi ke samping dan berdiri di situ. Kemudian tibalah orang Etiopia itu. Kata orang Etiopia itu, “Tuanku Raja mendapat kabar yang baik, sebab Tuhan telah memberi keadilan kepadamu pada hari ini! Tuhan melepaskan Tuanku dari tangan semua orang yang bangkit menentang Tuanku.” Tetapi bertanyalah Raja Daud kepada orang Etiopia itu, “Selamatkah Absalom, orang muda itu?” Jawab orang Etiopia itu, “Biarlah seperti orang muda itu musuh Tuanku Raja dan semua orang yang bangkit menentang Tuanku untuk berbuat jahat.” Maka terkejutlah raja! Dengan sedih ia naik ke anjung pintu gerbang lalu menangis. Dan beginilah perkataannya sambil berjalan, “Anakku Absalom, anakku! Ah, anakku Absalom, sekiranya aku boleh mati menggantikan engkau! Absalom, Absalom, anakku!” Lalu diberitahukan oranglah kepada Yoab, “Ketahuilah, raja menangis dan berkabung karena Absalom.” Pada hari itulah kemenangan menjadi perkabungan bagi seluruh tentara, sebab pada hari itu tentara mendengar orang berkata, “Raja bersusah hati karena anaknya.” Maka pada hari itu tentara Israel masuk kota dengan diam-diam, seperti tentara yang kena malu karena melarikan diri dari pertempuran.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Ujud Kerasulan Doa Bulan Februari 2026

 

  Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini.
Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putera-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi pembimbing dan kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan […] ini:

FEBRUARI 2026

Ujud Gereja Universal - Anak-anak dengan penyakit tak tersembuhkan Semoga anak-anak yang menderita penyakit tak tersembuhkan beserta keluarga mereka menerima layanan medis dan dukungan yang dibutuhkan, tetap kuat dan berpengharapan.

Ujud Gereja Indonesia - Jurnalis – Semoga para jurnalis memperoleh jaminan keamanan dalam mencari fakta dan mengungkap kebenaran suatu peristiwa.

 


 Bulan Februari secara tradisional didedikasikan untuk Keluarga Kudus.

Yesus, Maria dan Yusuf, aku memberikan hati dan jiwaku kepada-Mu.

Yesus, Maria, dan Yusuf, bantulah aku dalam penderitaan terakhirku.

Yesus, Maria, dan Yusuf, semoga aku menghembuskan jiwaku dalam damai bersama-Mu.

Bacaan Harian: 02 - 08 Februari 2026

Senin, 02 Februari: Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah (P). 
Mal 3:1-4 atau Ibr 2:14-18; Mzm 24:7.8.9.10; Luk 2:22-40 (panjang) atau (Luk 2:22-32 (singkat).
 
Selasa, 03 Februari: Hari Biasa Pekan IV (H).
Peringatan Fakultatif St. Blasius dan St. Ansgarius
2Sam. 18:9-10,14b,24-25a,30 - 19:3; Mzm. 86:1-2,3-4,5-6; Mrk. 5:21-43
 
Rabu, 04 Februari:  Hari Biasa Pekan IV (H). 
2Sam. 24:2,9-17; Mzm. 32:1-2,5,6,7; Mrk. 6:1-6.
 
Kamis, 05 Februari: Peringatan Wajib St. Agata, Perawan dan Martir (M). 
1Raj. 2:1-4,10-12; MT 1Taw. 29:10,11ab,11d-12a,12bcd; Mrk. 6:7-13.
 
Jumat, 06 Februari: Peringatan Wajib St. Paulus Miki, dkk, Martir (M).
Sir. 47:2-11; Mzm. 18:31,47,50,51; Mrk. 6:14-29.
 
Sabtu, 07 Februari: Hari Biasa Pekan IV (H).  
1Raj. 3:4-13; Mzm. 119:9,10,11, 12,13,14; Mrk. 6:30-34.
 
Minggu, 08 Februari: Hari Minggu Biasa V (H). 
Yes. 58:7-10; Mzm. 112:4-5,6-7,8a,9; 1Kor. 2:1-5; Mat. 5:13-16
 
 
 
Public Domain

Senin, 02 Februari 2026 Pesta Yesus dipersembahkan di Kenisah

 

 
Senin, 02 Februari 2026
Pesta Yesus dipersembahkan di Kenisah

“Hanya dalam kebenaran-lah kasih bersinar terang, hanya dalam kebenaran kasih dapat dihidupi secara otentik. Kebenaran adalah terang yang memberi makna dan nilai kepada kasih.“ – Paus Benediktus XVI, Ensiklik Caritas in Veritate

PEMBERKATAN LILIN DAN PERARAKAN
(Pemberkatan lilin dan perarakan tersedia dalam dua cara, dengan perarakan atau perarakan masuk meriah, selengkapnya lihat Buku Misa Minggu dan Hari Raya)


Antifon

Ecce Dominus noster cum virtute veniet, ut illuminet oculos servorum suorum, alleluia.

Tengoklah! Tuhan akan datang dengan kekuatan besar, akan bersinarlah mata semua orang yang mengabdi kepada-Nya, alleluya.

Behold, our Lord will come with power, to enlighten the eyes of his servants, alleluia.

    
Pengantar
 
Pesta Yesus dipersembahkan di kenisah sudah sejak abad ke-5 dirayakan di kota Yerusalem (Ritus Timur), dan sejak abad ke-6 diperluas ke seluruh Gereja Barat. Di Roma pesta ini dirayakan dengan nada pertobatan, sedangkan di Perancis dengan pemberkatan meriah dan perarakan lilin, sehingga sekarang masih dikenal sebagai "Misa Terang". Sejak tahun 1960 perayaan ini ditetapkan sebagai "Pesta Tuhan", sebelumnya dikenal dengan "Pesta Maria". 
 
Pada hari ini kita memperingati peristiwa mulia Kanak-kanak Yesus dipersembahkan kepada Allah oleh orangtua-Nya pada hari ke-40 sesudah kelahiran-Nya, sesuai dengan peraturan Hukum Taurat yang berlaku bagi setiap anak laki-laki sulung. Dalam diri Anak itu, Simeon yang sudah tua mengenal Sang Mesias, yang disebutnya "Terang yang menjadi pernyataan bagi bangsa-bangsa". Secara tradisional pada hari ini diadakan Perarakan Lilin atau sedikitnya Pemberkatan Lilin untuk menyambut dan menghormati Yesus yang "datang ke kenisah-Nya sebagai Terang bagi bangsa-bangsa"
   
Doa Pemberkatan Lilin

KIDUNG PERARAKAN (atau Puji Syukur 478, Sekarang Tuhanku) 
  


Kristuslah cahaya para bangsa dan kemuliaan bagi umat-Mu Israel.
Sekarang Tuhan, perkenankanlah hamba-Mu berpulang dalam damai sejahtera menurut sabda-Mu.
Kristuslah cahaya para bangsa dan kemuliaan bagi uamt-Mu Israel.
Sebab aku telah melihat keselamatan-Mu, ya Tuhan.
Kristuslah cahaya para bangsa dan kemuliaan bagi umat-Mu Israel.
Yang Kausediakan di hadapan para bangsa.
Kristuslah cahaya para bangsa dan kemuliaan bagi umat-Mu Israel.

atau

Lumen ad revelationem gentium, et gloriam plebis tuæ Israel.

Antifon Pembuka (Mzm 48:10-11)

Kami telah menerima kasih setia-Mu, ya Allah, dalam bait-Mu yang kudus. Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan.

Suscepimus Deus, misericordiam tuam in medio templi tui: secundum nomen tuum Dues, ita et laus tua in fines terræ: iustitia plena est dextera tua.
Mzm. Magnus Dominus, et laudablis nimis: in civitate Dei, in monte sancto eius.
(Mzm 48:10-11, 2)

    
Pada Misa ini ada Madah Kemuliaan

Doa Pagi

Allah Bapa yang Mahakuasa dan kekal, hari ini Putra Tunggal-Mu yang telah menjadi manusia seperti kami, dipersembahkan kepada-Mu di kenisah. Di hadapan hadirat-Mu yang agung kami mohon dengan rendah hati, sucikanlah hati dan budi kami agar kami pun menjadi persembahan yang pantas bagi-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.     

Bacaan dari Nubuat Maleakhi (3:1-4)
   
"Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya."
    
Beginilah firman Tuhan semesta alam, “Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Tuhan yang kamu cari itu dengan mendadak akan masuk ke bait-Nya. Malaikat perjanjian yang kamu kehendaki itu sesungguhnya, Ia datang. Siapakah yang dapat tetap berdiri apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia laksana api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan kurban yang benar kepada Tuhan. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati Tuhan seperti pada hari-hari dahulu kala, dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.  

Support untuk RENUNGANPAGI.ID


Pembaca yang terhormat,

Setiap donasi yang kami terima mendukung pelayanan kami. Terima kasih telah mempertimbangkan untuk memberikan donasi hari ini!
 
Dukungan Anda sangat memotivasi kami: bersama Anda, berkat Anda, renunganpagi.id akan lebih baik memenuhi misinya setiap hari: untuk menawarkan renungan harian dari perspektif Katolik. 




 

 

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy