| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Sabtu, 10 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVII

 
Sabtu, 10 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVII

“Berhati-hatilah dalam banyak berbicara, sebab banyak bicara mengenyahkan dari jiwa pemikiran-pemikiran kudus dan persatuan dengan Allah." (St. Dorotheus)


Antifon Pembuka (Gal 3:26)

Kalian semua adalah putra dan putri Allah berkat iman dalam Kristus Yesus. Karena kalian yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenal Kristus.


Doa Pagi


Allah Bapa kami di surga, Engkau memanggil kami menjadi putra dan putri-Mu seturut citra Putra-Mu terkasih. Baptislah kami dengan Roh-Mu dan ajarilah kami mengimani bahwa cinta kasihlah yang menjadi hukum tertinggi.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.       
   
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Galatia (3:22-29)    
   
"Kalian adalah anak-anak berkat iman."
     
Saudara-saudara, menurut Kitab Suci segala sesuatu terkurung di bawah kekuasaan dosa, supaya berkat iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. Sebelum iman itu datang, kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat dan dikurung sampai iman itu dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang. Karena itu kita tidak lagi berada dibawah pengawasan penuntun. Sebab kalian adalah anak-anak Allah karena iman dalam Yesus Kristus. Sebab kalian semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada pria atau wanita, karena kalian semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Jadi kalau kalian milik Kristus, maka kalian juga keturunan Abraham, dan berhak menerima janji Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Support renunganpagi.id


 Sahabat terkasih,
Terima kasih telah menjadikan renunganpagi.id bagian dari ruang perjumpaan Anda dengan Tuhan hari ini. Kami sungguh bersukacita jika renungan ini boleh menjadi saluran berkat yang meneguhkan hati Anda.
​Kami rindu agar kasih Kristus dan keindahan Gereja dapat menyentuh lebih banyak orang. Jika Anda tergerak untuk berjalan bersama kami dalam misi ini, persembahan kasih melalui QRIS akan menjadi benih kebaikan yang sangat berarti bagi pertumbuhan pelayanan kami.
​Semoga Bapa yang Mahabaik senantiasa melimpahkan rahmat-Nya dalam setiap langkah Anda.



Orang Kudus hari ini: 09 Oktober 2026 St. Dionisius (Denis), St. John Henry Newman, dan St. Yohanes Leonardus




 Saudara-saudari seiman dalam Kristus, panggilan untuk senantiasa setia kepada Allah bergema dengan begitu kuat melalui teladan hidup para pendahulu kita yang kudus, yang kita peringati pada hari ini. Kita diajak untuk meneladani keberanian, kecerdasan iman, dan kegigihan pastoral dari Santo Dionisius (Denis), Santo Yohanes Henry Newman, dan Santo Yohanes Leonardus. Kesetiaan mereka teruji di masa-masa sulit, sebagaimana yang dialami oleh Santo Dionisius, Uskup Paris pada era Kekaisaran Romawi di bawah pemerintahan Kaisar Decius. Di tengah aniaya yang begitu brutal hingga merenggut nyawa Paus Santo Fabianus, Dionisius tetap tangguh memimpin umatnya dan terus memberitakan Kabar Baik hingga banyak hati berbalik kepada Tuhan. Bahkan ketika ia akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman pancung, rahmat Tuhan bekerja secara ajaib. Tradisi mengisahkan bagaimana ia masih melangkah sambil membawa kepalanya yang terpenggal, terus menyampaikan khotbah bermil-mil jauhnya hingga akhirnya beristirahat dalam damai, di sebuah titik yang kini menjadi tempat berdirinya Basilika Santo Denis yang megah.

Jumat, 09 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVII

 

 
Jumat, 09 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVII
 
"Di dalam segala sesuatu yang kamu lakukan, berusahalah agar Allah adalah saksimu.” (St. Agustinus)
 

Antifon Pembuka (Luk 11:24)

Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku, dan barangsiapa tidak berhimpun bersama Aku, ia menceraiberaikan. 
  
Doa Pagi

 
Allah Bapa kami, sumber kebahagiaan, Engkau menghendaki semua orang berbahagia karena mengenal Yesus Kristus. Kami mohon, semoga dunia ini Kaubimbing menuju kedamaian dan kerukunan sejati, yang telah dibuka oleh Yesus Kristus, Putra-Mu. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus,  Allah, sepanjang segala masa. Amin. 
     
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia (3:7-14)     
     
"Mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama Abraham yang beriman."
      
Saudara-saudara, kalian mengerti bahwa yang disebut anak-anak Abraham ialah mereka yang hidup dari iman. Adapun Kitab Suci sudah tahu sebelumnya, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi berkat iman. Maka Kitab Suci dahulu sudah mewartakan Injil kepada Abraham. "Olehmu segala bangsa akan diberkati."Jadi mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. Sebaliknya semua orang yang hidup dari pelaksanaan hukum Taurat,berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis, "Terkutuklah orang yang tidak melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam hukum Taurat." Memang tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat. Hal itu jelas, karena "Orang yang benar akan hidup berkat imannya." Padahal dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan perbuatan, sebab tertulis, "Barangsiapa melakukannya, akan hidup karenanya." Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutukkarena kita. Sebab ada tertulis, "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah melakukan itu, supaya dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Kamis, 08 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVII

 
Kamis, 08 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVII
  
“Mulut seorang yang rendah hati berbicara mengenai kebenaran.” (St. Markus, Pertapa)
   

Antifon Pembuka (Luk 11:13)

Jika kalian yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu, betapa pula Bapamu di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa pun, yang meminta kepada-Nya.
    

Doa Pagi


Ya Allah, bukalah mata dan telinga kami bagi-Mu, bagi diri kami sendiri, dan bagi sesama manusia, supaya kami tahu apa yang seharusnya kami mohon, dan supaya hati kami terbuka bagi jawaban-Mu atas doa kami, bahkan kalau jawaban-Mu berbeda dengan apa yang kami harapkan.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      
    

 
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia (3:1-5)     
   
"Adakah kalian menerima Roh karena melakukan hukum atau karena percaya akan pewartaan Injil?"
    
Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah memesona kalian? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan jelas di depanmu? Hanya ini yang ingin kuketahui dari padamu: Adakah kalian menerima Roh karena melakukan hukum Taurat? Atau karena percaya akan pewartaan Injil? Adakah kalian sebodoh itu? Kalian telah mulai dengan Roh, maukah kalian sekarang mengakhirinya dalam daging? Sia-siakah semua yang telah kalian alami sebanyak itu? Masakah sia-sia! Jadi bagaimana sekarang? Tuhan telah menganugerahi kalian Roh dengan berlimpah-limpah dan Ia telah melakukan mukjizat di antara kalian; adakah Ia berbuat demikian karena kalian melakukan hukum Taurat, atau karena kalian percaya akan pewartaan Injil?
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Rabu, 07 Oktober 2026 Peringatan Wajib Santa Perawan Maria, Ratu Rosario

Rabu, 07 Oktober 2026
Peringatan Wajib Santa Perawan Maria, Ratu Rosario   
  
Sebagai doa damai, rosario selalu dan akan selalu menjadi doa keluarga dan doa untuk keluarga. Ada saatnya dulu, bahwa doa ini menjadi doa kesayangan keluarga, dan doa ini yang membawa setiap anggota keluarga menjadi sekat satu sama lain…. Kita perlu kembali kepada kebiasaan doa keluarga bersama berdoa untuk keluarga-keluarga…. Keluarga yang berdoa bersama, akan tetap tinggal bersama. … Para anggota keluarga, dengan mengarahkan pandangan pada Yesus juga akan mempu memandang satu sama lain dengan mata kasih, siap untuk berbagi, untuk saling mendukung, saling mengampuni dan melihat perjanjian kasih mereka diperbaharui oleh Roh Allah sendiri.” (Rosarium Virginis Mariae, 41, Paus Yohanes Paulus II)
 
   
 
Antifon Pembuka (Bdk. Luk 1:28, 42)

Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu.

Hail Mary, full of grace, the Lord is with you. Blessed are you among women and blessed is the fruit of your womb.
  
Doa Pagi
 
Allah Bapa Yang Mahamurah, kami mengetahui dari kabar malaikat bahwa Yesus Kristus, Putra-Mu, menjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya berkat sengsara dan salib-Nya kami diantar kepada kebangkitan mulia. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus,  Allah, sepanjang segala masa. Amin.
   
Bacaan-bacaan dan Mazmur Tanggapan dari hari biasa, atau dari Rumus Umum SP. Maria, misalnya: Kis 1:12-14; MT Luk 1:46-47.48-49.50-51.52-53.54-55; R: Berbahagialah engkau, Perawan Maria, karena engkau telah mengandung Putra Bapa kekal, atau: alleluya; -- Luk 1:26-38
Bunda Maria Rosario Lepanto, doakanlah kami, berikanlah kami kedamaian dan kebebasan untuk menjalankan iman kami tanpa rasa takut. Gambar: Pertempuran Lepanto oleh Jose Ferre Clauzel CC BY-SA 4.0


Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Galatia (2:1-2.7-14) 
   
"Mereka melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku."
   
Saudara-saudara, empat belas tahun setelah dipilih Tuhan, aku pergi ke Yerusalem bersama dengan Barnabas, dan Titus pun kubawa serta. Aku pergi ke sana berdasarkan suatu pernyataan. Di sana aku membentangkan Injil yang kuberitahukan di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, jangan sampai dengan percuma aku telah berusaha. Pada kesempatan itu aku berbicara tersendiri dengan orang-orang yang terpandang. Mereka melihat bahwa kepadaku telah dipercayakan pemberitaan Injil bagi orang-orang tak bersunat, sama seperti kepada Petrus bagi orang-orang bersunat; maka mereka menjadi yakin. Sebab sebagaimana Tuhan telah memberi Petrus kekuatan untuk menjadi rasul bagi orang-orang bersunat, demikian pula Ia memberi aku kekuatan untuk menjadi rasul bagi orang-orang yang tak bersunat. Mereka pun menjadi yakin mengenai kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku. Maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan daku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan. Semua setuju bahwa kami pergi kepada orang-orang yang tak bersunat, sedangkan mereka kepada orang-orang yang bersunat. Mereka hanya minta agar kami tetap mengingat orang-orang miskin; dan hal itu sungguh-sungguh kuusahakan. Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku terus terang menentang dia, karena ia salah. Sebelum beberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia makan sehidangan dengan saudara-saudara yang tidak bersunat. Tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat. Juga orang-orang Yahudi lain ikut berlaku munafik seperti dia, sehingga Barnabas sendiri terseret oleh kemunafikan mereka. Aku melihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil. Maka aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua, "Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?"
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah. 
 
 atau 

Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:12-14)
 
"Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa."
 
Setelah Yesus diangkat ke surga, dari bukit yang disebut Bukit Zaitun kembalilah para rasul ke Yerusalem yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya. Setelah tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, Simon orang Zelot, dan Yudas bin Yakobus. Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa bersama dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 

Orang Kudus hari ini: 06 Oktober 2026 St. Bruno

  

Santo Bruno dari Cologne (sekitar 1030–1101) merupakan salah satu tokoh paling dihormati dalam tradisi monastik Kristen abad pertengahan; ia dikenal karena spiritualitasnya yang mendalam, ketajaman intelektualnya, serta perannya dalam mendirikan Ordo Kartusian—sebuah tradisi kontemplatif yang masih bertahan hingga kini. Lahir dari keluarga Hartenfaust yang terkemuka di Cologne, Jerman—sebuah kota yang ramai di wilayah Rhineland—masa muda Bruno ditandai dengan hak istimewa dan masa depan yang menjanjikan, yang menjadi landasan bagi perjalanan hidupnya yang memadukan keunggulan akademis dengan pengabdian asketis.

Saat masih muda, Bruno dikirim untuk menempuh pendidikan di sekolah katedral ternama di Reims, Prancis, yang merupakan salah satu pusat pembelajaran utama di Eropa pada abad ke-11. Di sana, ia mendalami teologi, filsafat, dan seni liberal, hingga akhirnya muncul sebagai seorang cendekiawan dan pengajar yang brilian. Sekitar tahun 1055, setelah kembali ke Cologne, ia diangkat sebagai kanon di Katedral Santo Cunibert; sebuah jabatan yang menegaskan pengaruhnya yang kian besar di kalangan gerejawi. Reputasi Bruno sebagai seorang pendidik tak lama kemudian membawanya kembali ke Reims. Di sana, ia menjabat sebagai direktur studi dan—pada usia yang tergolong sangat muda, yakni 45 tahun—sebagai kanselir keuskupan agung. Dalam peran-peran tersebut, ia bukan sekadar seorang akademisi; orang-orang sezamannya menggambarkannya sebagai "sahabat sejati" dan sosok pembimbing yang berorientasi pada hal-hal yang bersifat sakral, yang menuntun para muridnya dengan perpaduan antara kedalaman intelektual dan kejernihan moral.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy