| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Kamis, 23 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVI

 
Kamis, 23 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVI
 
“Tidak seorang pun akan hidup, kalau Tuhan memalingkan wajah-Nya” (St. Ambrosius)
 

Antifon Pembuka (Mzm 36:8.10)

Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat cahaya.

Doa Pagi

 
Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kekal, orang yang mencari Engkau, Engkau terima melalui Yesus, Sabda-Mu yang menjelma. Perkenankanlah kami mendengar, betapa agung kebahagiaan yang menjadi panggilan umat manusia. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang masa. Amin.
           
Siouxfall Diocese

Bacaan dari Kitab Yeremia (2:1-3.7-8.12-13)
 
   
"Mereka meninggalkan Daku, sumber air hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor."
       
Tuhan bersabda kepadaku, “Pergilah dan beritahukanlah kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan, ‘Beginilah sabda Tuhan: Aku teringat akan kasihmu pada waktu engkau masih muda, akan cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin. Pada waktu itu engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tidak ditaburi’. Ketika itu Israel kudus bagi Tuhan, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya bersalah dan tertimpa malapetaka”, demikianlah sabda Tuhan. Aku telah membawa kalian ke tanah yang subur agar kalian menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kalian masuk, kalian telah menajiskan tanah-Ku. Tanah milik-Ku telah kalian cemarkan. Para imam tidak lagi bertanya, ‘Di manakah Tuhan?’ Para ahli hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.” “Terperanjatlah akan hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat,” demikianlah sabda Tuhan. Sebab umat-Ku berbuat kejahatan ganda: mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Pada-Mulah, ya Tuhan, ada sumber kehidupan.
Ayat. (Mzm 36:6-7ab.8-9.10-11)
1. Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan. Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat.
2. Betapa berharganya kasih setia-Mu ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu, Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.
3. Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya.
Ayat. Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
        
Inilah Injil Suci menurut Matius (13:10-17)
   
"Kalian diberi kurnia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi mereka tidak."
    
Setelah Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang penabur, murid-murid bertanya kepada-Nya, “Mengapa Engkau mengajar mereka dengan perumpamaan?” Jawab Yesus, “Kalian diberi karunia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi orang-orang lain tidak. Karena barangsiapa mempunyai, akan diberi lagi; tetapi barangsiapa tidak mempunyai, maka apa pun yang ada padanya akan diambil juga. Itulah sebabnya Aku mengajar mereka dengan perumpamaan, karena biarpun melihat, mereka tidak tahu, dan biarpun mendengar, mereka tidak menangkap dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: ‘Kalian akan mendengar dan mendengar lagi, namun tidak mengerti, kalian akan melihat dan melihat lagi, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan matanya melekat tertutup, agar jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya lalu berbalik sehingga Kusembuhkan’. Akan tetapi berbahagialah mata kalian sebab melihat, berbahagialah telinga kalian sebab mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu, ‘Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kalian lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, tetapi tidak mendengarnya.”
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)


 

Renungan  
    
Injil ini melanjutkan Injil yang kita baca kemarin, gambaran kontras yang kuat tentang tanah yang dangkal, kering, hangus oleh Matahari sehingga tidak dapat ditumbuhi benih secara mendalam, dan di sisi lain tanah yang subur, yang memungkinkan akar yang dalam untuk menancap ke dalamnya. Dan Injil hari ini, gambaran yang kuat, bahkan bacaan dari Yeremia, itu benar-benar gambaran terkenal dari Perjanjian Lama, bejana-bejana yang dimaksudkan untuk menampung air yang rusak, retak, di mana bejana itu hanya bocor air ke pasir, padahal dimaksudkan untuk menampung air kehidupan. 
   
Nah, Injil juga sangat kuat dalam kata-kata ini, Yesus berbicara kepada para Rasul, kepada mereka yang dekat dengan-Nya, kepada mereka yang berdoa lebih dalam, kepada kalian telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada mereka, kepada yang lain, tidak. Bagi mereka yang memiliki, akan diberikan lebih banyak lagi, dan mereka akan menjadi kaya raya, tetapi bagi mereka yang tidak memiliki, mereka akan kehilangan bahkan apa yang mereka miliki. 
  
Saya ingat bertahun-tahun yang lalu, saya berada di Kalkuta, dan saya akan memberikan renungan kepada para novis di rumah induk para misionaris kasih, dan Mother Teresa datang ke sakristi tempat saya duduk di meja, dan kami mulai sedikit berbincang, dan saya berkata kepadanya, "Mother, apakah ada sesuatu yang ingin Anda sampaikan kepada para novis dalam khotbah ini?" Dan segera beliau memberikan jawaban ini, "Katakan kepada mereka untuk memperdalam kecintaan mereka pada doa, dan sebenarnya itu berlaku untuk kita semua, sepanjang waktu. Jika kita ingin mengetahui rahasia Kerajaan Surga di dalam jiwa kita, jika kita ingin mendapatkan lebih banyak lagi, perdalam kecintaan kita pada doa."
Itulah satu-satunya jawaban untuk segala sesuatu dalam hidup. Perdalam kecintaan kita pada doa. Marilah kita memilih itu lagi, dan lagi, dan sekali lagi, sepanjang waktu dalam hidup kita. Perdalamlah kecintaanmu pada doa, dan kemudian Tuhan kita akan selalu mendekat, Bunda Maria akan semakin dekat dengan hidup kita.  
 
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini 
 
 

Doa Malam

Yesus, aku bersyukur atas peneguhan-Mu hari ini. Sembuhkanlah hatiku sehingga aku dapat melihat dan merasakan kehadiran-Mu dalam setiap peristiwa hidup ini. Sebab Engkaulah Sang Pemberi kehidupan. Amin.

HG/RENUNGAN PAGI

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy