| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Minggu, 04 Januari 2026 Hari Raya Penampakan Tuhan

 
Minggu, 04 Januari 2026
Hari Raya Penampakan Tuhan
    

“Hendaklah Allah dikenal, tidak hanya di Yudea, tetapi juga di seluruh bumi" -- St Leo Agung  
   
Antifon Pembuka (Mal 3:1/1Taw 19:12)

Lihatlah, Tuhan para pangeran datang, membawa serta kerajaan, kekuasaan, dan pemerintahan.

Behold, the Lord, the Mighty One, has come; and kingship is in his grasp, and power and dominion.

Ecce advenit dominator Dominus: et regnum in manu eius, et potestas, et imperium.
   
Pada Misa ini ada Madah Kemuliaan dan Syahadat
  



Doa Pagi

Ya Allah, pada hari ini dengan bimbingan bintang Engkau telah mewahyukan Putra Tunggal-Mu kepada bangsa-bangsa. Kami mohon, semoga kami yang telah mengenal Engkau dalam iman kelak Engkau perkenankan memandang wajah-Mu dalam kemuliaan. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.                   
  
Credit: lukbar/istock.com
  
Bacaan dari Kitab Yesaya (60:1-6)
  
"Kemuliaan Tuhan terbit atasmu."
    
Beginilah kata nabi kepada Yerusalem: Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja menyongsong cahaya yang terbit bagimu.Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling! Mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Melihat itu, engkau akan heran dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan berbesar hati sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = c, 2/4, PS 807
Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
Ayat. (Mzm 72:1-2.7.8.10-11.12-13; R: lih.11)
1. Ya Allah berikanlah hukum-Mu kepada Raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum.
2. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi.
3. Kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan -persembahan. Kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti. Kiranya semua raja sujud menyembah kepada-Nya, dan segala bangsa menjadi hamba-Nya!
4. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia akan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus (3:2-3a.5-6)
   
"Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian."
    
Saudara-saudara, kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah yang telah dipercayakan kepadaku demi kamu, yakni bagaimana rahasianya telah dinyatakan kepadaku melalui wahyu. Pada zaman angkatan-angkatan dahulu rahasia itu tidak diberitakan kepada umat manusia, tetapi sekarang dinyatakan dalam Roh kepada para rasul dan nabi-Nya yang kudus. Berkat pewartaan Injil, orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota-anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil, do = f, 2/2, PS 951
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Mat 2:2, 2/4)
Kami telah melihat bintang Tuhan, terbit di ufuk timur, dan kami datang menyembah.

Inilah Injil Suci menurut Matius (2:1-12)
  
"Kami datang dari timur untuk menyembah Sang Raja."
    
Pada zaman pemerintahan raja Herodes, sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea, datanglah orang-orang majus dari timur ke Yerusalem. Mereka bertanya-tanya, “Dimanakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di ufuk timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Mendengar hal itu, terkejutlah Raja Herodes beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya kete-rangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya, “Di Betlehem di tanah Yudea, karena beginilah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau, Betlehem di tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu, dan dengan teliti bertanya kepada mereka kapan bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya, “Pergilah, dan selidikilah dengan saksama hal-ikhwal Anak itu! Dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku, supaya aku pun datang menyembah Dia.” Setelah mendengar kata-kata Raja Herodes, berangkatlah para majus itu. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat di mana Anak itu berada. Melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu, dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya. Lalu mereka sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya, dan mempersembahkan persembahan kepada Anak itu, yaitu emas, kemenyan dan mur. Kemudian, karena diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, mereka pun pulang ke negerinya lewat jalan lain.
Verbum Domini 
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe 
(U. Terpujilah Kristus)


Renungan
  

Perayaan hari ini memiliki nama yang mungkin perlu penjelasan, jika kita tidak tahu artinya. Kata "Epifani" berasal dari bahasa Yunani, dan artinya penampakan atau manifestasi. Perayaan ini mengikuti perayaan Natal. Pada Natal, kelahiran Yesus Kristus di Betlehem diumumkan kepada para gembala oleh seorang malaikat. Para gembala diberitahu di mana menemukan Raja orang Yahudi yang baru lahir. Mereka diberitahu bahwa Ia akan dibungkus dengan kain lampin, dan berbaring di palungan. Dan ketika mereka pergi ke Betlehem, semuanya persis seperti yang telah diberitahukan kepada mereka.

Pada perayaan Penampakan Tuhan, kelahiran Yesus Kristus diungkapkan kepada dunia. Dan orang-orang majus datang dari Timur untuk memberi penghormatan kepada Raja yang baru lahir. Tetapi bagi orang-orang majus, hal itu tidak begitu jelas, dan tidak ada malaikat yang memberi mereka petunjuk khusus. Meskipun bintang itu mengungkapkan kepada mereka kelahiran Raja bayi, bintang itu tidak selalu ada untuk membimbing mereka. Jadi, mereka pergi ke Yerusalem, berpikir bahwa Raja bayi akan lahir di sana. Raja Herodes mengetahui tujuan mereka, dan ia menggunakan mereka untuk mencari tahu lebih banyak detail. Tetapi saat itulah orang-orang majus mengetahui tentang nubuat itu, bahwa Raja bayi akan lahir di Betlehem. Itu adalah wahyu lebih lanjut bagi orang-orang majus dalam pencarian mereka akan Raja bayi. Tetapi bagi Raja Herodes, itu adalah wahyu yang membuatnya memikirkan hal yang jahat. Bintang itu muncul lagi dan akhirnya menuntun orang-orang majus kepada Raja bayi. Mereka memberi penghormatan kepada-Nya dengan hadiah berupa emas, kemenyan, dan mur. Dan di sini, ada wahyu lain. Ketiga hadiah itu, meskipun berharga, juga mistis.

Emas melambangkan kerajaan, bahwa bayi itu adalah seorang Raja. Kemenyan melambangkan keilahian, bahwa bayi itu adalah Tuhan yang menjadi manusia. Dan mur melambangkan kemanusiaan Raja bayi itu. Dan wahyu itu berlanjut lebih jauh, karena orang-orang majus diperingatkan dalam mimpi untuk tidak kembali kepada Raja Herodes, dan mereka kembali ke negeri mereka sendiri melalui jalan yang berbeda. Jadi, perayaan Penampakan Tuhan atau Epifani dipenuhi dengan wahyu dan makna.

Kelahiran Yesus Kristus diungkapkan kepada dunia, dan orang-orang majus datang untuk memberi penghormatan. Ini menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak mengetahui nubuat dalam Kitab Suci, juga akan mengenal Juruselamat dunia. Dan ketiga hadiah itu juga mengungkapkan identitas sejati Yesus Kristus, bahwa Dia adalah Raja, dan Dia Ilahi sekaligus manusia. 
 
Perayaan Epifani ini menunjukkan bahwa Tuhan menyatakan Diri-Nya melalui manusia, serta melalui hadiah. Pada Natal, kita menerima hadiah dari orang lain, dan mungkin ada wahyu bagi kita. Tuhan menyatakan Diri-Nya melalui orang-orang dan karunia mereka kepada kita. Mari kita merenungkan lebih dalam tentang orang-orang ini dan karunia mereka, dan kita akan menjadi bijaksana seperti orang-orang majus. (RENUNGAN PAGI)
      
 
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
 
 

 

Antifon Komuni (Bdk. Mat 2:2)

Kami telah melihat bintang-Nya di timur dan kami datang dengan persembahan untuk menyembah Tuhan.

We have seen his star in the East, and have come with gifts to adore the Lord.

Vidimus stellam eius in Oriente, et venimus cum muneribus adorate Dominum.
 

renunganpagi.id 2025 -

Privacy Policy