Rabu, 05 Januari 2009

Senin, 05 Januari 2009
Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Tambahkanlah iman kami, ya Tuhan

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (1Yoh 3:22-4:6)


"Ujilah roh-roh, apakah mereka berasal dari Allah."

Saudara-saudaraku terkasih, apa saja yang kita minta dari Allah, kita peroleh dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan beginilah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu dalam Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. Saudara-saudaraku terkasih, janganlah setiap roh kamu percayai, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah. Sebab banyak nabi palsu telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Beginilah kita mengenal Roh Allah: Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, tetapi setiap roh yang tidak mengakui Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh ini adalah roh antikristus, dan tentang dia telah kamu dengar bahwa ia akan datang, bahkan sekarang ini sudah ada di dalam dunia. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu, sebab Roh yang ada di dalam kamu lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia. Mereka itu berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi, dan dunia mendengarkan mereka. Kami berasal dari Allah! Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh Kebenaran dan roh yang menyesatkan.
Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu.
Ayat.
(Mzm 2:7-8.10-11)
1.Aku akan menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku, Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
2. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, Alleluya
Ayat. Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (4:12-17.23-25)


"Kerajaan Surga sudah dekat"

Ketika mendengar bahwa Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang Sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain; bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut telah terbit Terang. Sejak waktu itu Yesus memberitakan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!" Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria, dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem, dari Yudea dan dari seberang Yordan.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.


Renungan


Pribadi Yesus memukau dan pesan-Nya selalu up to date. Dia memukau karena selalu menangkap apa yang terdapat dalam lubuk hati orang; Dia mengerti kebutuhan terdalam tiap orang dan tidak pernah memberikan jawaban murahan. Yesus selalu memberi inspirasi dan memberdayakan.

Pewartaan-Nya selalu menyajikan pemberdayaan, bukan saja demi keuntungan pendengar sendiri, tetapi juga menjadi dorongan untuk ikut menggembirakan orang lain.

Kehadiran-Nya membuat orang sakit menjadi sembuh, orang yang kehilangan harapan bersemangat kembali, dan orang yang berduka menemukan hiburan yang sejati. Kehadiran Yesus memberikan semangat dan kekuatan baru. Bila Yesus hadir, kebaikan dirasakan dan cakrawala orang menjadi luas. Kehadiran-Nya mengakibatkan keresahan bagi orang yang mapan dan merasa diri sempurna, tetapi memberdayakan orang yang mengakui diri kecil dan bersahaja.

Pengaruh dan akibat apa yang terjadi oleh kehadiran kita? Apakah kehadiran kita membuat suasana lebih baik dan bersemangat? Atau, apakah kehadiran kita justru mendatangkan kesulitan dan hilangnya inspirasi?

Kita menjadi murid Yesus yang benar bila menjadikan kehadiran kita seperti kehadiran-Nya: memberikan kesembuhan, kekuatan, dan pengharapan baru.
Bila hal seperti itu terjadi, sesungguhnya kita juga mewartakan Kabar Gembira seperti Yesus.

Yesus Yang Mahabaik, karena sentuhan-Mu, banyak orang mengalami hidup baru. Beranikanlah aku berbuat seperti Engkau agar dunia ini menjadi lebih baik. Amin.




Renungan: Ziarah Batin
Bacaan KS: RUAH




Photobucket