Sabtu 09 Oktober 2010 Hari Biasa Pekan XXVII

Sabtu 09 Oktober 2010
Hari Biasa Pekan XXVII

“Dalam kemurtadan besar, yang merajalela di mana-mana, kamu harus tetap kuat berakar dalam iman yang benar dan menjadi saksi-saksi iman yang pemberani” (Our Lady, 13 Oktober 1988)

Antifon Pembuka (Gal 3:26)

Kalian semua adalah putra dan putri Allah berkat iman dalam Kristus Yesus. Karena kalian yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenal Kristus.

Doa Pagi

Allah Bapa yang mahakuasa, Engkaulah Allah penyembuh. Teguhkanlah hati kami dan kuatkanlah iman kami sehingga kami dapat menerima rahmat keselamatan-Mu. Buatlah kami tegar menghadapi penderitaan mengingat kasih-Mu yang begitu besar. Semoga kami dapat semakin percaya kepada-Mu dan mengambil bagian dalam karya keselamatan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Injil adalah dasar hidup Kristiani yang menggerakkan diri kita untuk menerima rahmat baptis. Anugerah ilahi ini menjadikan kita milik Kristus dan kita berhak menerima janji Allah.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Galatia (3:22-29)

"Kalian adalah anak-anak berkat iman."

Saudara-saudara, menurut Kitab Suci segala sesuatu terkurung di bawah kekuasaan dosa, supaya berkat iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. Sebelum iman itu datang, kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat dan dikurung sampai iman itu dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang. Karena itu kita tidak lagi berada dibawah pengawasan penuntun. Sebab kalian adalah anak-anak Allah karena iman dalam Yesus Kristus. Sebab kalian semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada pria atau wanita, karena kalian semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Jadi kalau kalian milik Kristus, maka kalian juga keturunan Abraham, dan berhak menerima janji Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan akan selalu ingat akan perjanjian-Nya.
Ayat. (Mzm 105:2-3.4-5.6-7)
1. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
2. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
3. Hai anak cucu Abraham hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya! Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Berbahagialah yang mendengarkan sabda Tuhan dan memeliharanya.

Ukuran kebahagiaan sebagai pengikut Kristus adalah mendengarkan dan memelihara Sabda-Nya. Bukan karena alasan pribadi tetapi karena perintah Allah. Kita harus bersikap aktif untuk meraih kebahagiaan di dalam Kristus.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (11:27-28)

"Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau!"

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang wanita dari antara orang banyak itu, dan berkata kepada Yesus, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau!" Tetapi Yesus bersabda, "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Kita adalah orang beriman. Kita dipanggil untuk setia mendengarkan sabda Allah dan melaksanakannya. Memang, iman harus diwujudkan dalam hidup sehari-hari. Tanpa usaha yang nyata, niscaya kita tidak akan bahagia. Karena itu, mari kita bekerja setiap hari dengan benar sebagai tanda penyerahan diri kepada kehendak Allah. Kuasa Tuhan akan meneguhkan hidup dan perjuangan kita. Yakinlah mulai sekarang!

Doa Malam

Bapa yang Mahabaik, aku mohon rahmat-Mu, mampukanlah aku untuk mengosongkan diri dari segala dosa. Dengan mendengarkan sabda-Mu, bukalah mata hatiku untuk melihat kuasa-Mu yang menyelamatkan. Demi Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, kini dan sepanjang masa. Amin.

RUAH