Kamis, 10 Juli 2008

Kamis, 10 Juli 2008
  • Bacaan I : Hos 11:1b.3-4.8c-9
  • Bacaan Injil : Mat 10:7-15
Renungan

Para ahli psikologi semakin yakin bahwa kedewasaan atau kematangan itu pertama-tama adalah kemampuan menata hidup secara seimbang, penuh integritas, dan bermartabat. Namun, sekaligus disadari bahwa manusia membutuhkan keterkaitan dan ketergantungan satu sama lain. Manusia semakin saling membutuhkan karena tak ada seorang pun yang bisa memenuhi segala kebutuhan dan kebahagiaannya sendirian. Pihak lain selalu akan ikut terlibat dan memainkan peranan dalam tiap interaksi. Dengan demikian, perjumpaan kita dengan sesama membawa berkat.

Tuhan Allah tidak pernah menginginkan kita menjadi manusia yang tidak dewasa. Firman dan sapaan-Nya dalam seluruh alam semesta mendorong kita agar semakin matang. Kita juga membutuhkan undangan, tantangan, dan ajakan sesama untuk semakin dewasa.

Sebelum kita mencapai kematangan penuh, kita akan terus mencari dalam kegelisahan. Santo Agustinus dalam Confessiones-nya mengungkapkan itu dengan sangat indah, "Tuhan Allah kami, resah hati kami sebelum beristirahat di dalam Engkau."


Ya Tuhan, kuatkanlah aku untuk tetap berkembang. Janganlah biarkan aku merasa diri mapan dan berpikir telah melaksanakan tugas dan kewajibanku. Ajarilah aku mengerti bahwa setiap hari baru adalah anugerah-Mu kepadaku untuk bertumbuh dan semakin matang. Amin.

Ziarah Batin 2008, Renungan dan Catatan Harian