Bacaan Harian 14 - 20 Mei 2012

Bacaan Harian 14 - 20 Mei 2012

Senin, 14 Mei: Pesta St. Matias, Rasul (M).

Kis 1:15-17.20-26; Mzm 113:1-8; Yoh 15:9-17.

Kasih akan berbuah sukacita. Siapa yang mengasihi akan mengalami sukacita sebab dengan cara demikian orang mau memenuhi undangan Yesus untuk tinggal dalam kasih-Nya. Dan siapa mau tinggal bersama Yesus berarti tinggal bersama Allah.

Selasa, 15 Mei: Hari Biasa Pekan VI Paskah (P).

Kis 16:22-34; Mzm 138:1-3.7c-8; Yoh 16:5-11.

Misi pewartaan kabar gembira tidak selalu lancar dan membahagiakan. Para rasul mengalami hambatan dan penganiayaan. Namun, dengan iman yang teguh akan campur tangan Allah, mereka dibebaskan dari belenggu penjara. Peristiwa ini membuka mata hati banyak orang untuk bertobat dan memberi diri untuk dibaptis.

Rabu, 16 Mei: Hari Biasa Pekan VI Paskah (P).

Kis 17:15.22 – 18:1; Mzm 148:1-2.11-14abcd; Yoh 16:12-15.

Sebelum perpisahan-Nya, Yesus tidak ingin membebani para murid dengan banyak hal. Ia membiarkan Roh Kudus, yaitu Roh Kebenaran, agar pada saat-Nya memberitakan segala sesuatu yang didengar dari Yesus tentang apa yang diterima-Nya dari Bapa. Apakah kita juga bersikap seperti Yesus, memberi ruang bagi kehadiran dan karya Roh Kudus dalam hidup kita, terlebih dalam menapaki masa depan kita?

Kamis, 17 Mei: Hari Raya Kenaikan Tuhan (P). Kis 1:1-11; Mzm 47:2-3.6-9;Ef 1:17-23 atau Ef 4:1-13 (Ef 4:1-7.11-13); Mrk 16:15-20.

Special calendar for the archdioceses and dioceses of the US states of Alaska, California, Hawaii, Idaho, Montana, Nevada, Oregon, Utah, and Washington: Hari Biasa Pekan VII Paskah

Kis 18:1-8; Mzm 98:1, 2-3ab, 3cd-4; Yoh 16:16-20

Catatan: Lilin Paskah tetap dipasang dekat altar, dan dinyalakan dalam setiap Perayaan Ekaristi sampai Pentakosta. Besok mulai Novena Pentakosta. Dianjurkan supaya digunakan doa umat yang sesuai dengan novena itu, misalnya dari Buku DOA UMAT (1967) no. 18 atau dari KUMPULAN DOA UMAT (1977), hlm. 94. Lihat Puji Syukur No. 90 dst.
Hari ini adalah hari Raya Kenaikan Tuhan. Hari raya artinya hari besar, hari penting, hari yang lain dari yang lain. Lewat bacaan Injil hari ini kita disadarkan kembali bahwa kita mempunyai tugas yang mulia. Tugas itu diberikan oleh Yesus sebelum Dia meninggalkan para murid dan kembali ke surga. Kita mengenal dan menjadi pengikut Yesus karena jasa para misionaris yang dahulu datang dari luar negeri. Misionaris itu datang dari jauh. Mereka meninggalkan keluarga, orang-orang yang mereka cintai dan harta benda yang mereka miliki. Bahkan ada yang mati saat mewartakan Yesus. Dan sekarang setelah kita menjadi pengikut Yesus, kita juga diminta oleh Tuhan Yesus untuk pergi mewartakan Injil. Kita tidak perlu pergi ke seluruh dunia. Kita bisa mewartakan Yesus dalam keluarga, tempat kerja dan dimana pun kita berada. Pada saat kita berusaha hidup dengan baik, tidak ikut korupsi dan tidak ikut berbuat jahat sesungguhnya kita sudah mewartakan Yesus. Kita tidak perlu takut sebab Yesus telah berjanji akan menyertai kita sampai pada akhir zaman.

Jumat, 18 Mei: Hari Biasa Pekan VI Paskah (P).

Kis 18:9-18; Mzm 47:2-7; Yoh 16:20-23a.

Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit dan mulia serta tinggal bersama-Nya akan memberikan sukacita yang tak terlukiskan. Itulah sukacita surgawi, yang siap mengubah dukacita dan kesulitan hidup selama di dunia ini. Tetaplah di dalam Tuhan!

Sabtu, 19 Mei: Hari Biasa Pekan VI Paskah (P).

Kis 18:23-28; Mzm 47:2-3.8-10; Yoh 16:23b-28.

Paulus menjelajah beberapa daerah untuk meneguhkan hati semua murid. Menjadi suatu tanggung jawab Paulus untuk terus mengarahkan hati semua murid Yesus kepada iman yang benar. Yesus adalah Mesias, yang terurapi dari Allah.

Minggu, 20 Mei: Hari Minggu Paskah VII (P).

Kis 1:15-17.20a.20c-26; Mzm 103:1-2.11-12.19-20ab; 1Yoh 4:11-16; Yoh 17:11b-19.

Special calendar for the archdioceses and dioceses of the US states of Alaska, California, Hawaii, Idaho, Montana, Nevada, Oregon, Utah, and Washington: Hari Raya Kenaikan Tuhan (P). Kis 1:1-11; Mzm 47:2-3.6-9;Ef 1:17-23 atau Ef 4:1-13 (Ef 4:1-7.11-13); Mrk 16:15-20.

Doa Yesus, ialah agar para murid menjadi satu sama seperti Yesus dan Bapa adalah satu. Itulah satu-satunya Gereja Kristus (Katekismus Gereja Katolik, 816). Apakah kita telah hidup dalam kesatuan ini, dalam keluarga atau komunitas, juga dalam Gereja Kristus? Apakah kita menangkap kerinduan Yesus akan kesatuan semua murid-Nya?

Senin, 14 Mei 2012 Pesta St. Matias, Rasul

Senin, 14 Mei 2012
Pesta St. Matias, Rasul

"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu." (Yoh 15:9)


Antifom Pembuka (Yoh 15:16)

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Doa


Ya Tuhan, hari ini Gereja merayakan Pesta St Matias yang dipilih untuk menggenapi sebelas rasul. Dalam suasana gembira, ini aku mempersembahkan kepada-Mu segala peristiwa hidupku hari ini. Semoga karena rahmat Baptis dan Krisma aku pun setia dalam melaksanakan karya kerasulan hari ini. Amin.

Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:15-17.20-26)

"Yang kena undi adalah Matias; dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas murid."

Pada waktu itu berdirilah Petrus di tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya. Ia berkata, "Hai, Saudara-saudara, harus digenapi nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud, tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. Dahulu ia termasuk bilangan kami, dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini. Sebab ada tertulis dalam Kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya. Dan lagi: Biarlah jabatannya diambil orang lain. Jadi harus ditambahkan kepada kami satu orang yang dipilih dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke surga meninggalkan kami. Bersama kami ia harus menjadi saksi tentang kebangkitan Yesus." Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan juga bernama Yustus, dan Matias. Mereka semua lalu berdoa, "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang! Tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas, yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya." Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu, dan yang kena undi adalah Matias. Dengan demikian Matias ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan mendudukkan dia bersama para bangsawan.
Ayat. (Mzm 113:1-2.3-4.5-6.7-8)

1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selama-lamanya.
2. Dari terbitnya matahari sampai pada terbenamnya terpujilah nama Tuhan. Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.
3. Siapakah seperti Tuhan, Allah kita, yang diam di tempat tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?
4. Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama para bangsawan, bersama dengan para bangsawan bangsanya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (lih. Yoh 15:16)
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (15:9-17)

"Allah telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah."

Pada perjamuan malam terakhir Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu! Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya. Tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Kisah Para Rasul menceritakan tentang proses pemilihan Matias sebagai Rasul sepeninggalan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Meskipun pemilihan itu tampak amat sederhana, yaitu hanya dengan membuang undi, namun dalam doa yang mendahului pengundian itu mereka yakin penuh akan campur tangan Tuhan sendiri dalam memilih rasul-Nya.

Tugas seorang rasul tidak lain daripada melanjutkan karya keselamatan Yesus Kristus melalui kesaksiannya akan Sabda, Karya dan Kebangkitan Yesus Kristus. Tugas ini tampaknya ringan, namun penuh tantangan dan pengorbanan salib sebab tidak semua orang dengan mudah menerima kesaksian bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat. Tantangan itu bahkan akan terjadi hingga akhir zaman.


Iman, cinta dan persahabatan dengan Yesus Kristus mengikat seorang rasul untuk menjalankan tugasnya sampai akhir. Ia tak pernah takut terhadap apa pun yang terjadi karena percaya Yesus tak akan pernah meninggalkannya. Komitmen seperti ini telah menjadi kekuatan dan harapan baginya untuk bersaksi ke mana pun diutus. Cinta kasih Kristus mengobarkan semangatnya. Walau sebagai manusia lemah seorang rasul juga sadar ia tidak memiliki apa-apa untuk menjalankan tugas ini, namun ia percaya bawa Tuhan yang memilih, Tuhan akan memperlengkapi dia dengan segala daya dan kuasa dari surga. Tuhan turut bekerja dan menyertai dia selamanya, seperti janji Yesus sendiri: “Apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”


Ya Tuhan, seperti para Rasul-Mu, semoga aku pun sanggup memberi diri dengan sepenuh hati dalam melanjutkan karya-Mu yang suci. Amin.

Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian