Kamis, 25 Oktober 2012 Hari Biasa Pekan XXIX

Kamis, 25 Oktober 2012
Hari Biasa Pekan XXIX

“Roh Kudus sungguh merupakan pelaku utama dari seluruh tugas perutusan Gereja” (Paus Paulus VI)

Antifon Pembuka (Mzm 33:11-12)

Rencana Tuhan tetap selamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya.

Doa Pagi

Bapa yang Mahapengasih, dalam semangat syukur, kami turut berdoa bersama St. Paulus bagi kesejahteraan umat-Mu yang memulai kegiatan dalam hidup mereka. Semoga kami semua semakin kuat berakar dalam Putera-Mu dan mewujudnyatakan lewat hidup kami. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.

Rasul Paulus menegaskan bahwa kasih Tuhan menguatkan dan meneguhkan iman kita. Kasih terungkap dengan saling mendoakan satu sama lain. Dengan demikian kasih-Nya hadir dan menyertai hidup kita. Muliakanlah Allah dengan berbuat kasih kepada sesama.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus (Ef 3:14-21)

"Semoga kalian berakar dan beralas dalam kasih, dan dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah."

Saudara-saudara, aku bersujud di hadapan Bapa, pokok segala keturunan di surga dan di bumi. Aku berdoa supaya seturut kekayaan kemuliaan-Nya Ia menguatkan dan meneguhkan kalian oleh Roh yang di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu, Kristus diam di dalam hatimu, dan kalian berakar dan beralas dalam kasih. Aku berdoa supaya kalian bersama dengan semua orang kudus dapat memahami betapa lebarnya dan panjangnya, dan betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus; juga supaya kalian dapat mengenal kasih itu, sekalipun melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa semoga kalian dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Dia sanggup melakukan jauh lebih banyak daripada yang dapat kita doakan atau kita pikirkan, seperti ternyata dari kuasa yang bekerja dalam diri kita. Bagi Dialah kemuliaan di dalam Jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun temurun sampai selama-lamanya. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 4/4, PS 833
Ref. Kita memuji Allah kar'na besar cinta-Nya.
Ayat. (Mzm 33:1-2.4-5.11-12.18-19; R: 22)
1. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang jujur. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!
2. Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.
3. Tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!
4.Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya; Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

Bait Pengantar Injil, do = g, 4.4, PS 959
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. Segala sesuatu kuanggap sebagai sampah, supaya aku memperoleh Kristus dan berada dalam Dia.

Kristus menegaskan bahwa rahmat baptis menuntun orang untuk mengutamakan kehendak Allah dan bukan kehendak pribadi. Iman Kristen memurnikan ego agar kita setia pada-Nya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (12:49-53)

"Aku datang bukannya membawa damai, melainkan pertentangan."

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, "Aku datang melemparkan api ke bumi, dan betapa Kudambakan agar api itu selalu menyala! Aku harus menerima baptisan dan betapa susah hati-Ku sebelum hal itu berlangsung! Kalian sangka Aku datang membawa damai ke bumi? Bukan! Bukan damai, melainkan pertentangan! Karena mulai sekarang akan ada pertentangan antara lima orang dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Mereka akan saling bertentangan, bapa melawan puteranya, dan putera melawan bapanya, ibu melawan puterinya, dan puteri melawan ibunya, ibu mertua melawan menantu, dan menantu melawan ibu mertuanya."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Besi baja bisa meleleh karena panas api. Panas air yang mendidih mampu melunakkan wortel yang keras. Jadi, api mempunyai daya pengubah yang luar biasa. Panas nyala api bisa juga memberikan semangat yang berkobar-kobar. Itulah misi Yesus datang ke tengah dunia. Kehadiran Yesus menjadi api yang membarui cara hidup orang beriman. Orang yang taat kepada-Nya akan selamat. Sebaliknya, mereka yang tidak menaati-Nya akan terbakar dan binasa.

Doa Malam

Yesus, hari ini Engkau menyadarkan aku bahwa hidup ini merupakan perjuangan yang mesti aku tanggapi dan lalui dalam semangat Injil laksana api. Ampunilah ya Yesus, atas kelambanan hatiku yang kurang berjuang membela kasih dan syukur atas bimbingan-Mu hari ini. Amin.


RUAH