Bacaan Harian 19 - 25 November 2012

Bacaan Harian 19 - 25 November 2012

Senin, 19 November: Hari Biasa Pekan XXXIII (H).

Why 1:1-4; 2:1-5a; Mzm 1:1-2.3.4.6; Luk 18:35-43.

"Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau". Itulah kata Yesus kepada orang buta yang disembuhkannya. Imannya telah melihat keselamatan lebih dahulu daripada kesembuhan jasmani yang diterimanya. Beranikah kita berjuang untuk belajar melihat segala sesuatu dengan iman, daripada dengan pandangan dan pendapat manusiawi kita sendiri?

Selasa, 20 November: Hari Biasa Pekan XXXIII (H).

Why 3:1-6.14-22; Mzm 15:2-3ab.3cd-4ab.5; Luk 19:1-10.

Zakheus telah berjuang untuk melihat Yesus. Kesungguhan sederhana ini, dilihat oleh Yesus. Kunjungan Yesus ke rumah Zakheus ternyata menghasilkan kesungguhan lain yang lebih besar, yaitu pertobatannya. Yesus sungguh memiliki cara melihat perbuatan positif yang kecil, dan mampu menariknya sehingga mengalirkan perbuatan lain yang lebih besar. Bagaimana dengan kita?

Rabu, 21 November: Peringatan Wajib SP Maria Dipersembahkan kepada Allah (P).

Why 4:1-11; Mzm 150:1-2.3-4.5-6; Luk 19:11-28.

Setiap modal yang diberikan Tuhan kepada kita akan dituntut hasilnya pada hari pengadilan terakhir. Modal tersebut adalah setiap potensi yang kita miliki. Itulah potensi dasar. Yang memiliki banyak akan dituntut banyak, dan yang memiliki sedikit akan dituntut sedikit juga. Yang diberi modal besar akan dituntut besar dan begitu pula sebaliknya. Bukankah Tuhan adil? Jika demikian, hidup sebenarnya hanyalah melaksanakan tugas sebagai seorang hamba Allah.

Kamis 22 November: Peringatan Wajib Sta. Sesilia, Perawan dan Martir (M).

Why 5:1-10; Mzm 149:1-2.3-4.56a.9b; Luk 19:41-44.

Santa Sesilia kita ketahui adalah Pelindung para musisi dan penyanyi. Sesilia adalah nama antik tradisi keluarga Roma. Lambang dari Santa Sesilia adalah antara lain Organ, Palem, bunga Lily, dan kecapi. Namanya dibaktikan kepada sebuah Basilika (gereja besar) Trastevere di Roma sekitar tahun 313 di masa pemerintahan Kaisar Konstantin. Pesta namanya sendiri mulai dirayakan pada tahun 545. Sesilia dikuburkan di Kuburan San Callisto, di sebuah makam terhormat di samping tempat yang disebut "Makam para Paus". Belakangan, Paus Paskalis I, yang amat berbakti kepada Santa Sesilia, memindahkan jenasah Orang Kudus ini ke dalam kuburan di Basilika Trastevere. Di akhir tahun 500, jenasah suci itu dibuka dan tubuh Santa Cecilia diketemukan masih dalam keadaan sempurna, dibungkus dengan pakaian dari sutra dan emas. Lantas mengapa Santa Secilia menjadi Pelindung para musisi dan penyanyi? Hal ini dijelaskan melalui sebuah ayat dalam Sengsara legendaris, yang mengatakan bahwa "sementara organ dimainkan, ia bernyanyi di dalam hatinya hanya untuk Tuhan." Melalui cara yang sama, bukan hanya musisi, tetapi semua makhluk harus pertama-tama, mengucap syukur kepada Allah pemberi segala rahmat, termasuk rahmat seni.

Jumat 23 November: Hari Biasa Pekan XXXIII (H).

Why 10:8-11; Mzm 119:14.24.72.103.111.131; Luk 19:45-48.

“Dalam tempat suci hanya dapat diizinkan hal-hal yang berguna bagi pelaksanaan atau peningkatan ibadat, kesalehan dan kebaktian, serta dilarang segala sesuatu yang tidak cocok dengan kesucian tempat itu. Namun Ordinaris (Uskup setempat) dapat sekali-sekali memberi izin untuk penggunaan lain, asal tidak bertentangan dengan kesucian tempat itu” (KHK kan 1210). Hukum Gereja ini kiranya bersumber dari kutipan Injil hari ini, maka marilah kita pahami dan laksanakan. Marilah kita semua untuk setia dalam memfungsikan tempat ibadat maupun peribadatan, yaitu demi kesucian umat, dimana umat semakin mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan, percaya pada Penyelenggaraan Ilahi/Tuhan dalam hidup sehari-hari

Sabtu, 24 November: Peringatan Wajib St. Andreas Dung Lac, dkk, Martir Vietnam (M).

Why 11:4-12; Mzm 144:1.2.9-10; Luk 20:27-40.

Tidak mudah memang mempercayai kebangkitan. Namun, itulah pemahaman yang masuk akal dari iman akan Allah yang hidup yang diyakini Israel sejak semula. Ia adalah Allah Abraham, Ishak dan Yakub, bukan orang-orang mati. Setelah dibangkitkan, manusia hidup secara baru sebagai anak-anak Allah sama seperti malaikat bersama dengan Dia. Di situ tidak perlu lagi kelangsungan hidup melalui perkawinan dan keturunan.

Minggu, 25 November: Hari Raya Tuhan kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam (P).

Dan 7:13-14; Mzm 93:1ab.1c-2.5; Why 1:5-8; Yoh 18:33b-37.

Kerajaan Yesus bukan dari dunia ini. Itu artinya, Kerajaan Allah yang ditawarkan Yesus bukanlah kerajaan yang lekat dengan kekuasaan, tetapi suatu situasi di mana ada keadilan dan damai sejahtera. Kerajaan Yesus adalah Kerajaan Kasih. Yesus adalah Raja Damai, Raja Kasih. Dengan kasih itulah, Ia tak gentar menghadapi Pilatus. Dengan kasih itu pulalah Ia tak mundur menghadapi maut. Maukah kita menjadikan Yesus menjadi Raja dalam hidup kita, sehingga kita diliputi oleh damai dan kasih?

Senin, 19 November 2012 Hari Biasa Pekan XXXIII

Senin, 19 November 2012
Hari Biasa Pekan XXXIII

Mereka yang di dalam hidup ini diubah dari jahat menjadi baik, untuk masa mendatang dijanjikan ganjaran atas perubahan ini --- St. Fulgensius dari Ruspe

Antifon Pembuka (Luk 18:41.42)

Apa yang kauinginkan Kuperbuat untukmu? Tuhan, semoga aku melihat. Melihat! Imanmu telah menyelematkan engkau.

Doa Pagi

Allah Bapa di surga, sumber cahaya sejati, kami bersyukur karena Engkau telah mengangkat kami dan membuat kami melihat berkat Yesus Putra-Mu terkasih. Semoga seluruh dunia akhirnya mengakui apa yang dapat mendatangkan damai, ialah cinta kasih dan keadilan sosial, yang sangat didambakan setiap orang. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

Kota Efesus telah mengalami pembangunan besar selama periode Roma. Kota itu juga menjadi pusat penting bagi orang Kristen dan karena itu merupakan bagian dari misi Yohanes dan Paulus di Asia Kecil.


Bacaan dari Kitab Wahyu (1:1-4;2:1-5a)
"Sadarilah, betapa dalamnya engkau telah jatuh dan bertobatlah!"

Inilah wahyu Yesus Kristus yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya Ia menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang akan segera harus terjadi. Maka Ia mengutus malaikat-Nya untuk menyatakan semuanya kepada Yohanes, hamba-Nya. Yohanes telah memberi kesaksian tentang sabda Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. Berbahagialah orang yang membacakan dan mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang tertulis di dalamnya sebab waktunya sudah dekat. Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera dari Dia yang ada kini, dulu dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya dan dari Yesus Kristus, menyertai kalian. Tuhan bersabda kepadaku, "Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas, Dia bersabda: Aku tahu segala pekerjaanmu, baik jerih payah maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak sabar terhadap orang-orang jahat. Engkau telah menguji orang-orang yang menyebut diri rasul, padahal mereka bukan rasul. Engkau telah mendapati bahwa mereka pendusta. Engkau tetap tabah dan sabar. Engkau menderita sengsara demi nama-Ku dan tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu sadarilah, betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah apa yang kaulakukan semula."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 840
Ref. Bahagia kuterikat pada Yahwe. Harapanku pada Allah Tuhanku.
Ayat. (Mzm 1:1-2.3.4.6; R: Mzm 40:5a)
1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan kaum pencemooh; tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malammerenungkannya.
2. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan daunnya tak pernah layu; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
3. Bukan demikianlah orang-orang fasik; mereka seperti sekam yang ditiup angin. Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Bait Pengantar Injil, do = f, 4/4, PS 960
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 8:12)
Akulah terang dunia. Barangsiapa mengikuti Aku, ia akan mempunyai terang hidup.

Para murid berusaha menjauhkan orang "tak penting" yang mengganggu Guru mereka. Tetapi, justru bagi orang-orang kecil yang mengungkapkan kebutuhan mereka akan keselamatan inilah Yesus datang.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (18:35-43)

"Apa yang kauinginkan Kuperbuat bagimu? Tuhan, semoga aku melihat."

Ketika Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta duduk di pinggir jalan danmengemis. Karena mendengar orang banyak lewat, ia bertanya, "Ada apa itu?" Kata orang kepadanya, "Yesus, orang Nazaret, sedang lewat." Maka si buta itu berseru, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Orang-orang yang berjalan di depan menyuruh dia diam. Tetapi semakin kuat ia berseru, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Maka Yesus pun berhenti dan menyuruh orang mengantar dia kepada-Nya. Ketika si buta itu sudah dekat, Yesus bertanya kepadanya, "Apa yang kauinginkan Kuperbuat bagimu?" Jawab orang itu "Tuhan, semoga aku melihat!" Maka Yesus berkata, "Melihatlah, imanmu telah menyelamatkan dikau." Pada saat itu juga ia melihat, lalu mengikuti Yesus sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat menyaksikan peristiwa itu dan memuji-muji Allah.
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Dalam hidup sehari-hari, kita mempunyai banyak keinginan. Tidak heran, dalam doa-doa pun, kita sering meminta banyak hal kepada Tuhan. Jika doa belum dikabulkan Tuhan, kita lekas marah dan putus asa. Sebaiknya, kita meminta sesuatu kepada Tuhan sesuai dengan kebutuhan kita. Jika sesuai keinginan kita, berarti kita memaksa/mendekte Tuhan. Ingatlah, Tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan dalam hidup ini. Bagaimana cara doa Anda selama ini?

Doa Malam

Tuhan Yesus, Engkaulah sumber rahmat bagi setiap orang yang bersedia datang memohon kesembuhan dengan tulus. Sembuhkanlah saya dari kebutaan yang mengurung hidupku, sehingga saya dapat mengikuti-Mu dan memuliakan Allah melalui hidup yang benar dan murni. Amin.

RUAH