Kamis, 29 November 2012 Hari Biasa Pekan XXXIV

Kamis, 29 November 2012
Hari Biasa Pekan XXXIV

Kecerdikan tidak berguna, apabila ketulusan tidak ada -- St Yohanes Krisostomus

Antifon Pembuka (Why 19:1.2)

Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan ada pada Allah kita, sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya.

Doa Pagi

Ya Tuhan, Allah kami, ampunilah kami manusia yang lemah ini, yang mudah tergoda oleh hal-hal yang jahat. Lindungilah kami, ya Tuhan, agar tidak jatuh dalam dosa sehingga terbelenggu oleh kuasa si jahat. Tuhan, kasihanilah dan selamatkanlah kami sebab Engkaulah harapan kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

Bala surgawi menyanyikan lagi lagu kemenangan lain. Penghakiman Allah dan keadilan-Nya dipuji. Hal ini menjadi bukti bahwa Allah dan keadilan-Nya memerintah dunia dan akan menang dalam masalah-masalah manusia.

Bacaan dari Kitab Wahyu (18:1-2.21-23; 19:1-3.9a)

"Kota Raya Babilon jatuh."

Aku Yohanes, melihat seorang malaikat lain turun dari surga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang karena kemuliaannya. Ia berseru dengan suara nyaring, katanya, "Sudah roboh, sudah robohlah Babel, kota besar itu! Kota itu telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat, dan tempat bersembunyi semua roh najis dan segala burung yang najis yang dibenci." Dan tampaklah seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya, "Demikianlah Babel kota itu akan dicampakkan dengan keras ke bawah, dan takkan diketemukan lagi. Suara para pemain kecapi, para penyanyi, para peniup seruling dan sangkakala, takkan terdengar lagi di dalammu. Tak seorang pun ahli kesenian akan diketemukan lagi padamu. Pun suara kilangan takkan terdengar lagi di dalammu. Cahaya lampu takkan bersinar lagi dan suara pengantin pria dan mempelai wanita takkan kedengaran lagi di dalammu. Sebab para pedagangmu adalah pembesar-pembesar di bumi dan oleh ilmu sihirmu semua bangsa disesatkan." Kemudian aku mendengar seolah-olah ada suara yang nyaring, seperti suara himpunan besar orang banyak di surga, katanya, "Alleluya. Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan ada pada Allah kita, sebab besar dan adillah segala penghakiman-Nya. Sebab Dialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusak bumi dengan percabulannya. Dialah yang telah membalas darah hamba-hamba-Nya kepada pelacur itu." Dan untuk kedua kalinya mereka berkata, "Alleluya! Ya, asap kota Babel naik selama-lamanya." Lalu malaikat itu berkata kepadaku, "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan nikah Anak Domba!"
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan nikah Anak Domba.
Ayat. (Mzm 100:2.3.5; R:Why 19:9a)
1. Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita.; datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
2. Ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah; Dialah yang menjadikan kita. Punya Dialah kita, kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
3. Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, masuklah ke pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya, dan pujilah nama-Nya!
4. Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya; kesetiaan-Nya tetap turun-menurun, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Luk 21:28b)
Angkatlah kepalamu, sebab penyelamatmu sudah dekat.

Anak manusia, Allah yang bangkit, yang kepada-Nya penghakiman serta kekuasaan telah diberikan, akan datang dalam kemuliaan Allah. Itulah saat penyelamatan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (21:20-28)

"Yerusalem akan diinjak-injak oleh para bangsa asing sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu."

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat. Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini, dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu." "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Tiap hari kita mengalami aneka peristiwa alam. Tanda-tanda alam ini mempunyai makna yang mendalam. Sebagai orang beriman, kita cukup bijak menyikapi aneka peristiwa ini dalam kerangka karya keselamatan Allah. Melalui aneka peristiwa itu, Allah mau mengatakan sesuatu kepada kita. Allah mempunyai rencana yang indah dalam hidup kita. Sudahkah kita mampu menyikapi tiap peristiwa dengan iman? Jawaban Anda menunjukkan kedewasaan hidup Anda sendiri.

Doa Malam

Tuhan Allah yang hidup, rahmat-Mu senantiasa Kaulimpahkan kepada kami dengan cuma-cuma. Namun, kami sering tidak menyadari, bahkan tidak menghiraukannya. Padahal, tanpa rahmat-Mu kami tidak akan mampu melakukan apa pun, sebaik atau sekecil apa pun. Allah yang berbelas kasih, celikkanlah mata iman kami; pertajam batin kami sehingga kami mampu senantiasa mengagumi karya-Mu dalam hidup kami serta mensyukurinya. Menjelang kami beristirahat dan tidur, kami mohon: ampunilah kami orang yang lemah dan tidak tahu terima kasih ini. Lindungi kami dari segala gangguan sehingga dapat tidur dengan nyenyak dan Kauantar kepada hari baru. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

RUAH