MAZMUR TANGGAPAN MINGGU PRAPASKAH V TAHUN B

Pada link di bawah ini kami bagikan teks koreksi Mazmur Tanggapan Minggu Prapaskah V Tahun B yang akan kita rayakan pada Sabtu sore 21 Maret 2015 dan Minggu 22 Maret 2015 mendatang. Teks ini telah disetujui oleh Komisi Liturgi KWI berdasarkan surat nomor 005/L. MT/II/15 tertanggal 27 Februari 2015, sehingga dapat digunakan pada perayaan tersebut.
 
Silakan share teks ini pada pihak2 terkait: pastor paroki, seksi liturgi paroki/stasi, dan khususnya pemazmur yang akan bertugas.

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.

Kamis, 26 Februari 2015
Hari Biasa Pekan I Prapaskah


Est. 4:10a,10c-12,17-19; Mzm. 138:1-2a,2bc-3,7c-8; Mat. 7:7-12.

"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.
"

Setiap orang pastilah menghendaki yang baik, bahkan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Itulah yang biasanya selalu diminta dan dicari, juga diharapkan agar dibuat oleh orang lain untuknya. Tidak ada seorang pun yang menghendaki agar orang lain memperlakukannya secara tidak baik. Kalau kita meminta, harapannya ya orang lain memberikan apa yang kita minta, syukur malah lebih baik. Kalau kita sedang mencari sesuatu, harapannya orang lain membantu mencari dan menemukannya. Kalau kita mengetuk pintu rumah orang lain, harapannya sang tuan rumah membukakan dengan ramah dan menerima kita dengan sukacita. Dan semua yang kita kehendaki terhadap orang lain tersebut, juga kita kehendaki agar diperbuat Tuhan untuk kita. Nah, tentunya Tuhan dan sesama pun juga menghendaki hal yang sama agar kita buat bagi mereka. Ini yang seringkali tidak mudah kita lakukan. Maka, kita bersyukur karena melalui sabda-Nya, Tuhan menyadarkan kita akan "hukum emas ini: yang kita kehendaki dari orang lain, harus kita buat juga untuk orang lain". Semoga, kesadaran ini kita ikuti pula dengan tindakan konkret untuk mewujudkannya. 

Doa: Tuhan bantulah kami untuk mampu melakukan hanya apa yang baik bagi-Mu dan bagi sesama kami. Amin. -agawpr-

Kamis, 26 Februari 2015 Hari Biasa Pekan I Prapaskah

Kamis, 26 Februari 2015
Hari Biasa Pekan I Prapaskah

“Hanya percaya bahwa Allah itu ada, tidak akan saya sebut sebagai komitmen. Bahkan iblis pun percaya bahwa Allah itu ada! Percaya [kepada Allah] berarti [kita] harus mengubah cara hidup kita” – Mother Angelica

 
Antifon Pembuka (Bdk. Mzm 5:2-3)

Tuhan, Rajaku dan Allahku, kabulkanlah doaku, indahkanlah keluh-kesahku, dengarkanlah suara permohonanku.

To my words give ear, O Lord; give heed to my sighs. Attend to the sound of my cry, my King and my God.


Doa Pag
i

Allah Bapa, asal segala kebaikan, semoga dengan bantuan rahmat-Mu kami selalu memikirkan dan melakukan yang baik. Sebab kami tidak dapat hidup tanpa Engkau. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.

Ratu Ester memiliki iman yang luar biasa kuat. Di tengah ancaman bahaya maut, ia berlindung pada Tuhan dan menyerahkan diri kepada-Nya. Isi doanya mengungkapkan imannya.

 
Bacaan dari Kitab Ester (4:10a.10c-12.17-19)
  
 
"Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, ya Tuhan."
    
Di kala bahaya maut menyerang, Ratu Ester pun berlindung pada Tuhan. Ia mohon kepada Tuhan, Allah Israel, katanya, “Ya Tuhan, Raja kami, Engkaulah yang tunggal. Tolonglah aku yang seorang diri ini. Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, sebab bahaya maut mendekati diriku. Sejak masa kecilku telah kudengar dalam keluarga bapaku, bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa, dan nenek moyang kami telah Kaupilih dari antara sekalian leluhurnya, supaya mereka menjadi milik abadi bagi-Mu; dan telah Kaulaksanakan bagi mereka apa yang telah Kaujanjikan. Ingatlah, ya Tuhan, dan sudilah menampakkan diri-Mu di waktu kesesakan kami. Berikanlah kepadaku keberanian, ya Raja para allah dan Penguasa sekalian kuasa! Taruhlah perkataan sedap di dalam mulutku terhadap singa itu, dan ubahlah hatinya sehingga menjadi benci kepada orang-orang yang memerangi kami, supaya orang itu serta semua yang sehaluan dengannya menemui ajalnya. Tetapi selamatkanlah kami ini dengan tangan-Mu, dan tolonglah aku yang seorang diri ini, yang tidak mempunyai seorang pun selain Engkau, ya Tuhan.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, ya Tuhan.
Ayat. (Mzm 138:1-2a,2bc-3,7c-8; R:3a)
1. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu. Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus.
2. Aku memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu, sebab Kaubuat nama-Mu, dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
3. Tuhan, tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!

Bait Pengantar Injil, do = es, 4/4, PS 966
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Sang Raja kemuliaan kekal.
Ayat. (Mzm 51:12a,14a)
Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu.

Yesus dalam khotbah di bukit mengundang para murid-Nya untuk memiliki iman yang kuat. Doa menjadi salah satu bukti iman. Dalam doa, kita menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Kita percaya akan penyelenggaraan ilahi-Nya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (7:7-12)
   
"Setiap orang yang meminta akan menerima."
    
Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta akan menerima, setiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.
 
Renungan
 
Minta, cari dan ketuk. Orang yang beriman tidak bisa hanya sedih diam termangu menunggu kebaikan Tuhan. Orang meminta membutuhkan kerendahan hati. Orang mencari membutuhkan ketelitian. Orang mengetuk membutuhkan kepastian, bahwa pintu yang diketuk benar. Namun yang mendasari itu semua adalah mau berjuang dan usaha keras serta percaya penuh kepada penyelenggaraan ilahi. Sebab Bapa itu murah hati, tahu apa yang terbaik bagi kita. Bukan untuk sesaat, tetapi terutama demi kehidupan abadi masa depan.

Antifon Komuni (Mat 7:8)

Setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Everyone who asks, receives; and the one who seeks, finds; and to the one who knocks, the door will be opened.

Doa Malam

Ya Bapa, kami bersyukur sebab Putra-Mu telah mengajar kami perihal iman dan harapan yang teguh serta sikap toleransi yang tinggi terhadap sesama. Kami mohon, tambahkanlah semangat kasih kami kepada-Mu dan kepada sesama serta limpahkanlah kerahiman-Mu bagi kami. Doa ini kami unjukkan kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
 
RUAH