Jumat, 12 Juni 2009, Hari Biasa Pekan X

Jumat, 12 Juni 2009
Hari Biasa Pekan X

Sebab mereka mengucapkan kata-kata yang congkak dan hampa dan mempergunakan hawa nafsu cabul untuk memikat orang-orang yang baru saja melepaskan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan. (2Ptr 2:18)

Doa Renungan

Allah sumber kebijaksanaan, Engkau menghendaki agar manusia bahagia dalam hidupnya. Engkau menghendaki agar semua manusia selamat. Sungguh besar kasih-Mu pada kami. Maka bantulah kami hari ini untuk melawan setiap keinginan jahat yang muncul dalam hati kami. Sehingga kami tetap Engkau dapati selalu siap siaga untuk melakukan kehendak-Mu. Sebab Dialah Tuhan pengantara kami. Amin.

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada umat di Korintus (4:7-15)


"Allah yang membangkitkan Tuhan Yesus akan membangkitkan kami juga."


7 Saudara-saudara, harta pelayanan kami sebagai rasul kami miliki dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. 8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; 9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. 10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. 11 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini. 12 Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu. 13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata. 14 Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya. 15 Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Kepada-Mu, ya Tuhan, kupersembahkan kurban syukur.
Ayat.
(Mzm 116:10-11.15-16.17-18)
1.Aku tetap percaya, sekalipun aku berkata, "Aku ini sangat tertindas" sekalipun aku berkata dalam kebingunganku, "Semua manusia pembohong."
2. Sungguh berhargalah di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya. Ya Tuhan, aku hamba-Mu! Aku hamba-Mu, anak dari sahaya-Mu! Engkau telah melepaskan belengguku!
3. Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama Tuhan; aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Hendaknya kalian bersinar di dunia seperti bintang-bintang sambil berpegang pada sabda kehidupan.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (5:27-32)


"Barangsiapa memandang wanita dengan menginginkan, dia sudah berbuat zina di dalam hatinya."


27 Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, "Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. 28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. 29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. 30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. 31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. 32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.
Inilah Injil Tuhan kita!
Sabda-Mu sungguh mengagumkan!


Renungan

Setiap pengikut Kristus harus hidup murni, baik yang selibat maupun yang berkeluarga. Bagi yang selibat berarti tidak mengadakan hubungan seksual sama sekali. Bagi yang berkeluarga hanya boleh dengan pasangannya saja. Dengan ini Yesus menguduskan perkawinan dan sesungguhnya perkawinan Kristiani dijadikan-Nya sebuah sakramen, artinya di dalam hubungan cinta kasih antara suami dan istri, Yesus sendiri hadir dan menguatkan hubungan itu, termasuk hubungan intim, asal itu dijalankan karena cinta kasih.

Sesungguhnya yang membahagiakan manusia dan memberi kepenuhan dalam hubungan suami istri itu bukanlah hubungan seks itu sendiri, melainkan cinta kasih yang menjiwainya. Seandainya hanya hubungan seks yang memberikan kebahagiaan, maka para pelacurlah yang paling bahagia karena mereka yang melakukan hubungan seks paling banyak. Namun kenyataannya, hidup mereka justru sangat memprihatinkan. Manusia diciptakan untuk cinta, karena Allah adalah kasih.

Jadi, setiap orang harus dapat mencintai, baik yang selibat maupun yang berkeluarga, tetapi menurut panggilan masing-masing. Yang selibat seluruh hati harus diarahkan kepada Yesus, supaya dapat mengasihi Dia dan sesama dengan benar, murni, tanpa pamrih.

Tuhan Yesus, berikanlah hati-Mu kepadaku, supaya aku dapat mengasihi Engkau dengan segenap hati dan dapat mengasihi sesamaku dengan tulus ikhlas. Amin.




Ziarah Batin 2009

Renungan Pagi