Senin, 18 Januari 2010 Hari Biasa Pekan II

Senin, 18 Januari 2010
Hari Biasa Pekan II

"Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" --- Mat 20:28

Doa Renungan

Allah Bapa di surga, sabda-Mu adalah pelita dan terang bagi jalanku. Aku bersyukur karena rahmat penyertaan-Mu dalam setiap perjalanan hidupku. Biarlah sabda-Mu yang adalah terang ini, selalu aku ingat, sehingga apa pun peristiwa yang aku alami hari ini, aku tahu bahwa Engkau selalu ada menyertai aku. Amin

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Pertama Samuel (15:16-23)

"Mengamalkan sabda Tuhan lebih baik daripada kurban sembelihan. Maka Tuhan telah menolak engkau sebagai raja."

16 Setelah Raja Saul melanggar perintah Tuhan, Samuel berkata kepadanya, "Sudahlah! Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang difirmankan TUHAN kepadaku tadi malam." Kata Saul kepadanya: "Katakanlah." 17 Sesudah itu berkatalah Samuel: "Bukankah engkau, walaupun engkau kecil pada pemandanganmu sendiri, telah menjadi kepala atas suku-suku Israel? Dan bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas Israel? 18 TUHAN telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: Pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan mereka sampai engkau membinasakan mereka. 19 Mengapa engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?" 20 Lalu kata Saul kepada Samuel: "Aku memang mendengarkan suara TUHAN dan mengikuti jalan yang telah disuruh TUHAN kepadaku dan aku membawa Agag, raja orang Amalek, tetapi orang Amalek itu sendiri telah kutumpas. 21 Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di Gilgal." 22 Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. 23 Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja."
Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Orang yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
Ayat. (Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23)
1. Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum, sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku! Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu.
2. ”Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran dan mengesampingkan firman-Ku?”
3. Itulah yang engkau lakukan! Apakah Aku akan diam saja? Apakah kaukira Aku ini sederajat dengan kamu? Aku menggugat engkau dan ingin berperkara denganmu. Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban, ia memuliakan Daku; dan siapa yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.”

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Sabda Allah itu hidup dan kuat. Sabda itu menguji segala pikiran dan maksud hati.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (2:18-22)

"Pengantin itu sedang bersama mereka."

Waktu itu murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa. Pada suatu hari datanglah orang-orang kepada Yesus dan berkata, "Murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, mengapa murid-murid-Mu tidak?" Jawab Yesus kepada mereka, "Dapatkah sahabat-sahabat pengantin pria berpuasa selagi pengantin itu bersama mereka? Selama pengantin itu ada bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang pengantin itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang sudah tua, karena jika demikian, kain penambal itu akan mencabiknya; yang baru mencabik yang tua, sehingga makin besarlah koyaknya. Demikian juga tak seorang pun mengisikan anggur baru ke dalam kantong kulit yang sudah tua, karena jika demikian anggur tersebut akan mengoyakkan kantong itu, sehingga baik anggur maupun kantongnya akan terbuang. Jadi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus

Renungan

Puasa merupakan bagian disiplin rohani yang penting dalam kehidupan rohani. Puasa sudah dikenal orang sejak zaman dahulu. Tuhan Yesus sendiri berpuasa, demikian pula para murid sesudah kebangkitan Tuhan Yesus. Dewasa ini pun banyak orang berpuasa, khususnya kaum ibu, untuk melangsingkan badan. Namun, puasa punya arti yang lebih dalam. Puasa yang baik memiliki dampak-dampak positif berikut:

1. Puasa merupakan disiplin untuk membantu penguasaan diri sehingga orang dapat menguasai dirinya sendiri.
2. Puasa yang teratur dan tepat juga membantu menjaga kesehatan badan. Dewasa ini lebih banyak orang mati karena kebanyakan makan daripada karena kurang makan.
3. Puasa akan membuat orang sadar bahwa manusia hidup bukan hanya dari makanan saja, melainkan dari setiap sabda yang keluar dari mulut Allah.
4. Puasa membantu menaikkan stamina rohani; membuat orang lebih baik doanya. Doa yang disertai puasa lebih berkenan kepada Tuhan, khususnya untuk suatu ujud tertentu. Untuk hal-hal tertentu, hanya doa yang disertai puasa saja yang membawakan hasil.

Kecuali itu, bagi para murid Yesus, puasa mempunyai arti khusus, yaitu mengungkapkan kerinduan akan kedatangan Yesus Tuhan; sebagai persiapan akan kedatangan Tuhan, baik dalam hidup pribadinya maupun pada akhir hidupnya.

Ya Roh Kudus, bangkitkan dalam hatiku kerinduan akan kedatangan Tuhan Yesus, supaya hidupku tidak hanya terarah kepada realitas dunia—yang akan berlalu—ini saja, melainkan pertama-tama terarah kepada realitas surgawi yang abadi. Amin.


Ziarah Batin 2010, Renungan dan Catatan Harian



Bagikan

Bacaan Harian 18 - 24 Januari 2010

Senin 18 Januari 2010: Hari Biasa Pekan II
Pembukaan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristiani
1Sam 15:16-23; Mzm 50:8-9; 16bc-17,21,23; Mrk 2:18-22.
Anggur baru membutuhkan kantong kulit yang baru, bukan kantong kulit yang tua, karena kalau demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu. Selama kita tidak bisa meninggalkan kebiasaan manusia lama, selama itu pula kita akan sulit untuk sungguh-sungguh mengikuti Yesus.

Selasa, 19 Januari 2010: Hari Biasa Pekan II
1Sam 16:1-13; Mzm 89:20,21-22,27-28; Mrk 2:23-28.
Seringkali kita menghadapi benturan antara peraturan yang harus ditaati dan perbuatan kasih yang harus diwujudkan. Dalam pelayanan pastoral, taat buta terhadap peraturan seringkali menghalangi kita untuk sungguh-sungguh melayani dengan kasih dan empati.

Rabu, 20 Januari 2010: Hari Biasa Pekan II
1Sam 17:32-33,37,40-51; Mzm 144:1,2,9-10; Mrk 3:1-6.
Kebaikan sering kita kalahkan demi kondisi tertentu yang menguntungkan kita. Kebenaran sering kita singkirkan demi kepentingan pribadi dan golongan. Terhadap sikap seperti ini, Yesus mengungkapkan kemarahan-Nya..

Kamis, 21 Januari 2010: Pw S. Agnes
1Sam 18:6-9; 19:1-7; Mzm 56:2-3,9-10a,10bc-11,12-13; Mrk 3:7-12.
Kuasa Yesus luar biasa. Ia bukan saja menyembuhkan begitu banyak orang, tetapi roh-roh jahat pun mengakui Dia sebagai Anak Allah. Maka, seberat apa pun beban kita, jang sampai kita tergoda untuk mencari kekuatan dan kuasa lain. Andalkanlah Yesus.

Jumat, 22 Januari 2010: Hari Biasa Pekan II
1Sam 24:3-21; Mzm 57:2,3-4,6,11; Mrk 3:13-19.
Yesus menetapkan orang-orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil. Yesus selalu membutuhkan murid-murid untuk meneruskan Kabar Gembira-Nya. Maka, kalau kita sekarang menjadi murid Yesus, itu semua bukan karena usaha kita. Itu adalah rahmat karena kita dipilih-Nya. Apakah kita sudah membawa Kerajaan Allah itu di mana pun kita berada?

Sabtu, 23 Januari 2010: Hari Biasa Pekan II
2Sam 1:1-4,11-12,19,23-27; Mzm 80:2-3, 5-7; Mrk 3:20-21.
Perbuatan baik dan benar tidak selalu mendapatkan tanggapan positif. Tapi apakah kalau begitu kita harus berhenti berbuat baik dan memperjuangkan yang benar? Apa yang sesungguhnya kita cari?

Minggu, 24 Januari 2010: Hari Minggu Biasa III
Neh 8:3-5a,6-7,9-11; Mzm 19:8,9,10,15; 1Kor 12:12-30 (1Kor 12:12-14,27); Luk 1:1-4;4:14-21.
Yesus datang untuk menyampaikan kabar baik bagi orang miskin (lemah tak berdaya), pembebasan kepada orang-orang tawanan (yang diperbudak dosa); penglihatan bagi orang-orang buta (sakit fisik, buta rohani); serta membebaskan orang-orang yang tertindas (oleh kuasa-kuasa gelap). Yesus mau membawa rahmat Allah bagi orang-orang yang membutuhkan pertolongan, lemah, tersingkir. Yesus adalah sumber pengharapan.


Bagikan