Kamis, 22 Juli 2010 Peringatan Wajib Sta. Maria Magdalena

Kamis, 22 Juli 2010
Peringatan Wajib Sta. Maria Magdalena
St. Teofilus

Kesetiaan akan berbuah kebaikan dan belas kasih. Tanpa kesetiaan seseorang tidak akan dapat mencapai hasil yang diharapkan. Tanpa kesetiaan pada kekasih, seseorang tidak akan dapat memenangkan perhatian dan cinta kekasihnya. Maria Magdalena begitu setia pada Yesus dan ia menjadi orang pertama yang melihat-Nya setelah bangkit. Bagaimana dengan aku?

Doa Renungan

Ya Yesus yang baik, kadang kami merasa jauh dari-Mu, bahkan kami merasa Kautinggalkan. Ubahlah pikiran dan hati kami agar semakin yakin bahwa Engkau selalu ada beserta kami. Seperti halnya Engkau menghibur Maria Magdalena yang takut Kautinggalkan. Tambahkanlah pula dalam diri kami suatu keyakinan bahwa Engkau telah menyiapkan suatu jalan dan tempat di rumah Bapa agar kami merasa dekat dan merasa aman. Sebab Engkaulah Tuhan pengantara kami kini dan sepanjang masa. Amin.

Pembacaan dari Kitab Yeremia (2:1-3.7-8.12-13)

"Mereka meninggalkan Daku, sumber air hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor."

Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: "Pergilah memberitahukan kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan: Beginilah firman TUHAN: Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, kepada cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin, bagaimana engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tiada tetaburannya. Ketika itu Israel kudus bagi TUHAN, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya menjadi bersalah, malapetaka menimpa mereka, demikianlah firman TUHAN. Aku telah membawa kamu ke tanah yang subur untuk menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kamu masuk, kamu menajiskan tanah-Ku; tanah milik-Ku telah kamu buat menjadi kekejian. Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna. Tertegunlah atas hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat, demikianlah firman TUHAN. Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Pada-Mulah, ya Tuhan, ada sumber kehidupan.
Ayat. (Mzm 36:6-7ab.8-9.10-11)
1. Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan. Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat.
2. Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.
3. Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya.
Ayat. Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (13:10-17)

"Kalian diberi kurnia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi mereka tidak."

Setelah Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang penabur, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya, "Mengapa Engkau mengajar mereka dengan perumpamaan?" Jawab Yesus, "Kalian diberi karunia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi orang-orang lain tidak. Karena barangsiapa mempunyai, akan diberi lagi; tetapi barangsiapa tidak mempunyai, maka apa pun yang ada padanya akan diambil juga. Itulah sebabnya Aku mengajar mereka dengan perumpamaan, karena biarpun melihat, mereka tidak tahu, dan biarpun mendengar, mereka tidak menangkap dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: 'Kalian akan mendengar dan mendengar lagi, namun tidak mengerti, kalian akan melihat dan melihat lagi, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan matanya melekat tertutup, agar jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya lalu berbalik sehingga Kusembuhkan.' Akan tetapi berbahagialah mata kalian sebab melihat, berbahagialah telinga kalian sebab mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kalian lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, tetapi tidak mendengarnya."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Untuk apa manusia diberi mata dan telinga? Tentu saja untuk melihat dan mendengar, bukan? Dua dari pancaindra kita itu merupakan alat yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia supaya dapat melihat dan mengetahui dunia luar.

Selanjutnya, manusia diajak untuk sampai kepada siapakah Sang Pencipta. Dengan kata lain, manusia diharapkan menggunakan segala kemampuan dirinya untuk menghantarnya sampai kepada Tuhan.

Ironisnya, di antara para pendengar Yesus, ada yang tidak sampai melihat dan memahami siapakah Yesus sebenarnya. Mereka tetap buta dan tuli. Terhadap orang-orang itu, Yesus berkata terus terang sebagaimana Ia mengutip Nabi Yesaya: ”Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap” (Mat 13:14). Para murid Yesus diharapkan tidak seperti orang-orang itu.

Kita bersyukur bahwa meskipun tidak melihat dan mendengar Yesus secara langsung, kita tetap menerima-Nya . Kita dapat melihat dan memahami Yesus lewat Sabda-Nya, lewat pewartaan Injil, peristiwa, dan orang yang menyatakan-Nya. Betapa iman seperti inilah yang diharapkan Yesus kepada para pendengar-Nya.

Yesus, tambahkanlah imanku agar aku tekun untuk dapat melihat dan mendengarkan Engkau. Amin.

Ziarah Batin 2010, Renungan dan Catatan Harian

Bagikan