Selasa, 15 Februari, 2011 Hari Biasa Pekan VI

Selasa, 15 Februari, 2011
Hari Biasa Pekan VI

MATANG DAN BERBUAH

Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita --- Rm 8:18

Doa Renungan

Allah Bapa yang mahakuasa, hari ini Engkau menegur rasul-Mu agar mengerti dan memahami makna sabda-Mu. Semoga kami Kaumampukan untuk mengerti, memahami, dan mengalami dengan berkat-Mu segala peristiwa dimana Engkau berbicara di dalamnya. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami kini dan sepanjang masa. Amin.

Tuhan ingin agar ciptaan-Nya hidup dalam damai dan melakukan yang baik. Namun demikian, Ia tetap ingin memberikan kebebasan kepada manusia. Karena itulah Tuhan ingin membarui dunia dan ingin bekerja sama dengan orang yang percaya kepada-Nya. Peristiwa air bah menjadi saat dimana Tuhan membarui dunia ciptaan-Nya.

Pembacaan dari Kitab Kejadian (6:5-8; 7:1-5.10)

"Aku akan menghapuskan manusia yang Kuciptakan dari muka bumi."

Tuhan melihat bahwa kejahatan manusia di bumi semakin besar, dan kecenderungan hati mereka selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. Bersabdalah Tuhan, "Aku akan menghapuskan manusia yang Kuciptakan dari muka bumi, baik manusia maupun hewan, dan binatang-binatang melata maupun burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka". Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di hadapan Tuhan. Maka bersabdalah Tuhan kepada Nuh, "Masuklah ke dalam bahtera, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. Dari segala binatang yang tidak haram, haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betina. Juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, supaya terpeliharalah keturunannya di seluruh bumi. Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya. Dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu". Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, la = fis, 2/4, PS 846
Ref. Tuhan memberkati umat-Nya dengan damai sejahtera.
Ayat. (Mzm 29:1a.2.3ac-4.3b.9b-10; R:11b)
1. Sampaikanlah kepada Tuhan, hai penghuni surga, sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan!
2. Suara Tuhan terdengar di atas air, suara Tuhan mengguruh di atas air yang besar. Suara Tuhan penuh kekuatan, suara Tuhan penuh semarak.
3. Allah yang mulia mengguntur, di dalam bait-Nya setiap orang berseru, "Hormat!" Tuhan bersemayam di atas air bah, Tuhan bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil, do = g, 2/4, PS 952
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 14:23)
Jika seorang mengasihi Aku, ia akan mentaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.

Yesus mengajak para murid-Nya untuk tidak hanya menyandarkan diri pada makanan atau jaminan hidup secara jasmani belaka. Dalam arti itulah, Ia meminta para murid untuk berjaga-jaga dan berhati-hati terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes. Namun ternyata para murid belum memahami maksud Yesus.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (8:14-21)

"Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

Pada suatu hari murid-murid Yesus lupa membawa roti. Hanya sebuah roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya, "Berjaga-jaga dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes". Maka mereka berpikir-pikir, dan seorang berkata kepada yang lain, "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti". Ketika Yesus tahu, apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata, "Mengapa kalian memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kalian memahami dan mengerti? Telah degilkah hatimu? Kalian mempunyai mata, tidakkah kalian melihat? Dan kalian mempunyai telinga, tidakkah kalian mendengar? Sudah lupakah kalian waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kalian kumpulkan?" Jawab mereka, "Tujuh bakul". Lalu kata Yesus kepada mereka, "Masihkah kalian belum mengerti?"
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Data dari sebuah kota besar di Indonesia memperlihatkan dari 633 pelajar kelas II Sekolah Menengah Atas (SMA) ada 155 orang atau 23,4% yang sudah berhubungan seksual. Mereka terdiri atas pria 27% dan putri 18%. Data statistik nasional mengenai penderita HIV/AIDS menunjukkan bahwa sekitar 75% terjangkit hilangnya kekebalan daya tubuh pada usia remaja. Demikian pula masalah narkoba di lingkup remaja semakin memprihatinkan.

Kebiasaan-kebiasaan buruk dan kecenderungan menikmati pergaulan bebas sebebas-bebasnya itu bagai ragi yang mencemari hidup orang muda. Dalam Perjanjian Baru, "ragi" biasanya melambangkan kejahatan atau pencemaran. Ragi yang sedikit akan mengkhamirkan dan mempengaruhi keseluruhannya.

Betapa bahayanya bila kita terpengaruh atau bahkan terjerumus oleh ragi pergaulan bebas yang merusak cita-cita dan kehidupan. Mungkin di sekitar kita ada yang telah terpengaruh atau mungkin ada yang pernah mencoba menpengaruhi kita. Bagaimana kita menyikapinya?

Tuhan kita Yesus mengingatkan kita untuk berjaga-jaga dan awas selalu terhadap ragi pergaulan bebas, narkoba, sekularisme, dll. yang merusak diri kita diam-diam di balik tawaran kenikmatan yang menggoda sesaat. Kita harus senantiasa berjaga-jaga dalam perjalanan pengasahan diri untuk menjadi matang dan berubah, agar tidak terpengaruh oleh mereka yang lebih mementingkan hal-hal duniawi dan tradisi yang tidak sesuai dengan semangat Kristus. Hanya orang yang sanggup bertahan dalam aneka cobaanlah yang akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan oleh Allah.

Tuhan Yesus, bantulah aku agar memiliki hati yang teguh dan iman yang kuat, supaya tetap tekun dan bertahan di jalan-Mu. Amin.

Oase Rohani 2011, Renungan dan Catatan Harian