Selasa, 06 Januari 2026
Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan
“Orang yang mengenal Allah dengan lebih baik akan mudah melakukan pekerjaan-Nya” (St. Teresa dari Avila)
Antifon Pembuka (Mzm 118:26-27b)
Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Dialah Tuhan dan Allah yang menerangi kita.
Blessed is he who comes in the name of the Lord: The Lord is God and has given us light.
Doa Pagi
Allah Bapa, sumber cahaya ilahi, terangilah dan nyalakanlah hati umat-Mu dengan cahaya mulia. Semoga kami selalu mengimani dan mengasihi penebus kami, Yesus Kristus. Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (4:7-10)
“Orang yang mengenal Allah dengan lebih baik akan mudah melakukan pekerjaan-Nya” (St. Teresa dari Avila)
Antifon Pembuka (Mzm 118:26-27b)
Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Dialah Tuhan dan Allah yang menerangi kita.
Blessed is he who comes in the name of the Lord: The Lord is God and has given us light.
Doa Pagi
Allah Bapa, sumber cahaya ilahi, terangilah dan nyalakanlah hati umat-Mu dengan cahaya mulia. Semoga kami selalu mengimani dan mengasihi penebus kami, Yesus Kristus. Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (4:7-10)
"Allah adalah kasih."
Saudara-saudara terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dunia supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allahlah yang telah mengasihi kita dan telah mengutus Anak-Nya sebagai silih bagi dosa-dosa kita.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Segala bangsa di bumi, ya Tuhan, sujud menyembah kepada-Mu.
Ayat. (Mzm 72:1-2.3-4.7-8; R:7)
1. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja, dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
2. Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran! Kiranya ia memberikan keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu; kiranya ia menolong orang-orang miskin.
3. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
Bait Pengantar Injil, do = f, 2/4, PS 956
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Luk 4:18-19)
Tuhan mengutus Aku menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.
Inilah Injil Suci menurut Markus (6:34-44)
"Dengan mempergandakan roti, Yesus menyatakan dirinya sebagai nabi."
Begitu banyak orang mengikuti Yesus. Ketika Yesus melihat jumlah orang yang begitu banyak, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. Ketika hari mulai malam datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata, “Tempat ini sunyi, dan hari sudah mulai malam. Suruhlah mereka pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa dan kampung-kampung sekitar sini.” Tetapi jawab Yesus, “Kamu yang harus memberi mereka makan!” Kata mereka kepada-Nya, “Jadi, haruskah kami pergi membeli roti hanya dengan 200 dinar dan memberi mereka makan?” Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah memeriksanya, mereka berkata, “Lima roti dan dua ikan.” Lalu Yesus menyuruh orang-orang itu supaya semuanya duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. Setelah mengambil lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada para murid, supaya dibagi-bagikan kepada orang banyak itu; begitu juga ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada mereka semua. Dan mereka semua makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti: dua belas bakul penuh, belum termasuk sisa-sisa ikan. Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (U. Terpujilah Kristus)
| Credit: lukbar/istock.com |
Renungan
Setiap kali kita berbicara tentang kelaparan, biasanya yang dimaksud adalah kerinduan akan makanan untuk mengisi perut yang kosong. Jadi, kelaparan dan makanan biasanya terhubung satu sama lain dengan cara yang jelas.
Dalam Injil, orang-orang berada di tempat yang sunyi untuk mendengarkan pengajaran Yesus. Waktu semakin larut, dan orang-orang menjadi lapar, dan para murid berpikir untuk menyuruh mereka pergi agar mereka dapat mencari makanan sendiri.
Tetapi Yesus menunjukkan bahwa sama seperti Dia adalah Firman yang menjadi daging, Dia juga adalah Roti Kehidupan. Ia memberkati sedikit roti yang tersedia dan memberi makan lima ribu orang, bahkan ada kelebihan dua belas keranjang sisa makanan.
Kita telah mengalami kelaparan fisik dan kita telah mengetahui betapa nikmatnya kenyang dan puas. Tetapi selalu ada kelaparan batin yang perlu dipenuhi.
Bacaan pertama mengatakan kepada kita untuk saling mengasihi karena kasih berasal dari Allah. Kasihlah yang dapat memenuhi kelaparan batin itu sehingga kita dapat mengalami kepuasan dan kasih Allah yang mendalam kepada kita.
Semoga kita juga saling mengasihi sehingga kita pun dapat memenuhi dahaga satu sama lain dengan kasih Tuhan.
Dalam Injil, orang-orang berada di tempat yang sunyi untuk mendengarkan pengajaran Yesus. Waktu semakin larut, dan orang-orang menjadi lapar, dan para murid berpikir untuk menyuruh mereka pergi agar mereka dapat mencari makanan sendiri.
Tetapi Yesus menunjukkan bahwa sama seperti Dia adalah Firman yang menjadi daging, Dia juga adalah Roti Kehidupan. Ia memberkati sedikit roti yang tersedia dan memberi makan lima ribu orang, bahkan ada kelebihan dua belas keranjang sisa makanan.
Kita telah mengalami kelaparan fisik dan kita telah mengetahui betapa nikmatnya kenyang dan puas. Tetapi selalu ada kelaparan batin yang perlu dipenuhi.
Bacaan pertama mengatakan kepada kita untuk saling mengasihi karena kasih berasal dari Allah. Kasihlah yang dapat memenuhi kelaparan batin itu sehingga kita dapat mengalami kepuasan dan kasih Allah yang mendalam kepada kita.
Semoga kita juga saling mengasihi sehingga kita pun dapat memenuhi dahaga satu sama lain dengan kasih Tuhan.
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Doa Malam
Yesus yang baik dan murah hati, ajarilah aku untuk berbagi kepada orang lain. Bangkitkanlah hatiku agar mudah tergerak oleh kesulitan dan kesusahan sesama sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin.
Doa Malam
Yesus yang baik dan murah hati, ajarilah aku untuk berbagi kepada orang lain. Bangkitkanlah hatiku agar mudah tergerak oleh kesulitan dan kesusahan sesama sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin.
RENUNGAN PAGI



