Kamis, 14 April 2011 Hari Biasa Pekan V Prapaskah

Kamis, 14 April 2011
Hari Biasa Pekan V Prapaskah

MENURUTI YESUS KRISTUS

Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya --- Yoh 8:51

Doa Renungan

Allah yang mahakuasa, ajarilah kami melakukan dan menuruti segala firman-Mu yang Kausampaikan melalui Kristus Putra-Mu yang mulia. Dengan demikian, masa pertobatan ini membuat kami semakin memuliakan Dikau yang ada dalam diri kami supaya orang lain pun dapat memuliakan nama-Mu yang kudus. Dan semoga kami pun siap menyongsong kebangkitan Yesus Tuhan kami pada hari raya Paska yang semakin mendekat. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Pembacaan dari Kitab Kejadian (17:3-9)

"Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa."

Pada waktu itu, ketika Allah menampakkan diri, maka Abram bersujud. Dan Allah berfirman kepadanya, "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau; Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-menurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kini kaudiami sebagai orang asing; seluruh tanah Kanaan ini akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka." Lagi firman Allah kepada Abraham, "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-menurun."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya
Ayat. (Mzm 105:4-5.6-7.8-9; R: 8a)
1. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya,
carilah selalu wajah-Nya!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya,
mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.

2. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,
hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya!
Dialah Tuhan, Allah kita,
di seluruh bumi berlaku ketetapan-Nya.

3. Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya,
akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan;
akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham,
dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal
Ayat. Janganlah keraskan hatimu, tetapi dengarkan suara Tuhan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (8:51-59)

"Abraham bapamu bersukacita, bahwa ia akan melihat hari-Ku."

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita." Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Timothy menginjak rem sepeda motornya. Ia berhenti tepat satu meter dari lelaki berseragam SMA yang terguling di jalanan siang itu. Lelaki lain terkapar di sebelah sana. Kedua sepeda motor tergolek di tengah perempatan. Jam pulang sekolah begini jalanan memang ramai dan semrawut. Warga dan pengendara lain termasuk Timothy segera turun menolong. Ada yang mengangkat tubuh keduanya yang pingsan, ada pula yang meminggirkan kedua sepeda motor korban. Belum jelas siapa yang melanggar perintah lampu lalu lintas siang itu. Polisi segera tiba. Timothy kaget ketika mendengar seorang penolong mengatakan, "Yang ini sudah meninggal...." Ya, yang meninggal adalah korban yang memakai seragam SMA seperti diri Timothy. Sambil meneruskan perjalanan pulang, Timothy menggumam dalam hati, "Begitu mudahnya orang kehilangan nyawa di jalanan...... ini sudah keterlaluan!" Namun, pikiran lain muncul, "Bukankah jika semua patuh pada aturan lalu lintas, tidak akan terjadi kematian sia-sia tadi?"

Timothy merasakan getar imannya membisikkan kenyataan yang lebih dalam. Jika tidak patuh pada lampu lalu lintas saja mendatangkan maut, betapa lebih mengerikan jika orang mengabaikan perintah Tuhan, Ia bisa mati kekal, badan, jiwa, dan rohnya, bukan hanya mati fisiknya saja. Timothy bersyukur atas penemuan iman ini. Timothy ini selalu menuruti firman Tuhan, Ia bersyukur atas imannya akan Sabda Kristus.

Tuhan Yesus, ajarilah aku mematuhi firman-Mu, yang Kausampaikan selalu dalam Gereja-Mu yang kudus. Amin.

Oase Rohani 2011, Renungan dan Catatan Harian