Rabu, 11 Mei 2011 Hari Biasa Pekan III Paskah

Rabu, 11 Mei 2011
Hari Biasa Pekan III Paskah

Saya tidak mampu melakukan hal-hal besar, tetapi saya mau melakukan segala sesuatu, bahkan hal-hal remeh, demi kemuliaan Tuhan. (St. Dominikus Savio)


Antifon Pembuka

Semoga lidahku bernyanyi memuji Engkau. Semoga bibirku bersorak bermadah kepada-Mu (Mzm 71:8.23). Alleluya.

Doa Renungan


Tuhan Yesus, sumber sukacita kami, berilah kami sukacita besar hari ini, karena Engkau selalu memelihara dan menjaga hidup kami. Segala keperluan hidup kami telah Kausediakan. Semoga semua ini membuka mata kami dan menggugah hati kami untuk selalu bersyukur kepada-Mu, sumber segala berkat. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

Penganiayaan terhadap umat Kristiani awali tidak dapat menghentikan laju pertumbuhan umat dan pewartaan sabda. Filipus, salah satu dari tujuh diakon tersebut justru mewartakan sabda di Samaria. Ia menarik banyak orang dengan pewartaannya dan dengan tanda-tanda, terutama penyembuhan orang yang kerasukan roh jahat dan orang lumpuh.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul
(8:1b-8)


"Mereka menjelajah seluruh negeri sambil memberitakan Injil."

Setelah Stefanus dibunuh, mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria. Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat. Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu. Ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki serta perempuan ke luar, lalu menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara. Mereka yang tersebar menjelajah ke seluruh negeri sambil memberitakan Injil. Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 4/4, PS 822
Ref. Pujilah Allah alleluya, alleluya
Ayat. (Mzm 66:1-3a.4-5.6-7a; R:1)
1. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, "Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu!"
2. Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, seluruh bumi memazmurkan nama-Mu. Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.
3. Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia, yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil, do = g, PS 959
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. Setiap orang yang percaya kepada Anak, beroleh hidup yang kekal, dan Aku akan membangkitkannya pada akhir zaman.


Yesus memberikan tekanan, bukan lagi pada roti yang diberikan, melainkan Dia sendirilah roti itu. Itulah sebabnya, Yesus mengundang orang banyak untuk datang dan percaya kepada-Nya. Upahnya jelas, barangsiapa datang kepada-Nya, ia tidak akan lapar lagi; dan barangsiapa percaya, ia tidak akan haus lagi.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (6:35-40)

"Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak beroleh hidup yang kekal."

Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, "Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguh pun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Renungan


Melihat dan percaya itu dua hal yang saling berhubungan. Seringkali orang mampu percaya dengan sepenuh hati setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Kepercayaan dan keyakinan menyeruak dari penglihatan inderawi. Orang yang telah melihat Yesus, ia telah melihat Bapa. Namun, kita patut bangga dan bersyukur bila tetap yakin dan percaya kepada Yesus kendati belum pernah melihat-Nya secara fisik. Itulah perwujudan iman sejati di tengah tantangan arus zaman ini.

Doa Malam

Yesus kami percaya bahwa Engkaulah sumber kehidupan kami. Karena itu, hanya kepada-Mulah kami percaya. Engkaulah andalan kami sepanjang hidup kami. Maka ampunilah kami, bila kami tidak selalu datang kepada-Mu. Malam ini kami hendak menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu. Amin.

RUAH