Jumat, 06 Juli 2012 Hari Biasa Pekan XIII - Jumat Pertama Dalam Bulan

Jumat, 06 Juli 2012
Hari Biasa Pekan XIII
- Jumat Pertama Dalam Bulan

Perayaan Ekaristi adalah tindakan Kristus sendiri dan Gereja; di dalamnya Kristus Tuhan, melalui pelayanan imam, mempersembahkan diri-Nya kepada Allah Bapa dengan kehadiran-Nya secara substansial dalam rupa roti dan anggur, serta memberikan diri- Nya sebagai santapan rohani kepada umat beriman yang menggabungkan diri dalam persembahan-Nya. --- Kitab Hukum Kanonik, 89 § 1


Antifon Pembuka (Mzm 119:2.10)

Berbahagialah orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut sabda Tuhan. Dengan segenap hati aku mencari Engkau, Jangan biarkan daku menyimpang dari-Mu.

Doa Pagi

Allah yang Maharahim, kesalahan dan dosa sering kulakukan, sehingga kegelisahanlah yang sering meliputi aku. Sudilah Engkau berkenan mengampuni agar aku dapat merasakan ketenangan dan damai berkat belas kasihan-Mu. Amin.

Bacaan dari Nubuat Amos (8:4-6.9-12)

Dengarkanlah ini, kalian yang menginjak-injak orang miskin, dan yang membinasakan orang sengsara di negeri ini; kalian yang berpikir, “Kapan pesta bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum? Kapan hari Sabat berlalu, supaya kita boleh berdagang terigu? Kita akan memperkecil takaran, menaikkan harga dan menipu dengan neraca palsu. Kita akan membeli orang papa dengan uang dan membeli orang miskin karena sepasang kasut. Kita akan menjual terigu tua.” “Pada hari itu akan terjadi,” demikianlah sabda Tuhan Allah, “Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah. Aku akan mengubah perayaan-perayaanmu menjadi perkabungan, dan segala nyanyianmu menjadi ratapan. Aku akan mengenakan kain kabung pada setiap pinggang dan menjadikan gundul setiap kepala. Kalian akan berkabung seperti atas kematian anak tunggal sehingga akhirnya menjadi seperti hari yang pahit pedih.” “Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah sabda Tuhan Allah, “Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan kelaparan akan mendengar sabda Tuhan. Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari sabda Tuhan. Tetapi tidak akan menemukannya.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Manusia hidup bukan hanya dari roti tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
Ayat. (Mzm 119:2.10.20.30.40.131; Ul: Mat 4:4)
1. Berbahagialah orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut sabda Tuhan.
2. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, jangan biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu.
3. Hancurlah jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu.
4. Aku telah memilih jalan kebenaran, dan menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.
5. Sesungguhnya aku rindu akan titah-titah-Mu, hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu!
6. Mulutku kungangakan dan mengap-mengap, sebab aku mendambakan perintah-perintah-Mu.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (bdk. Mat 11:28)
Datanglah kepada-Ku, kalian yang letih dan berbeban berat, maka Aku akan membuat kalian lega.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (9:9-13)

Pada suatu hari, Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Matius, lalu mengikuti Dia. Kemudian, ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa, makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada murid-murid Yesus, “Mengapa gurumu makan bersama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, melainkan orang sakit. Maka pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan


Ada seorang ibu yang sangat prihatin dengan keadaan salah seorang putranya. Putranya ini terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Ia setiap hari hanya berhura-hura dengan teman-temannya, berpesta pora, mabuk-mabukan, berganti-ganti pasangan. Yang lebih memprihatinkan lagi, putranya ini sudah tidak mau lagi pergi ke Gereja. Jangankan ke Gereja, berdoa pun ia sudah tidak mau.

Pada suatu hari ibu ini bertanya kepada putranya, ”Nak, mengapa kamu tidak mau pergi ke Gereja? Mengapa kamu juga tidak pernah berdoa?” Jawab putranya, ”Bu, saya sangat malu untuk pergi ke Gereja, juga untuk berdoa. Saya sangat malu kepada Tuhan. Saya ini orang yang sangat berdosa. Tuhan pasti tidak mengampuni kesalahan-kesalahanku ini.” Kata ibunya, ”Jangan takut, Tuhan itu maha pengampun. Ia akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Tuhan itu maha pengasih, mahabaik dan maha pengampun. Ia akan mengampuni semua dosa manusia. Seberat atau sebesar apa pun dosa tersebut, asal manusia mau bertobat, Tuhan pasti mengampuni. Tuhan datang untuk memanggil orang-orang berdosa, menyembuhkan orang sakit, dan menuntun yang tersesat dalam kegelapan supaya mendapatkan terang dan hidup. Hanya dengan tobat dan pengampunan orang-orang yang sudah terlalu dalam berkubang dalam dosa akan menemukan kebebasan sejati sebagai anak-anak Allah. Sungguh, pengampunan Tuhan akan membebaskan kita. Datanglah kepada-Nya dan jangan sampai terlambat!

Bapa yang mahabaik, aku bersyukur bahwa Engkau telah mengutus Putra-Mu datang kepadaku sebagai Pembebas yang murah hati. Semoga aku senantiasa mengikuti jalan-Nya sehingga tidak jatuh ke dalam kegelapan dosa. Amin.

Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian

Kamis, 05 Juli 2012 Hari Biasa Pekan XIII

Kamis, 05 Juli 2012
Hari Biasa Pekan XIII

“Para Uskup, berkat Roh Kudus yang dikurniakan kepada mereka, menjadi Guru iman, Imam Agung dan Gembala yang sejati dan otentik” (Dekrit Christus Dominus, 2)


Antifon Pembuka (Amos 7:15)

Dari pekerjaan menggiring kambing domba aku dipanggil Tuhan dan diperintahkan, “Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.”

Doa Pagi


Tuhan Yesus, sertailah aku sepanjang hari ini. Semoga aku dapat mewartakan kebaikan-Mu lewat pekerjaan, pergaulan dan setiap perjumpaanku dengan sesama. Urapi tutur kata yang kuucapkan dan perbuatan yang kulakukan, semuanya hanya demi kemuliaan nama-Mu. Amin.

Amos ditentang Amazia, imam di Betel. Amazia merasa Amos merebut ‘piring makanan’-nya. Amazia merasa Betel adalah wilayahnya, karena dari situlah Amazia mendapatkan seluruh kebutuhan hidupnya dari Raja Yerobeam. Bacaan ini mengingatkan bahwa setiap karya rohani tidak boleh ditumpangi oleh motivasi komersial. Jika ada yang melakukannya, dia tergolong benar-benar menjadi orang sialan!


Bacaan dari Kitab Amos (7:10-17)

Sekali peristiwa Amazia, imam di Betel, menyuruh orang menghadap Yerobeam, raja Israel, dengan pesan, “Amos telah mengadakan persepakatan melawan Tuanku di tengah-tengah kaum Israel. Negeri ini tidak dapat menahan segala perkataannya. Sebab beginilah kata Amos, ‘Yerobeam akan mati terbunuh oleh pedang dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan’.” Lalu berkatalah Amazia kepada Amos, “Hai Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah di sana makananmu! Dan bernubuatlah juga di sana! Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab Betel adalah tempat kudus raja dan bait suci kerajaan.” Jawab Amos kepada Amazia, “Aku ini bukan nabi, dan bukan pula termasuk golongan para nabi, melainkan hanya seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Tetapi Tuhanlah yang mengambil aku dari pekerjan menggiring kambing domba; Tuhan bersabda kepadaku, ‘Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.’ Maka sekarang dengarkanlah sabda Tuhan, Engkau berkata, ‘Janganlah bernubuat menentang Israel, dan jangan ucapkan perkataan menentang keturunan Ishak.’ Sebab itu beginilah sabda Tuhan, ‘Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang. Tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur. Engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan’.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan do = f, 2/4, PS 853
Ref.
_____ ___ _____ ______ _____ _____
1. 2 | 3 1 2 3 | 2 . 2 2 3 4 | 3 1 2 3 | 2 .1 | 1 . ||
Sab-da- Mu ya Tu - han, a- da- lah Roh dan ke- hi -dup - an
Ayat. (Mzm 9:8.9.10.11; R:10)
1. Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh, memberikan hikmat kepada orang bersahaja.
2. Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni, membuat mata ceria.
3. Takut akan Tuhan itu suci, tetap untuk selama-lamanya; hukum-hukum Tuhan itu benar, adil selalu.
4. Lebih indah daripada emas, bahkan daripada emas tua; dan lebih manis daripada madu, bahkan dari madu tetesan dari sarang lebah.

Bait Pengantar Injil do = g, 2/4, PS 956
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (2Kor 5:19)
Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam diri Kristus dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.


Yesus berkuasa mengampuni dosa, karena Dia adalah Putra Allah. Dia adalah Allah yang menjadi manusia, dan datang ke dunia sebagai penebus dosa. Itulah misi-Nya. Orang yang meragukan kuasa ilahi pengampunan dosa yang dimiliki Yesus adalah kelompok ‘ahli Taurat’ yang hidup terkungkung oleh hukum.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (9:1-8)

"Mereka memuliakan Allah karena telah memberikan kuasa sedemikian besar kepada manusia."

Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri. Maka dibawalah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada si lumpuh, "Percayalah, anak-Ku, dosamu sudah diampuni." Maka berkatalah beberapa ahli Taurat dalam hatinya, "Ia menghujat Allah!" Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, "Mengapa kalian memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu? Manakah yang lebih mudah, mengatakan, 'Dosamu sudah diampuni' atau mengatakan, 'Bangunlah dan berjalanlah'? Tetapi supaya kalian tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa," lalu berkatalah Ia kepada si lumpuh, "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu, dan pulanglah ke rumahmu!" Dan orang itu pun bangun, lalu pulang. Maka orang banyak yang melihat hal itu takut, lalu memuliakan Allah, karena Ia telah memberi kuasa demikian besar kepada manusia.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan


Yesus mengadakan dua mukjizat sekaligus terhadap si lumpuh. Ia mengampuni dosanya dan menyembuhkan kelumpuhannya. Hal ini terjadi karena iman orang-orang yang membawa si lumpuh. Yesus mempunyai kuasa dan kewibawaan untuk menyembuhkan baik fisik maupun rohani. Sebagai pengikut-Nya, kita tidak hanya mengagumi Yesus, tetapi terlebih datang kepada-Nya dengan penuh iman. Biarlah Dia menyembuhkan kelumpuhan kita, akibat beban dosa dan beratnya masalah kehidupan.

Doa Malam

Tuhan Allah kami, ajarilah kami untuk senantiasa melihat sisi yang baik dan positif dari sesamaku. Berkatilah agar kami mampu turut mendukung setiap usahanya dan ikut bersyukur atas keberhasilannya. Lindungilah juga aku dalam istirahat malam ini. Amin.


RUAH