Senin, 20 Agustus 2012 Peringatan Wajib St. Bernardus, Abas dan Pujangga Gereja

Senin, 20 Agustus 2012
Peringat
an Wajib St. Bernardus, Abas dan Pujangga Gereja

Orang yang tidak memiliki rasa kasih sayang terhadap temannya sendiri telah kehilangan rasa takut akan Tuhan --- St Bernardus.


Antifon Pembuka (bdk. Sir 44:15.14)

Kebijaksanaan orang suci diwartakan para bangsa. Kemuliaannya dikabarkan umat dan namanya hidup terus turun-menurun.

Doa Pagi

Ya Yesus, ajarilah aku supaya tidak melekat pada benda-benda duniawi seperti dihayati oleh Santo Bernardus. Berilah aku sikap lepas bebas dari hal-hal duniawi dan fana, sehingga Engkau berkenan memberiku kehidupan abadi. Amin.


Bacaan dari Kitab Yehezkiel (24:15-24)

"Yehezkiel hendaknya menjadi lambang bagimu; hendaklah kalian melakukan seperti yang dilakukannya."

Tuhan bersabda kepadaku, "Hai anak manusia, lihat, Aku hendak mengambil dari padamu dia yang sangat kaucintai seperti yang kena tulah, tetapi janganlah meratap ataupun menangis dan janganlah mengeluarkan air mata. Diam-diam saja mengeluh, jangan mengadakan ratapan kematian; lilitkanlah destarmu dan pakailah kasutmu, jangan tutupi mukamu dan jangan makan roti perkabungan." Pada paginya aku berbicara kepada bangsa itu dan pada malamnya isteriku mati. Pada pagi berikutnya aku melakukan seperti diperintahkan kepadaku. Maka bangsa itu berkata kepadaku: "Tidakkah engkau bersedia memberitahukan kepada kami, apa artinya ini bagi kami, bahwa engkau melakukan demikian?" Lalu kujawab mereka: "Firman TUHAN sudah datang kepadaku: Katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sesungguh-sungguhnya Aku akan menajiskan tempat kudus-Ku, kekuasaanmu yang kaubanggakan, kenikmatan bagi matamu dan bagi jiwamu; dan anak-anakmu lelaki dan perempuan yang kamu tinggalkan akan mati rebah oleh pedang. Kamu akan melakukan seperti yang kulakukan: Mukamu tidak akan kamu tutupi dan roti perkabungan tidak akan kamu makan, kepalamu pakai destar dan kakimu pakai kasut; dan kamu tidak akan meratap atau menangis. Tetapi kamu akan hancur lebur dalam hukumanmu, dan kamu akan mengeluh seorang kepada yang lain. Demikianlah Yehezkiel menjadi lambang bagimu; tepat seperti yang dilakukannya kamu akan lakukan. Kalau itu sudah terjadi maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan ALLAH.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Engkau telah melupakan Allah yang melahirkan dikau.

Ayat. (MT Ul 32:18-19.20.21)

1. Hai umat, engkau telah melupakan Gunung Batu yang memperanakkan dikau, engkau telah melupakan Allah yang melahirkan dikau. Tuhan melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, sebab Ia sakit hati karena anak-anaknya lelaki dan perempuan.
2. Tuhan bersabda, "Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka. Sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan.
3. Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal."

Bait Pengantar Injil do=bes, 2/2, PS 957
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. Berbahagialah yang hidup miskin terdorong oleh Roh Kudus, sebab bagi merekalah kerajaan Allah.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (19:16-22)

"Jika engkau hendak sempurna, juallah segala milikmu dan berikanlah kepada orang-orang miskin.

Pada suatu hari ada seorang datang kepada Yesus dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah." Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?" Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakan-Nya
U. Sabda-Mu adalah jalan kebenaran dan hidup kami.

Renungan

Banyak orang tidak mengerti dengan baik dan benar arti dari harta atau materi yang dimilikinya. Hal ini persis terjadi pada diri seseorang yang datang kepada Yesus. Ketika Yesus menunjukkan apa yang harus dilakukan untuk memperoleh hidup yang kekal, dengan menganjurkan untuk berbagi hartanya kepada orang miskin, ia kecewa dan pergi dari Yesus. Allah tidak melarang bahkan menganjurkan agar kita bekerja keras untuk bisa mempertahankan hidup. Dan apabila karena ketekunan dan kerja keras yang dilakukan mendatangkan rezeki atau materi yang cukup, hendaklah jangan sampai terbelenggu oleh harta dan kekayaan yang diperolehnya.


Harta atau materi merupakan pemberian Allah yang patut disyukuri dan dijadikan sarana untuk menemukan kebahagian yang sejati, untuk merasakan kebaikan Allah dan kesempatan untuk berbagi kepada orang lain yang membutuhkan bantuan atau pertolongan kita.


Perlulah bagi kita untuk menempatkan secara benar harta atau materi dalam kehidupan. Jangan sampai harta atau materi yang kita miliki menjauhkan diri kita dari Tuhan dan sesama. Kita harus bisa mengambil jarak dengan harta atau materi yang ada, supaya tidak terbelenggu olehnya. Betapun perlunya harta atau materi untuk hidup, tetapi tetap bahwa harta atau materi bukan tujuan, melainkan sarana untuk semakin dekat dengan Tuhan dan sesama.


Ya Tuhan, aku bersyukur atas segala sesuatu yang telah Kauanugerahkan kepadaku. Semoga pemberianmu menjadikan aku semakin menyadari akan kebaikan-Mu serta semakin menyemangati aku untuk rela membantu saudara-saudariku yang membutuhkan. Amin.


Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian

Bacaan Harian 20 - 26 Agustus 2012

Bacaan Harian 20 - 26 Agustus 2012

Senin, 20 Agustus: Peringatan Wajib St. Bernardus, Abas, Pujangga Gereja (P).

Yeh 24:15-24; MT Ul 32:18-19.20.21; Mat 19:16-22.

Melalui perikop ini Yesus mengajarkan kepada kita cara untuk memperoleh hidup kekal. Satu-satunya jalan adalah bersikap lepas bebas terhadap urusan-urusan duniawi. Bukan sekadar mengasihi sesama dan menghormati orang tua, tapi lebih dari itu yakni memberikan segalanya yakni menyangkut harta benda. Dalam hidup harian, kadang kita merasa sudah melakukan segala perintah Tuhan yang tertuang dalam sepuluh perintah Allah dan lima perintah Gereja. Dengan demikian, seakan-akan tugas kita atau syarat untuk mengikuti Kristus sudah terlaksana semuanya. Sedangkan menyangkut masalah harta benda, kita sering lupa untuk memperhitungkannya. Yesus ingin mengajak kita bersikap bijaksana dalam mengikuti-Nya dan membuang hambatan-hambatan untuk dapat memperoleh kehidupan kekal.

Selasa, 21 Agustus: Peringatan Wajib St. Pius X, Paus (P).

Yeh 28:1-10; MT Ul 32:26-27ab.27cd-28.30.35cd-36ab; Mat 19:23-30.

Hanya orang yang memanfaatkan kekayaan untuk membangun kebaikan akan menemukan kehidupan yang sesungguhnya. Orang seperti itu mampu menguasai kekayaannya, bukan dikuasai oleh apa yang dimilikinya.

Rabu, 22 Agustus: Peringatan Wajib SP Maria, Ratu (P).

Yeh 28:1-11; Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6; Mat 20:1-16a.

Yesus mau menegaskan kemurahan hati Bapa di surga yang memberi upah sama kepada para pekerja yang bekerja di kebun anggur-Nya. Mereka yang bekerja sejak awal dan yang bekerja menjelang akhir, mendapatkan upah yang sama. Hal ini tidak terbayangkan oleh mereka yang bekerja sejak awal dengan segala peluh dan lelah yang mereka curahkan. Sayang mereka lalu menjadi iri hati, kesal dan marah kepada tuan pemilik kebun anggur. Karena mereka mendapatkan upah yang sama dengan mereka yang bekerja menjelang akhir, dengan peluh dan lelah yang hanya sedikit. Atas sungut-sungut itu, Allah menegurnya: "Iri hatikah engkau,karena Aku murah hati?" Kita tidak berhak menuntut sedikit pun dari Allah; sebab Allah murah hati dan memberikan yang terbaik kepada siapapun. Kita mesti membuang rasa irihati itu dari pikiran, perkataan dan perbuatan kita. Serta memohon agar disucikan pikiran, perkataan dan perasaan kita.

Kamis, 23 Agustus: Hari Biasa Pekan XX (H).

Yeh 36:23-28; Mzm. 51:12-13.14-15.18-19; Mat 22:1-14.

"Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
Undangan telah dibagikan. Tetapi yang diundang tidak mau menanggapinya dengan sungguh. Akhirnya undangan disebarkan secara sembarang. Namun tidak berarti, bahwa undangan itu murahan, sembarangan atau pun ngawur. Yang diundang tetap harus menghormati yang mengundang, harus mengenakan pakaian pesta perkawinan. Secara simbolik, perumpamaan ini hendak menegaskan kemurahan hati Allah yang mengundang siapa pun untuk mengalami keselamatan-Nya, dan dialamatkan kepada setiap orang. Pakaian pesta adalah: hati yang siap untuk ambil bagian di dalam karya keselamatan, mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Allah di dunia ini. Sudahkah kita ikut dalam karya Allah? Sudahkah kita mengerjakan pekerjaan pekerjaan Allah?

Jumat, 24 Agustus: Pesta St. Bartolomeus, Rasul (M).

Why 21:9b-14; Mzm 145:10-11.12-13ab.17-18; Yoh 1:45-51.

Kita dapat berdoa dan menjalin hubungan dengan Tuhan dari hal-hal biasa dan sederhana. St. Bartolomeus memulai panggilan kerasulannya dari sesuatu yang kelihatan biasa. Bahkan Yesus menyatakan sesuatu yang seperti kebetulan. Tetapi, di situ ia melihat Tuhan sedang berkarya dan akan terus melanjutkannya.

Sabtu, 25 Agustus: Hari Biasa Pekan XX (H).

Yeh 43:1-7a; Mzm 85:9ab-10.11-12.13-14; Mat 23:1-12.

Yesus dengan terang-terangan mengatakan kepada para murid: "...turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya" (ay. 3). Yesus berani mengatakan hal itu, karena Yesus tidak mau para murid melakukan hal yang sama. Teori dan praksis memang jauh berbeda. Orang dengan mudah jatuh dalam kesombongan bila mulai mempunyai kedudukan, nama dan kekuasaan. Bahkan cenderung menjadi gila hormat. Di mana-mana minta dilayani. Itulah yang dilakukan oleh ahli-ahli Taurat dan orang Farisi. Yesus datang memporak-porandakan semua itu dengan mengatakan sebaliknya: barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.

Minggu, 26 Agustus: Hari Minggu Biasa XXI (H).

Yos 24:1-2a.15-17.18b; Mzm 34:2-3.16-17.18-19.20-21.22-23; Ef 5:21-32; Yoh 6:60-69.

Menjadi pengikut Kristus itu sangat berat. Banyak hal seringkali sulit dimengerti otak manusia. Daya pikiran manusia tidak mampu memahaminya. Akibatnya banyak yang meninggalkan Kristus. Itulah misteri hadirnya Kerajaan Allah. Padahal, iman sejati tidak harus mengerti semuanya. Iman itu penyerahan diri seutuhnya kepada kehendak Allah.