Kamis, 08 Juli 2010 Hari Biasa Pekan XIV

Kamis, 08 Juli 2010
Hari Biasa Pekan XIV
Pw St. Eugenius III, Paus; St. Andrianus III;
St. Prokopius; B. Gregorius Grassi, Marie Hermine, dkk.

Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. (Hos 11:9c)

Doa Renungan

Allah Bapa kami bersama, anugerahilah kami semangat Yesus Putra-Mu, yang selalu mewartakan kabar gembira. Semoga Engkau memberi kami hati sebagai seorang murid yang siap diutus. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Pembacaan dari Kitab Hosea (11:1-4.8c-9)

"Hati-Ku berbalik dari segala murka."

Beginilah sabda Tuhan, "Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir anak-Ku itu Kupanggil. Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkatnya di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Akulah yang menyembuhkan mereka. Aku telah menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengambil kekang dari rahang mereka, yang membungkuk di hadapan mereka untuk memberi makan. Hatiku berbalik dari segala murka. Belas kasihan-Ku bangkit serentak. Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala, tidak akan membinasakan Efraim lagi. Sebab aku ini Allah, dan bukan manusia, Aku ini Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan do = f, 2/4, PS 802
Ref. Bangkitkanlah, ya Tuhan, kegagahan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.
Ayat. (Mzm 80:2ac.3b.15-16; R:4)
1. Hai gembala Israel, pasanglah telinga-Mu, dengarkan kami, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.
2. Ya Allah semesta alam, kembalilah, pandanglah dari langit dan lihatlah! Tengoklah pohon anggur ini, lindungilah batang yang ditanam oleh tangan-Mu.

Bait Pengantar Injil do = f, 2/2, PS 951

Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Mrk 1:15)
Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (10:7-15)

"Kamu telah memperoleh dengan cuma-cuma, maka berilah pula dengan cuma-cuma."

Pada waktu itu Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, "Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berilah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kalian membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kalian masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kalian berangkat. Apabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun kepadanya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kalian dan tidak mendengarkan perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu, dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sungguh, pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Persiapan apa yang di perlukan bila seseorang mau melakukan perjalanan? Ada yang menyiapkan dompet dan segala isinya, tas berisi pakaian, alat mandi, obat-obatan, dan alat tulis. Kadang-kadang ada yang membawa makanan dan minuman, alat kecantikan, topi, jaket, dan masih banyak lagi. Begitulah sesuatu yang wajar disiapkan.

Tidak demikian halnya dengan para murid Yesus yang diutus. Seorang utusan tampaknya seperti seorang pengemis. Murid-murid Yesus mengemban tugas dan misi yang penting, yaitu mewartakan Kerajaan Surga. Mereka dibekali dengan ”senjata utama”, yaitu Roh Kudus. Untuk tujuan yang demikian mulia, cara hidup pun perlu disesuaikan—teristimewa adalah hanya mengandalkan pada Sumber Hidup dari Allah sendiri. Dengan demikian, mereka dijauhkan dari godaan untuk mengambil keuntungan dari orang lain, mengejar kebutuhan hidupnya sendiri, dan mencari popularitas.

Para utusan diajak untuk percaya bahwa Allah melengkapi dan menyelenggarakan segala keperluan bagi perjalanan hidup dan karya perutusan. Hal ini berarti bahwa segala barang dan perlengkapan hanyalah sarana yang perlu untuk menjalan misi mewartakan kebaikan Allah. Segala dukungan pujian dari orang lain dikembalikan kepada kemuliaan-Nya.

Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk percaya pada rahmat dan cinta-Mu saja yang menguatkan kami dalam perjalanan hidup ini. Amin.

Ziarah Batin 2010, Renungan dan Catatan Harian


Bagikan