Senin, 10 Januari 2011 Hari Biasa Pekan I

Senin, 10 Januari 2011
Hari Biasa Pekan I

"Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." <--> Mrk 1:17

Doa Renungan

Tuhan Yesus Kristus yang Maha Pengampun, terimakasih atas rahmat pengampunan yang selalu Engkau tawarkan dan berikan kepada-Ku. Aku ingin mensyukuri rahmat pengampunan-Mu itu dengan menjadi penjala manusia seperti yang Kaukehendaki. Berilah aku kekuatan agar sepanjang hari ini aku mampu menjala manusia melalui seluruh sikap dan tindakanku. Amin.

Tak ada kata lelah bagi Allah untuk menyelamatkan umat manusia, ciptaan-Nya. Dia terus mengirimkan para utusan-Nya, bahkan Putera-Nya terkasih diberikan sebagai tebusan dosa-dosa umat-Nya. Kasih Allah sungguh nyata dalam hidup dan karya Yesus. Kepada-Nyalah kita harus percaya.

Pembacaan dari Surat kepada Orang Ibrani (1:1-6)

"Allah berbicara kepada kita dengan pengantaraan Anak-Nya."

Saudara-saudara, pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan para nabi. Tetapi pada zaman akhir ini Allah telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya. Anak-Nya itulah yang ditetapkan-Nya sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dialah Allah menjadikan alam semesta. Dialah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah. Dialah yang menopang segala yang ada dengan sabda-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi. Ia jauh lebih tinggi daripada malaikat-malaikat sebagaimana nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah daripada nama mereka. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu Allah pernah berkata, "Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan." Atau pun: "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia menjadi Anak-Ku" Lagipula, ketika mengantar pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata, "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 836
Ref. Segala bangsa bertepuk tanganlah berpekiklah untuk Allah raja semesta.
Ayat. (Mzm 97:1.2b.6.7c.9; Ul: 1a.9a)
1. Tuhan adalah Raja. Biarlah bumi bersorak-sorai, biarlah banyak pulau bersukacita! Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
2. Langit memberitakan keadilan-Nya dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya. Segala dewata sujud menyembah Allah.
3. Sebab, ya Tuhan, Engkaulah Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala dewata.

Bait Pengantar Injil, do = f, 2/2, PS 951
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Mrk 1:15)
Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Sebagai utusan Allah, Yesus mewartakan datangnya Kerajaan Allah. Kedatangan-Nya membuahkan pertobatan bagi semua orang yang percaya. Dan untuk melanjutkan tugas yang sangat mulia ini, Yesus membutuhkan orang-orang yang rela diutus-Nya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (1:14-20)

"Bertobatlah dan percayalah kepada Injil."

Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap, datanglah Yesus ke Galilea, memberitakan Injil Allah. Yesus memberitakan, "Waktunya telah genap. Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" Ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, "Mari, ikutlah Aku, dan kalian akan Kujadikan penjala manusia." Mereka segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus. Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, dalam perahu bersama orang-orang upahannya. Lalu mereka mengikuti Yesus.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Renungan


Seorang remaja putri menemukan album foto orangtuanya. Ia membuka-buka album itu dan membayangkan peristiwa-peristiwa saat bersama orangtuanya. Saat masih bayi, ulang tahun pertama, taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan seterusnya.

Peristiwa-peristiwa itu membuatnya haru sekaligus bahagia membayangkan betapa besar dia dicintai. Sebuah foto kenangan dapat membangkitkan rasa syukur dan bahagia. Membaca dan merenungkan Kitab Suci lebih dari sekadar melihat kenangan masa lampau, melainkan menemukan pribadi Yesus yang hidup kembali saat ini dan di sini. Allah menyatakan Diri kepada manusia sekarang ini juga. Yesus berkarya memanggil dan mengutus para murid sekarang ini juga. Harapan-Nya ialah sekarang ini juga kita mengarahkan pandangan pada-Nya, menemukan dasar kehidupan kita pada-Nya.

Mulai dengan hal-hal kecil, misalnya dengan memandang orang-orang di sekitar kita sebagai orang-orang berharga dan dikasihi oleh Allah, melepaskan pikiran dan pandangan negatif tentang sesama, dan berniat berbuat baik membawa orang kepada Yesus. Kerajaan Allah sudah mulai nyata dalam Diri Yesus. Kita semua dipanggil dan diutus untuk ambil bagian di dalamnya.

Tuhan, betapa indahnya mengalami kasih-Mu melalui pengalaman-pengalaman sederhana. Bukalah mata hatiku untuk menemukan Engkau. Amin.

Ziarah Batin 2011, Renungan dan Catatan Harian