Rabu, 18 Mei 2011 Hari Biasa Pekan IV Paskah

Rabu, 18 Mei 2011
Hari Biasa Pekan IV Paskah

Bila engkau diserang godaan-godaan, berserulah kepada Tuhan dan mohonlah pertolongan-Nya (St. Paulus dari Salib)

Antifon Pembuka

Aku hendak memuji Engkau ya Tuhan, dan mewartakan nama-Mu kepada saudara-saudaraku (Mzm 18:50;22:23). Alleluya.

Doa Renungan

Allah Bapa yang mahapengasih, teguhkanlah niat kami untuk tidak menolak tugas-tugas pengabdian dan pelayanan dalam Gereja demi kemuliaan-Mu, ya Tuhan. Bangkitkanlah semangat yang rela dan penyerahan diri yang tulus terhadap rencana dan kehendak-Mu melalui peristiwa hidup sehari-hari, terutama untuk hari ini, dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

Sebuah kenyataan yang tak dapat disangkal, firman Tuhan makin tersebar. Semakin banyak orang mau mendengarkannya. Rasul-rasul baru sungguh dibutuhkan dalam karya pelayanan ini. Barnabas dan Saulus akhirnya dikhususkan untuk karya pelayanan tersebut.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul (12:24 - 13:5a)

"Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku."

Pada waktu itu firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. Setelah menyelesaikan tugas pelayanan mereka, Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem ke Antiokhia. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus. Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu Barnabas dan Simon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus. Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus, “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi. Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus. Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 4/4, PS 822
Ref. Pujilah Allah Alleluya, Alleluya
Ayat. (Mzm 67:2-3.5.6.8)
1. Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. Kiranya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
2. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.
3. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takwa kepada-Nya.

Bait Pengantar Injil, do = g, 4/4, PS 963
Ref. Alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya.
Sesudah ayat, Alleluya dilagukan dua kali.
Ayat. (Yoh 8:12)
Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikut Aku, ia akan mempunyai terang hidup.

Di hadapan orang-orang Farisi yang percaya kepada-Nya, Yesus menyampaikan beberapa hal: kesatuan antara Bapa dan diri-Nya; Dia adalah terang dunia, yang datang ke dunia bukan untuk menghakimi melainkan untuk menyelamatkan; penghakiman tidak akan terhindarkan, yang tergantung dari jawaban pribadi; segala sesuatu yang disampaikan Yesus berasal dari Bapa-Nya, dan semuanya itu terletaklah hidup yang kekal.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (12:44-50)

"Aku telah datang ke dunia sebagai terang."

Sekali peristiwa, Yesus berseru di hadapan orang-orang Farisi yang percaya kepada-Nya, “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia percaya bukan kepada-Ku, tetapi kepada Dia yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, bukan Aku yang menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan; itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab bukan dari diri-Ku sendiri Aku berkata-kata, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku, untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.


Renungan


Allah itu Mahakasih. Dia datang ke dunia bukan untuk menghakimi dan membinasakan, melainkan untuk mengasihi dan menyelamatkan manusia. Dia ingin semua manusia selamat dan menikmati kebahagiaan kekal bersama para kudus di surga. Namun, manusia yang menolak kehadiran-Nya akan mengalami kebinasaan. Bukan Allah yang membinasakan, melainkan manusia sendiri yang mengondisikan dirinya berada di bawah hukuman Allah. Sikap dan tindakan manusia akan menentukan nasibnya.

Doa Malam

Terimakasih ya Yesus, Engkau menyebut aku sebagai sahabat-Mu. Engkau pun adalah Sahabat yang sejati, yang menaruh kasih setiap waktu dan tak pernah meninggalkan kami berjuang sendiri. Semoga kami pun tak pernah meninggalkan Engkau dan Gereja-Mu. Amin.


RUAH

Selasa, 17 April 2011 Hari Biasa Pekan IV Paskah

Selasa, 17 April 2011
Hari Biasa Pekan IV Paskah

KESULITAN MENUMBUHKAN IMAN

"Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan." (Kis 11:21)

Doa Renungan

Allah Bapa kami yang mahakuasa dan kekal, segala makhluk hidup, hanya hidup sementara waktu saja, dan segala hasil karya kami takkan bertahan selamanya. Hanya kasih setia-Mu akan bertahan, cinta kasih-Mu yang tetap. Dampingilah kami agar tetap bertahan dan dalam pergantian zaman memperoleh hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup berkuasa bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. Amin.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul (11:19-26)

"Mereka berbicara kepada orang-orang Yunani, dan memberitakan Injil bahwa Yesus adalah Tuhan."

Banyak saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Pujilah Tuhan, hai segala bangsa!
Ayat. (Mzm 87:1b-3.4-5.6-7; R: 1a)
1. Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangun-Nya; Tuhan lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion daripada segala tempat kediaman Yakub. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah.
2. Aku menyebut Rahab dan Babel di antara orang-orang yang mengenal Aku, bahkan tentang Filistea, Tirus dan Etiopia Kukatakan, "Ini dilahirkan di sana." Tetapi tentang Sion dikatakan: "Tiap-tiap orang dilahirkan di dalamnya," dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.
3. Pada waktu mencatat bangsa-bangsa Tuhan menghitung; "Ini dilahirkan di sana." Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai, "Semua mendapatkan rumah di dalammu."

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 10:27)
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (10:22-30)

"Aku dan Bapa adalah satu."

Pada hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin. Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo. Dan orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami." Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Thomas dan Bayu sama-sama sebagai aktivis di sebuah partai politik. Mereka direkrut sebagai tim pada bidang penelitian dan pengembangan kaum muda dalam partai itu. Setiap hari mereka tidak bisa mengalami suasana tenang karena selalu saja ada perbedaan pandangan baik di antara mereka berdua maupun dengan yang lainnya, yang menyebabkan konflik, bisa-bisa teman bisa jadi musuh.

Thomas dan Bayu tidak tahan dengan keadaan itu. Dan mereka ingin keluar dari partai itu. Namun, mereka justru merasakan bahwa iman mereka justru makin bertumbuh dalam situasi seperti itu. Entah apa yang terlintas dalam pikiran Thomas, tiba-tiba ia bertanya kepada Bayu, "Apa bedanya hidup bersama di dalam gereja dengan hidup bersama sebuah partai politik?" "Hidup bersama dalam Gereja berdasar pada iman, sedangkan hidup bersama dalam partai politik berdasar pada kepentingan." jawab Bayu. Jawaban Bayu sangat membesarkan hati Thomas.

Gereja bukan Partai Politik. Gereja merupakan kumpulan orang yang percaya. Oleh sebab itu, dasar yang merupakan kekuatan Gereja ialah iman. Iman adalah pengharapan akan tangan Tuhan yang selalu menyertai. Itu sebabnya, iman tidak pernah terkalahkan oleh sebuah kesulitan. Dalam terang iman, justru kesulitan bisa menumbuhkan iman.

Thomas dan Bayu menjadi sadar keterlibatan mereka dalam partai politik lebih-lebih didasarkan kesamaan kepentingan. Karena itu, tidak jelas siapa kawan siapa lawan. Siapa musuh dan siapa sahabat. Siapa yang setia dan siapa yang berkhianat. Dalam iman, yang ada hanyalah kepercayaan bahwa kita satu saudara karena tangan Tuhan yang sama terus-terus menyertai. Maka, pertama-tama kita harus menjadi orang yang setia kepada Tuhan.

Kesetiaan kepada Tuhan, sekali lagi merupakan iman. Beriman kepada Tuhan dengan hati yang tulus memampukan kita mengatasi kesulitan hidup. Berbagai kesulitan yang kita hadapi bahkan dapat membuat iman makin bertumbuh dan berkembang.

Ya Tuhan, semoga imanku terus bertumbuh meskipun aku mengalami kesulitan di dalam kehidupan karena percaya akan tangan-Mu yang terus menyertai aku. Amin.

Oase Rohani 2011, Renungan dan Catatan Harian