Kamis, 21 Maret 2013 Hari Biasa Pekan V Prapaskah

Kamis, 21 Maret 2013
Hari Biasa Pekan V Prapaskah

"Bakti untuk memelihara tidak hanya bagi kita umat Kristiani, tetapi suatu bakti yang manusiawi, yang menyangkut semua orang. Yaitu memelihara keseluruhan karya penciptaan, keindahan dari karya penciptaan, seperti yang dikatakan dalam Kitab Kejadian dan yang ditunjukkan oleh Santo Fransiskus Assisi: yaitu menghargai setiap makhluk hidup ciptaan Allah dan lingkungan hidup kita.
Yaitu memelihara orang-orang, merawat setiap orang, setiap individu, dengan kasih sayang, khususnya anak-anak, orang-orang lanjut usia, orang-orang yang paling hina dan lemah dan yang sering kali ada di pinggiran hati kita. Yaitu saling merawat satu sama lain di dalam keluarga: suami-istri saling memelihara satu sama lain, kemudian orangtua merawat anak-anak mereka, dan sejalan dengan waktu anak-anak juga menjadi perawat dari orangtua mereka. Yaitu menghidupi persahabatan dengan kejujuran, yaitu saling memelihara satu sama lain di dalam kepercayaan, di dalam penghargaan dan di dalam kebaikan. Pada dasarnya, segala sesuatu dipercayakan kepada pemeliharaan manusia dan itu adalah sebuah tanggung jawab yang menyangkut semua orang. Jadilah pemelihara anugerah-anugerah Allah!" --- Paus Fransiskus, Homili 19 Maret 2013

Antifon Pembuka (Ibr 9:15)

Kristus pengantara Perjanjian Baru. Berkat wafat-Nya, para pilihan memperoleh warisan abadi yang dijanjikan-Nya.

Doa Pagi

Allah yang Mahasetia, teguhkanlah iman kepercayaanku. Mampukan aku semakin setia dalam mengikuti Yesus Kristus, Putera-Mu, yang bagiku adalah Tuhan dan Juruselamat. Semoga masa Prapaskah ini menjadi masa pemurnian diri dalam hidup sebagai seorang murid. Dialah Guru dan Tuhan, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Perjanjian Allah dan Abraham adalah perjanjian keselamatan. Abraham menjadi bapa bagi banyak bangsa. Ia menjadi Allah segenap keturunan Abraham. Di dalam perjanjian terkandung berkat melimpah, ketika setiap orang memegang janji tersebut dengan setia.

Bacaan dari Kitab Kejadian (17:3-9)

"Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa."

 
Pada waktu itu, ketika Allah menampakkan diri, maka Abram bersujud. Dan Allah berfirman kepadanya, “Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kini kaudiami sebagai orang asing; seluruh tanah Kanaan ini akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.” Lagi firman Allah kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya
Ayat. (Mzm 105:4-5.6-7.8-9; R: 8a)
1. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
2. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya. Dialah Tuhan, Allah kita, di seluruh bumi berlaku ketetapan-Nya.
3. Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan; akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal
Ayat. Janganlah keraskan hatimu, tetapi dengarkan suara Tuhan.

Syarat keselamatan ditawarkan oleh Yesus. Dengan mentaati firman Tuhan, maka setiap orang akan beroleh keselamatan di dalam Yesus. Sebaliknya, orang yang menyangsikan Yesus akan jatuh ke dalam maut. Sabda Tuhan adalah sabda yang memberi hidup dan kebahagiaan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (8:51-59)
 
"Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
 
Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Aku berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata orang-orang Yahudi kepada Yesus, “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati! Dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya! Bapa-Kulah yang memuliakan Aku. Tentang Dia kamu berkata: Dia itu adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia. Sebaliknya, Aku mengenal Dia, dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendosa, sama seperti kamu. Tetapi Aku mengenal Dia, dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku; ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada Yesus, “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Suatu pewahyuan yang luar biasa, “Sebelum Abraham jadi, Aku ada.” Yohanes membedakan antara ‘jadi’ dan ‘ada’. Abraham ‘jadi’, karena ada yang menjadikannya, ada yang menciptakannya. Yesus ‘ada’ dari kekal hingga kekal. Sejak semula, Dia bersama-sama dengan Allah, dan Dia adalah Allah. Saudara, ini hanya membutuhkan tanggapan iman, bukan perdebatan. Anda telah melakukan yang tepat memilih Yesus sebagai Penyelamat.

Doa Malam

Tuhan Yesus, setiap hari Engkau menawarkan ikatan kasih yang lebih akrab dan mesra kepadaku. Jadikanlah aku sahabat-Mu yang setia dan ajarilah aku mengenal Bapa dan menuruti firman-Nya seperti yang Kauteladankan bagiku. Amin.


RUAH