Selasa, 10 Desember 2013 Hari Biasa Pekan II Adven

Selasa, 10 Desember 2013
Hari Biasa Pekan II Adven
 
“Dalam Gereja kita mendapatkan kesucian oleh karena rahmat Tuhan” (Lumen Gentium, 48)
    
Antifon Pembuka (Za 14:5.7)
  
Tuhan pasti akan datang, diiringi semua orang kudus, bersinarkan cahaya gemilang.

Doa Pagi

Allah yang kekal dan kuasa, urapilah aku pada awal hari ini. Mampukanlah aku untuk membawa diri lewat tutur kata dan tindakan yang pantas sehingga tidak melukai hati sesama yang kujumpai. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Pesan utama Yesaya adalah sebuah pewartaan tentang karya keselamatan Allah yang akan segera dilakukan. Pewartaan ini memberi hiburan dan harapan bagi umat Israel. Sang nabi menunjukkan Allah Israel sebagai Gembala-Raja, yang memerhatikan dan memlihara umat-Nya.

Bacaan dari Kitab Yesaya (40:1-11)
 
"Allah menghibur umat-Nya."
   
Beginilah firman Tuhan, “Hiburlah, hiburlah umat-Ku! Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan dua kali lipat karena segala dosanya.” Ada suara berseru, “Siapkanlah di padang gurun jalan bagi Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, setiap gunung dan bukit harus diratakan. Tanah yang berbukit-bukit harus menjadi rata, dan yang berlekak-lekuk menjadi datar. Maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama! Sungguh, Tuhan sendiri telah mengatakannya.” Terdengarlah suatu suara, “Berserulah!” Jawabku, “Apa yang harus kuserukan?” “Serukanlah: Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. Rumput menjadi kering, apabila Tuhan menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.” Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda, “Lihat, itu Allahmu!” Lihat, itu Tuhan Allah! Ia datang dengan kekuatan, dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan ternak-Nya dan menghimpunkan-Nya dengan tangan-Nya. Anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Lihat, Tuhan datang dengan kekuatan!
Ayat. (Mzm 96:1-2.3.10ac.11-12.13)
1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang daripada-Nya.
2. Sebab mahabesarlah Tuhan, dan sangat terpuji, Ia lebih dahsyat daripada segala dewata. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "Tuhan itu Raja! Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."
3. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.
4. Bersukacitalah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. Hari Tuhan sudah dekat, Ia datang sebagai penyelamat.

Cinta Tuhan bagi masing-masing orang sungguh jelas. Setiap orang sungguh berharga di mata Tuhan. Yesus tidak mengajar bahwa satu orang sama dengan sembilan puluh sembilan, tetapi satu yang hilang harus dicari sampai ditemukan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (18:12-14)
   
"Bapamu tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang."
  
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Bagaimana pendapatmu? Jika seseorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang 99 ekor di pegunungan, lalu pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika ia berhasil menemukannya, lebih besarlah kegembiraannya atas yang seekor itu daripada atas yang sembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Demikian pula Bapamu yang di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan

Kita merasa bertanggung jawab terhadap sesuatu yang hilang. Kita tergerak untuk segera mencari dan menemukannya. Ini merupakan gambaran umat Allah yang jatuh dalam dosa. Mereka menjauh dari rengkuhan kasih Tuhan dan sesama. Kita bersatu untuk mengajak mereka kembali kepada Tuhan. Mereka juga berhak menikmati keselamatan Allah. Mereka kita terima kembali dengan sukacita. Penerimaan kita menjadi berkat khusus yang akan membarui hidup mereka.

Doa Malam

Terima kasih ya Yesus, atas cinta-Mu pada hamba-Mu ini. Walau aku sering menjauh dari pada-Mu namun Engkau tidak pernah berhenti menarikku untuk mendekat kepada-Mu dan tinggal dalam cinta-Mu. Semoga malam ini pun aku dapat beristirahat dalam kehangatan cinta-Mu. Amin.


RUAH