Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda

Senin, 13 Oktober 2014
Hari Biasa Pekan XXVIII
    

Gal. 4:22-24,26-27,31 - 5:1; Mzm. 113:1-2,3-4,5a,6-7; Luk. 11:29-32.
    
"Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda"
    
Kemampuan untuk membaca dan menerapkan tanda itu sangat penting. Dalam membaca, misalnya, kita harus memperhatikan tanda-tanda baca yang ada dalam teks supaya kita bisa membaca dengan benar dan menangkap atau menyampaikan isi tulisan dengan baik. Dalam berkendara, kita juga harus memperhatikan tanda-tanda lalu lintas supaya aman dan selamat. Namun, rupanya banyak orang sering tidak memperhatikan tanda-tanda yang ada, atau lebih parahnya mengangap bahwa tanda-tanda tersebut tidak ada. Maka, banyak orang tidak membaca dengan benar. Banyak juga terjadi kecelakaan lalu lintas. Demikian pula halnya relasi kita dengan Tuhan. Kadang atau sering, kita bertanya: Apa tandanya kalau Tuhan mencintai saya? Apa tandanya kalau Tuhan itu ada? Padahal Tuhan telah dan selalu memberikan tanda untuk itu. Bukan pada tempatnya, kita bertanya seperti itu. Sebaiknya kita cukup memohon dengan rendah hati kepada Tuhan agar kita dimampukan untuk semakin peka menangkap tanda-tanda yang Iaberikan kepada kita dan menyikapi atau memperkalukan tanda-tanda tersebut dengan bijaksana.

Doa: Tuhan, berilah kami kepekaan untuk menangkap dan memahami tanda-tanda serta peringatan-peringatan yang Kauberikan dan berilah kami kebijaksanaan untuk menyikapinya. Amin. -agawpr-

Senin, 13 Oktober 2014 Hari Biasa Pekan XXVIII

Senin, 13 Oktober 2014
Hari Biasa Pekan XXVIII
    
"Ekaristi adalah Sakramen Kasih. Ia menunjukkan kasih; Ia menghasilkan kasih." —St. Thomas Aquinas

  
Antifon Pembuka (Gal 5:1)
 
Kristus telah memerdekakan kita supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan lagi di bawah perhambaan.
 
Doa Pagi

 
Allah Bapa kami, dengan pengantaraan Yesus Putra-Mu, Engkau telah memanggil semua orang agar bertobat dan percaya kepada Injil. Kami mohon, jauhkanlah kami dari dosa-dosa, berilah kami keberanian untuk menanggapi panggilan-Mu dan menempuh jalan yang ditunjukkan oleh Yesus, Putra-Mu, Tuhan kami. Amin.
 
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia (4:22-24.26-27.31-5:1)
        
      
"Kita ini bukanlah anak dari wanita hamba, melainkan dari wanita merdeka."
      
Saudara-saudara, ada tertulis bahwa Abraham mempunyai dua orang anak, seorang dari wanita yang menjadi hambanya dan seorang dari wanita yang merdeka. Tetapi anak dari wanita yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging, dan anak dari wanita yang merdeka itu oleh karena janji. Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua wanita itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari Gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, yaitu Hagar. Tetapi yang lain adalah Yerusalem surgawi, yaitu wanita yang merdeka, ibu kita. Karena ada tertulis, "Bersukacitalah, hai wanita mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai wanita yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab wanita yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai anak lebih banyak daripada yang bersuami." Karena itu, Saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak dari wanita hamba melainkan anak-anak dari wanita yang merdeka. Sebab Kristus telah memerdekakan kita, supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan tunduk lagi di bawah perhambaan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
   
Mazmur Tanggapan
Ref. Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selama-lamanya.
Ayat. (Mzm 113:1-2.3-4.5a.6-7)
1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selama-lamanya.
2. Dari terbitnya matahari sampai pada terbenamnya terpujilah nama Tuhan. Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.
3. Siapakah seperti Tuhan, Allah kita, yang diam di tempat tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi? Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. Hari ini dengarkanlah suara Tuhan, dan janganlah bertegar hati.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (11:29-32)
    
"Angkatan ini tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus."
    
Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini. Pada waktu penghakiman ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Salomo! Pada waktu penghakiman orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Yunus!"
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
     
Renungan

   

Kita manusia kadang-kadang selalu menguji Tuhan dengan minta tanda-tanda yang gampang dilihat atau didengar. Namun, kadang-kadang kita tidak peka melihat bahwa setiap hari Tuhan sudah memberi tanda dengan menyertai hidup kita. Injil hari ini mempertegas hal itu. Yesus sudah selalu bersama mereka dan melakukan banyak perbuatan ajaib, namun orang di sekitarnya menagih untuk melihat tanda-tanda bahwa Yesus adalah Juruselamat yang dijanjikan.

Semoga kita semakin hari semakin mampu melihat bahwa Allah sungguh hadir dalam hidup kita dengan caranya yang ajaib dan tak terduga. Bahkan lewat peristiwa-peristiwa sederhana, lewat orang-orang yang hadir dalam hidup kita pun Tuhan menunjukkan kehendak-Nya.

Tuhan, bukalah mata hatiku untuk mampu melihat Engkau dalam setiap peristiwa hidupku. Amin.
  
Ziarah Batin 2014, Renungan dan Catatan Harian