Rasul: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" Yesus: "Karena kamu kurang percaya"

Sabtu, 08 Agustus 2015
Peringatan Wajib St Dominikus, Imam dan Pendiri Ordo Pengkotbah

     

Ul 6:4-13; Mzm 18:2-3a,3bc-4,47,51ab; Mat 17:14-20

Rasul: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?"
Yesus: "Karena kamu kurang percaya"
 
Mengapa kita seringkali kalah terhadap godaan dan sampai akhirnya jatuh ke dalam dosa? Mengapa kita tidak bisa mengusir setan yang menggoda kita? Jawabannya adalah karena kita kurang beriman. Memang, mengusir setan merupakan problem yang kompleks. Kita tahu, para murid sudah diberi kuasa khusus oleh Yesus untuk mengusir setan. Namun, mereka masih gagal juga. Jadi ya kalau kita gagal melawan godaan setan itu masih wajar. Kita belajar dari para murid: ketika mereka gagal, mereka membawa persoalan kepada Yesus dan Ia kemudian menyelesaikannya sampai tuntas. Maka, kalau kita gagal melawan atau mengusir godaan setan, kita jangan putus asa. Masih ada Tuhan yang senantiasa siap membantu kita. Tuhan seringkali hadir dalam diri sesama, teman, sahabat, pembimbing, dll. Mereka-mereka inilah seringkali membantu kita untuk melawan godaan, untuk mengusir setan. Oleh karena itu, hidup bersama atau berkomunitas, saling bercerita satu sama lain kemudian saling meneguhkan dan memberi masukan, adalah salah satu cara atau sarana untuk menghindarkan diri dari kejatuhan akibat godaan setan. Sebab, dalam kebersamaan yang membangun itulah iman kita juga semakin dikuatkan dan Tuhan sendiri hadir: "Di mana ada dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, aku akan hadir di tengah-tengah mereka" (Mat 18,20).

Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar kami mampu melawan godaan dan mengisir setan yang senantiasa mengintai kami. Amin. -agawpr.net-

Reverendus Dominus Ag. Agus Widodo
  
Collegio San Paolo Apostolo 
Via di Torre Rossa 40 - 00165 Roma 
Italia
Imam Diosesan Keuskupan Agung Semarang

Sabtu, 08 Agustus 2015 Peringatan Wajib St. Dominikus, Imam dan Pendiri Ordo Pengkotbah

Sabtu, 08 Agustus 2015
Peringatan Wajib St. Dominikus, Imam dan Pendiri Ordo Pengkotbah

“Saya mengenal Dominikus sebagi penganut jalan hidup para rasul yang setia, dan pasti ia di surga ikut mendapatkan kemuliaan para rasul” (Paus Gregorius IX)

Antifon Pembuka (Mzm 132:9)

Semoga para imam-Mu berpakaian kesucian, dan umat-Mu bersorak kegirangan.

Doa Pagi


Allah Bapa yang arif bijaksana, Santo Dominikus dengan warta kebenarannya telah menyelamatkan umat-Mu pada masa yang lalu. Semoga kini ia tetap menolong Gereja-Mu dengan jasa dan doanya serta menjadi pelindung kami yang setia. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
 
Musa menegaskan kembali kepada bangsa Israel bahwa Allah itu Esa. Oleh karena itu, mereka harus memiliki ketetapan hati untuk terus menerus memelihara iman tersebut dan mencintai Allah dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan.

 
Bacaan dari Kitab Ulangan (6:4-13)
    
  
"Kasihilah Allahmu dengan segenap hati!"
     
Musa berkata kepada umat Israel, “Dengarlah hai orang Israel: Tuhanlah Allah kita, Tuhan itu esa! Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan segenap kekuatanmu! Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan. Semuanya itu harus kauajarkan berulang kali kepada anak-anakmu, dan kaubicarakan apabila engkau duduk di rumah, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan bangun; haruslah kauikatkan sebagai tanda pada dahimu. Engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu. Maka apabila Tuhan, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu, yaitu kota-kota yang besar dan baik yang tidak kaudirikan; rumah-rumah yang sudah penuh pelbagai barang berharga; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan zaitun yang tidak kautanami; dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, berhati-hatilah, jangan sampai engkau melupakan Tuhan, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. Engkau harus takwa kepada Tuhan Allahmu. Kepada Dia engkau harus beribadah dan demi nama-Nyalah engkau harus bersumpah.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
 
Mazmur Tanggapan
Ref. Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan, kekuatanku.
Ayat. (Mzm 18:2-3a,3bc-44,47,51ab)
1. Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan, kekuatanku! Ya Tuhan, bukit batuku, kubu pertahanan dan penyelamatku.
2. Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku. Terpujilah Tuhan, seruku; maka aku pun selamat dari para musuhku.
3. Tuhan itu hidup! Terpujilah Gunung Batuku, dan mulialah Allah Penyelamatku, Tuhan mengaruniakan keselamatan yang besar kepada raja yang diangkat-Nya; Ia menunjukkan kasih setia kepada orang yang diurapi-Nya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (2Tim 1:10b)
Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut dan menerangi hidup dengan Injil.
 
Iman akan Allah diperlukan dalam banyak perkara kehidupan kita. Para murid yang kurang percaya tidak mampu mengusir roh jahat yang merasuki seorang anak. Yesus menyadarkan mereka kembali akan perlunya kekuatan iman.
 
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (17:14-20)
    
"Sekiranya kalian mempunyai iman, tiada yang mustahil bagimu."
   
Sekali peristiwa datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya, “Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya.” Maka kata Yesus, “Hai kalian, angkatan yang tidak percaya dan sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kalian? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kalian? Bawalah anak itu ke mari!” Dengan keras Yesus menegur roh jahat itu lalu keluarlah ia dari padanya, dan anak itu sembuh seketika itu juga. Kemudian ketika mereka sendirian, para murid menghampiri Yesus dan bertanya, “Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?” Yesus menjawab, “Karena kalian kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sungguh, sekiranya kalian mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kalian dapat berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah dari sini ke sana’, maka gunung ini akan pindah; dan tiada yang mustahil bagimu.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus
 
Renungan
 
Siapa dapat mengusir setan? Pasti bukan hanya orang-orang tertentu. Setiap pengikut Kristus diberi kuasa untuk mengusir setan. Bila kita masih tidak bisa mengusir, tentu karena kita kurang percaya! Firman hari ini mendorong kita untuk makin meningkatkan iman kita. Kita harus yakin bahwa kita bisa mengusir setan baik dari dalam diri kita sendiri maupun dalam diri orang lain. Salah satu caranya, dengan banyak berdoa. Setan dengan sendirinya terusir dari orang beriman yang selalu tekun berdoa.

Antifon Komuni (Mat 17:20)

Sekiranya ada iman padamu, tiada yang mustahil bagimu.

Doa Malam

Yesus yang baik, aku bersyukur, karena Engkau begitu sabar terhadapku yang bebal ini. Setiap kali Engkau mengajak aku untuk kembali ke jalan yang baik dan menyelamatkan. Tuhan Yesus, kuatkan imanku dan topanglah aku supaya tidak mudah goyah dan berputus asa. Amin.


RUAH