Kamis, 09 Mei 2024
Hari Raya Kenaikan Tuhan
“Ia tidak meninggalkan surga, ketika Ia turun dari surga kepada kita; dan Ia tidak meninggalkan kita, ketika Ia naik lagi ke surga” (St. Agustinus)
Antifon Pembuka (Bdk. Kis 1:11; PS 531)
Hai orang-orang Galilea, mengapa takjub memandang ke langit? Sebagaimana kamu melihat Yesus naik ke Surga demikian Ia akan datang kembali, alleluya.
Viri Galilæi, quid admiramini aspicientes in cælum? alleluia: quemadmodum vidistis eum ascendentum in cælum, ita veniet, alleluia, alleluia, alleluia.
Doa Pagi
Allah Yang Mahakuasa, semoga kami bersorak-sorai karena sukacita yang suci dan dengan gembira mengucap syukur. Sebab dalam diri Kristus yang naik ke surga kami ditinggikan, dan sebagai anggota Tubuh-Nya kami pun berharap akan turut serta dalam kemuliaan Kristus, Kepala Gereja, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:1-11)
Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala
sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia
terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah kepada rasul-rasul yang
dipilih-Nya. Setelah penderitaan-Nya selesai, Ia menampakkan diri
kepada mereka, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan bahwa Ia hidup.
Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan
berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Pada suatu hari, ketika
makan bersama-sama dengan mereka, Yesus melarang mereka meninggalkan
Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa
yang telah kamu dengar daripada-Ku. Sebab --- beginilah kata-Nya ---
"Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis
dengan Roh Kudus." Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ,
"Tuhan, pada masa inikah Engkau mau memulihkan kerajaan bagi Israel?"
Jawab-Nya, "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu yang ditetapkan
Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, dan
kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria,
bahkan sampai ke ujung bumi." Sesudah mengatakan demikian, terangkatlah
Yesus disaksikan oleh murid-murid-Nya, sampai awan menutup-Nya dari
pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Yesus
naik, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
dan berkata kepada mereka, "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu
berdiri menatap ke langit? Yesus yang terangkat ke surga meninggalkan
kamu ini akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat
Dia naik ke surga.
Hari Raya Kenaikan Tuhan
“Ia tidak meninggalkan surga, ketika Ia turun dari surga kepada kita; dan Ia tidak meninggalkan kita, ketika Ia naik lagi ke surga” (St. Agustinus)
Antifon Pembuka (Bdk. Kis 1:11; PS 531)
Hai orang-orang Galilea, mengapa takjub memandang ke langit? Sebagaimana kamu melihat Yesus naik ke Surga demikian Ia akan datang kembali, alleluya.
Viri Galilæi, quid admiramini aspicientes in cælum? alleluia: quemadmodum vidistis eum ascendentum in cælum, ita veniet, alleluia, alleluia, alleluia.
Doa Pagi
Allah Yang Mahakuasa, semoga kami bersorak-sorai karena sukacita yang suci dan dengan gembira mengucap syukur. Sebab dalam diri Kristus yang naik ke surga kami ditinggikan, dan sebagai anggota Tubuh-Nya kami pun berharap akan turut serta dalam kemuliaan Kristus, Kepala Gereja, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
![]() |
| Credit: Jorisvo/istockphoto.com |
Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:1-11)
"Mereka melihat Dia terangkat ke surga."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.










