Bacaan Harian 28 September - 04 Oktober

Bacaan Harian 28 September - 04 Oktober

Senin, 28 September:
Hari Biasa Pekan XXVI (H).
Za 8:1-8; Mzm 102:16-21.29.22-23; Luk 9: 46-50.

Selasa, 29 September:
Pesta St. Mikael, Gabriel dan Rafael, Malaikat Agung (P).
Dan 7:9-10.13-14 atau Why 12:7-12a; Mzm 138:1-5; Yoh 1:47-51.

Rabu, 30 September:
Peringatan Wajib St. Hieronimus, Imam Pujangga Gereja (P).
Neh 2:1-8; Mzm 137:1-5; Luk 9:57-62.

Kamis, 01 Oktober:
Pesta Sta. Theresia dari Kanak-kanak Yesus, Perawan Pujangga Gereja (P).
Neh 8:1-4a.5-6.7b-12; Mzm 19:9-11; Luk 10:1-12.

Jumat, 02 Oktober:
Peringatan Wajib Para Malaikat Pelindung (P).
Kel 23:20-23a; Mzm 27:7-9c.13-14; Mat 18:1-5.10.

Sabtu, 03 Oktober:
Hari Biasa Pekan XXVI (H).
Bar 4:5-12.27-29; Mzm 69:33-37; Luk 10: 17-24.
(Bulan Oktober adalah Bulan Rosario. Dianjurkan oleh Paus hendaknya selama bulan Oktober doa rosario ditingkatkan dalam lingkungan umat dan keluarga).

Minggu, 04 Oktober:
Hari Minggu Biasa Pekan XXVII (H).
Kej 2:18-24; Mzm 128:1-6; Ibr 2: 9-11; Mrk 10:2-16.

Senin, 28 September 2009 :: Hari Biasa Pekan XXVI

Senin, 28 September 2009
Hari Biasa Pekan XXVI

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.


Doa Renungan
Tuhan Yesus Kristus, Engkau mengajarkan kepada kami bahwa siapa yang terkecil di antara kami akan menjadi yang terbesar. Doronglah kami sepanjang hari ini untuk dapat melayani sesama kami dengan didasari oleh kerendahan hati kami. Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami. Amin.
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Nubuat Zakharia (8:1-8)

"Aku akan menyelamatkan umat-Ku dari timur sampai barat."

Datanglah sabda Tuhan semesta alam, bunyinya: Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "Aku berusaha untuk Sion dengan kegiatan besar dan dengan kehangatan amarah yang besar." Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "Aku akan kembali ke Sion dan akan tinggal di tengah-tengah Yerusalem. Yerusalem akan disebut Kota Setia, dan gunung Tuhan semesta alam akan disebut Gunung Kudus." Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "Akan ada lagi kakek-kakek dan nenek-nenek yang duduk di jalan-jalan Yerusalem, masing-masing memegang tongkat karena lanjut usianya. Dan jalan-jalan kota itu akan penuh dengan anak-anak laki-laki dan perempuan yang bermain-main di situ." Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "Kalau pada waktu itu sisa-sisa bangsa ini menganggap hal itu ajaib, apakah Aku akan menganggapnya ajaib?" Demikianlah sabda Tuhan semesta alam. Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "Sesungguhnya Aku akan menyelamatkan umat-Ku dari timur sampai ke barat, dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka tinggal di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran."
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan sudah membangun Sion dan menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya.
Ayat.
(Mzm 102:16-18.19-21.29.22-23)
1. Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama Tuhan, dan semua raja bumi menyegani kemuliaan-Mu, bila Engkau sudah membangun Sion, dan menampakkan diri dalam kemuliaan-Mu; bila Engkau mendengarkan doa orang-orang papa, dan tidak memandang hina doa mereka.
2. Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji Tuhan, sebab Ia telah memandang dari tempat-Nya yang kudus, Tuhan memandang dari surga ke bumi, untuk mendengarkan keluhan orang tahanan, dan membebaskan orang-orang yang ditentukan harus mati.
3. Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu, supaya nama Tuhan diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem apabila para bangsa berkumpul bersama-sama dan kerajaan-kerajaan berhimpun untuk beribadah kepada Tuhan.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Anak Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (9:46-50)

"Yang terkecil di antara kalian, dialah yang terbesar."

Sekali peristiwa timbullah pertengkaran di antara para murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka, "Barangsiapa menerima anak ini demi nama-Ku, dia menerima Aku. Dan barangsiapa menerima Aku, menerima Dia yang mengutus Aku. Sebab yang terkecil di antara kalian, dialah yang terbesar." Pada kesempatan lain Yohanes berkata, "Guru, kami melihat seseorang mengusir setan demi nama-Mu, dan kami telah mencegahnya, karena ia bukan pengikut kita." Tetapi Yesus menjawab, "Jangan kalian cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kalian, dia memihak kalian."
Inilah Injil Tuhan kita!
Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan


Nama Yesus memiliki kuasa. Kisah Injil hari ini menyatakan bagaimana nama Yesus dipakai dan memiliki kuasa. Pertama, Yesus menegaskan bahwa orang yang menyambut seorang anak kecil atau orang miskin, menyambut “dalam nama-Nya” (ay. 48). Apakah artinya? Anak kecil dan orang miskin adalah kelompok orang dalam masyarakat masa itu yang tidak mempunyai hak. Mereka bergantung pada orang lain. Dengan demikian, menerima mereka berarti kita memberikan pengharapan kepada mereka. Pengharapan itu menjadi nyata karena bersama dengan Yesus sendiri. Menerima mereka sama dengan menerima mereka dalam nama Yesus. Kedua, kuasa Yesus dipakai oleh orang untuk menyembuhkan. Namun, kuasa ini diberikan hanya kepada orang yang percaya kepada Yesus. Tanpa kepercayaan, tidak ada kuasa Yesus.

Apakah kita juga mau menerima sesama seperti ajakan Yesus? Kita menerima sesama kita dalam nama Yesus? Percayakah kita akan kuasa Yesus dalam kehidupan kita?

Ya Yesus, kadang aku menyebut nama-Mu dalam kehidupan kami sehari-hari tanpa kami sadari. Bantulah aku agar aku makin menyadari pribadi-Mu manakala aku menyebut nama-Mu. Amin.

Ziarah Batin 2009 (Renungan dan Catatan Harian)