Jumat, 23 Juli 2010 Hari Biasa Pekan XVI

Jumat, 23 Juli 2010
Hari Biasa Pekan XVI

Yesus menjelaskan arti perumpamaan tentang penabur. Sabda tentang Kerajaan Surga disampaikan kepada setiap orang. Namun tanggapan setiap orang berbeda. Itulah sebabnya, ada yang bisa menghasilkan buah yang melimpah, ada yang tidak menghasilkan buah sama sekali.

Doa Renungan

Tuhan Allah sumber iman dan pengharapan tumbuhkanlah senantiasa semangat mewujudkan iman dan harapan kami melalui perbuatan dan tindakan kami yang selaras dengan kehendak-Mu sendiri, agar terjadilah apa yang telah Engkau kehendaki dan rencanakan bagi kami, semua ini kami mohon dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

Pembacaan dari Kitab Yeremia (3:14-17)

"Hai kalian yang sudah dikubur dalam tanah, bangkitlah dan bersorak-sorailah."

Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion. Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian. Apabila pada masa itu kamu bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini, demikianlah firman TUHAN, maka orang tidak lagi akan berbicara tentang tabut perjanjian TUHAN. Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi akan diingat orang; orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali. Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta TUHAN, dan segala bangsa akan berkumpul ke sana, demi nama TUHAN ke Yerusalem, dan mereka tidak lagi akan bertingkah langkah menurut kedegilan hatinya yang jahat.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan do = c, 2/4, PS 847
Ref. Tuhan penjaga dan benteng perkasa dalam lindungan-Nya aman sentosa.
Ayat. (Mzm. 32:1-2.5.11;Ul: 7)
1. Berbahagialah orang yang pelanggarannya diampuni, dan dosa-dosanya ditutupi. Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu!
2. Dosa-dosaku kuungkapkan kepada-Mu dan kesalahanku tidak kusembunyikan; aku berkata, "Aku akan menghadap Tuhan, dan mengakui segala pelanggaranku." Maka Engkau mengampuni kesalahanku.
3. Bersukacitalah dalam Tuhan! Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar; bersorak-gembiralah, hai orang-orang jujur!

Bait Pengantar Injil do = d, 2/2, PS 953
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. Berbahagialah orang yang menyimpan sabda Allah dalam hati yang baik dan tulus ikhlas, dan menghasilkan buah dalam ketekunan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (13:18-23)

"Orang yang mendengarkan sabda dan mengerti, menghasilkan buah."

Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, "Dengarkanlah arti perumpamaan tentang penabur. Setiap orang yang mendengar sabda tentang Kerajaan Surga dan tidak mengerti, akan didatangi si jahat, yang akan merampas apa yang ditaburkan dalam hatinya. Itulah benih yang jatuh di pinggir jalan. Benih yang ditaburkan di tanah berbatu-batu ialah orang yang mendengar sabda itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan hanya tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena sabda itu, orang itu pun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar sabda itu, lalu sabda itu terhimpit oleh kekuatiran dunia dan tipu daya kekayaan, sehingga tidak berbuah. Sedangkan yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengarkan sabda itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh ganda."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!


Renungan

Di manakah Allah menaburkan benih Sabda-Nya? Jawabannya adalah dalam hati manusia. Hati adalah pusat jati diri manusia. Di sana manusia merenungkan dan mengambil keputusan untuk bertindak, memilih yang baik atau mengikuti yang jahat. Sabda Allah membimbing manusia untuk taat sebagai anak-anak Allah sehingga manusia selamat dalam perjalanan hidup di dunia ini. Lebih jauh, Allah memberi bantuan dalam hati, yaitu Roh Kudus.

Allah senantiasa menyertai perjalanan umat-Nya melalui para nabi dan para utusan. Mereka melanjutkan pekerjaan Yesus dan ambil bagian dalam karya Allah. Yeremia (3:15) menubuatkan: ”Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian.”

Kepada kita diberi bantuan agar menjadi tanah yang subur bagi perkembangan Sabda Tuhan, yaitu Roh Kudus sendiri, para gembala, dan orang-orang yang diutus Allah. Pada akhirnya, kita diberi kebebasan untuk mau dan menyediakan diri bagi pertumbuhan dan perkembangan-Nya. Yang bisa kita lakukan adalah memohon dalam doa, membuka hati dan pikiran kepada para gembala, serta membiasakan membaca Kitab Suci.

Tuhan Yesus, utuslah Roh Kudus utuk membimbingku membaca Kitab Suci dan mendengarkan para gembala-Mu. Amin.

Ziarah Batin 2010, Renungan dan Catatan Harian

Bagikan