Rabu, 24 November 2010 Pw. S. Andreas Dung Lac, Imdkk Martir-Vietnam

Rabu, 24 November 2010
Pw. S. Andreas Dung Lac, Imdkk Martir-Vietnam

Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. <---> Ams10:12

Doa Renungan

Ya Tuhan yang Mahapengasih, syukur dan terimakasih karena kami masih Kauperkenankan hidup sampai hari ini Kaupelihara dengan penuh kasih. Amin.

Karya terbesar Allah sungguh nyata dalam diri Yesus, Anak Domba yang mulia. Berkat pencurahan darah-Nya, semua orang beriman mengalami kemenangan bersama Dia. Dan kemenangan itu dirayakan dalam perjamuan iman, dalam doa dan ibadah.

Pembacaan dari Kitab Wahyu (15:1-4)

"Mereka melagukan nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba."

Aku, Yohanes, melihat suatu tanda di langit, besar dan ajaib. Tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir. Dengan itu berakhirlah murka Allah. Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur dengan api, dan di tepi lautan kaca itu berdirilah orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Mereka memegang kecapi Allah. Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya, “Besar dan ajaiblah segala karya-Mu ya Tuhan, Allah yang mahakuasa! Adil dan benar segala tindakan-Mu, ya raja segala bangsa! Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab hanya Engkaulah yang kudus; semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyatalah kebenaran segala penghakiman.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Besar dan ajaiblah segala karya-Mu, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa!
Ayat. (Mzm 98:1.2-3ab.7-8.9)
1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
3. Biarlah gemuruh laut dan segala isinya, dunia dan semua yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gemunung bersorak sorai bersama-sama.
4. Biarlah mereka bersorak di hadapan Tuhan, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Why 2:10)
Hendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

Iman seorang murid yang sejati pasti akan diuji dalam hambatan dan tantangan, bahkan dalam lingkungan teman pun bisa terjadi ketegangan. Semua itu diperlukan untuk mengembangkan kehidupan yang lebih baik.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (21:12-19)

"Karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang."

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akan datang harinya kalian ditangkap dan dianiaya. Karena nama-Ku kalian akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat, dimasukkan ke dalam penjara, dan dihadapkan kepada raja-raja dan para penguasa. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetap teguhlah di dalam hatimu, jangan kalian memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Aku sendirilah yang akan memberi kalian kata-kata hikmat, sehingga kalian tak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kalian akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu, dan beberapa orang di antaramu akan dibunuh; karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang. Tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang. Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan memperoleh hidupmu.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Renungan

Sakramen Baptis menugaskan kita untuk menjadi saksi kebenaran. Yesus adalah Sang Kebenaran yang harus kita wartakan dalam hidup sehari-hari. Menjadi saksi berarti berani membela iman kebenaran ini sampai paripurna, yaitu mengurbankan jiwa dan raga. Para martir telah menjadi saksi Kristus dengan setia. Bagaimana kesaksianku selama ini?

Doa Malam

Ya Tuhan, kami mohon sudilah Engkau menambahkan iman kami kepada-Mu, sehingga kami pun berani menjadi saksi-Mu yang setia seperti teladan St. Andreas Dung Lac dan kawan-kawannya. Amin


RUAH