Selasa, 07 Juni 2011 Hari Biasa Pekan VII Paskah

Selasa, 07 Juni 2011
Hari Biasa Pekan VII Paskah
(Novena Roh Kudus Hari Kelima)

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus." (Yoh 17:3)

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Doa Penerangan Roh Kudus PS 94

Allah Bapa yang mahakudus, kami bersyukur kepada-Mu karena Roh Kudus yang telah Kaucurahkan ke dalam hati kami. Kehadiran-Nya dalam hati kami telah membuat kami menjadi bait kehadiran-Mu sendiri, dan bersama Dia pula kami telah Kaulahirkan kembali menjadi anak-anak-Mu.

Dialah penghibur dan penolong yang Kauutus dalam nama Kristus. Dialah Roh Kebenaran yang memimpin kami kepada seluruh kebenaran. Semoga Dia mengajarkan segala sesuatu kepada kami dan mengingatkan kami akan firman yang telah dikatakan oleh Yesus, agar kami selalu dituntun oleh firman-Nya.

Melalui Roh Kudus-Mu ini sudilah Engkau membimbing Gereja-Mu, para pemimpin dan pembantu-pembantunya, dan berilah mereka kebijaksanaan yang sejati. Semoga karena bimbingan-Nya kami semua boleh menikmati buah-buah Roh: kasih, suka-cita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebajikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

Melalui Roh Kudus-Mu pula sudilah Engkau membimbing umat-Mu untuk peka dan setia kepada kehendak-Mu, untuk tetap tabah dalam penderitaan, berani menjadi saksi Putra-Mu, berani menjadi pelayan sesama, dan menjadi terang serta garam dunia.

Semoga Roh Kudus selalu memimpin kami dengan lembut dan ramah, menuntun kami dengan cermat dan teguh; semoga Ia menjadi daya ilahi di dalam kehidupan beriman dan bermasyarakat, dan menghantar kami masuk ke dalam kemuliaan surgawi untuk berbahagia abadi bersama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Doa Renungan

Allah Bapa sumber kebajikan, Putra-Mu telah menyatakan bahwa diri-Nya akan pergi meninggalkan kami. Kepergian-Nya membuat kami dewasa dan mampu menentukan hidup kami sendiri. Untuk memilih mana yang boleh kami lakukan dan mana yang tidak. Semoga kami semakin dikuatkan hari ini dengan Roh Penghiburan-Mu.
Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul (20:17-27)

"Aku dapat mencapai garis akhir, dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus."

Dalam perjalanannya ke Yerusalem, Paulus menyuruh seorang dari Miletus ke Efesus dengan pesan supaya para penatua jemaat datang ke Miletus. Sesudah mereka datang, berkatalah ia kepada mereka: "Kamu tahu, bagaimana aku hidup di antara kamu sejak hari pertama aku tiba di Asia ini: dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan. Dalam pelayanan itu aku banyak mencucurkan air mata dan banyak mengalami pencobaan dari pihak orang Yahudi yang mau membunuh aku. Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu; aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus. Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku. Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. Dan sekarang aku tahu, bahwa kamu tidak akan melihat mukaku lagi, kamu sekalian yang telah kukunjungi untuk memberitakan Kerajaan Allah. Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa. Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah!
Ayat. (Mzm 68:10-11.20-21)

1. Hujan yang melimpah Engkau siramkan, ya Allah; Engkau memulihkan tanah milik-Mu yang gersang, sehingga kawanan hewan-Mu menetap di sana; dalam kebaikan-Mu Engkau memenuhi kebutuhan orang yang tertindas, ya Allah.
2. Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Allah bagi kita adalah Allah yang menyelamatkan, Allah, Tuhanku, memberi keluputan dari maut.

Bait Pengantar Injil, do = f, 2/4, PS 956
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh 14:18)
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu
Aku akan datang kembali kepadamu, dan hatimu akan bersukacita.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (17:1-11a)


"Bapa, permuliakanlah Anak-Mu."

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Renungan

Sudah lama Santi ngefans banget dengan seorang artis sinetron Indonesia yang satu itu. Pasalnya, si artis bukan saja berparas cantik dan pandai berakting, namun karena karena artis itu Katolik. Dari namanya saja orang sudah tahu kalaui itu bau-bau Kristen. "Setidaknya dia bisa mewakili OMK di dunia sinetron, kan Indonesia ini majemuk, ada Katoliknya juga," pikir Santi. Santi juga punya banyak poster artis itu, tertempel semua di dinding kamarnya. Tiap kali ada tabloid dan majalah yang mengulas tentang sang artis, Santi takkan pernah ketinggalan.

Namun, belakangan ini Santi kecewa berat. Sebab diberitakan bahwa idolanya itu telah meninggalkan Kristus dan Gereja-Nya, memeluk keyakinan baru. Memang digosipkan sang artis ada kedekatan dengan seorang anak pengusaha terkenal. Seakan Santi mau menyobek semua poster yang ada di kamarnya itu. Santi tidak mau peduli lagi, kalau si artis idolanya ini akan mengikuti para selebriti Indonesia lainnya, menikah meriah, tak lama kemudian menyusul berita miring soal perselingkuhan, dan akhirnya perceraian, dan sebagainya.

Kisah artis idola Santi di atas memang patut disayangkan, tetapi apa mau dikata? Tetapi hal ini bisa menjadi bahan introspeksi bagi para sobat muda, akankah kita sedemikian gampang meninggalkan Kristus hanya lantaran materi, profesi, ataupun cowok dan cewek idaman? Kalau kita menyimak Injil hari ini, kita sebenarnya telah menerima hidup kekal itu. Hidup kekal berarti mengenal dan mengimani Allah Bapa dan Yesus Kristus yang telah diutus-Nya. Inilah keyakinan iman yang memberikan jaminan hidup abadi. Bila kita meyakininya dengan sepenuh hati, niscaya kita juga tidak akan begitu saja menukarnya dengan hal-hal iain. Kita akan tetap berpegang teguh kendati resikonya kita akan kehilangan kesempatan profesi dan bisnis yang menggiurkan, atau pacar yang menawan.

Dalam bacaan pertama, Santo Paulus menceritakan kembali segala pengalaman suka-dukanya dalam melayani Tuhan dan membangun jemaat. Ia telah berkeliling di seluruh Asia kecil untuk mewartakan Injil. Di dalam pelayanan itu, ia banyak mencucurkan air mata dan mengalami berbagai ancaman pembunuhan. Cintanya yang sedemikian mendalam terhadap Tuhan Yesus menguatkan perjuangannya. Santo Paulus sampai pada kesaksian yang mengharukan dan meneguhkan: "Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberikan kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah" (Kis 20:24) Perjuangan yang tiada henti membuat kepercayaan Santo Paulus kepada Kristus menjadi semakin kokoh. Santo Paulus telah merintis dan menelusuri jalan ketaatan dan kesetiaan seperti yang dibuat oleh Tuhan Yesus karena percaya bahwa dengan cara demikian ia akan ambil bagian dalam kehidupan yang kekal. Menyongsong datangnya Roh Kudus yang kita rayakan dalam Hari Raya Pentakosta, marilah kita mohon rahmat kegigihan dan daya juang untuk menjadi saksi Kristus di tengah dunia sekarang. Pada saat semangat mulai kendor, semoga kita dikobarkan kembali oleh kesaksian Santo Paulus dan para perintis perkembangan umat yang telah berjuang dengan gigih demi perkembangan warta Injil. Semoga kita bisa selalu berkisah tentang kekuatan Tuhan yang meneguhkan iman dan kesaksian kita kepada setiap orang yang kita jumpai.

Bapa, ajarlah aku mensyukuri anugerah hidup kekal yang telah kuterima, yakni mengenal Engkau sebagai satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Tuhan Yesus Kristus yang telah Kauutus. Amin.

Inspirasi Batin 2011 dan Oase Rohani 2011, Renungan dan Catatan Harian

Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus PS 93

Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi; dan semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini.

Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.

Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini; semoga kami selalu melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.

Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.

Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.

Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu; dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.

Datanglah, ya Roh takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di manapun kami berada; tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup
PS 92

Allah yang mahakuasa dan mahakudus, semoga kekuatan Roh Kudus turun atas kami dan berdiam dalam diri kami, sehingga kami menjadi kenisah kemuliaan-Nya. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa.

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin