Senin, 13 Juni 2011 Pw St. Antonius dari Padua, Imam, Pujangga Gereja

Senin, 13 Juni 2011
Pw St. Antonius dari Padua
Imam, Pujangga Gereja

Ekaristi Kudus adalah ungkapan sempurna kasih Yesus Kristus kepada manusia, sebab Ekaristi Kudus adalah intisari dari segala misteri kehidupan-Nya. (St. Petrus Yulianus Eymard)


Antifon Pembuka

Roh Tuhan menyertai aku. Aku diurapi-Nya dan diutus mewartakan kabar gembira kepada kaum fakir miskin dan menghibur yang remuk redam (Luk 4:18)


Doa Pagi

Allah sumber pengetahuan, kami bersyukur atas anugerah Santo Antonius dari Padua sebagai teladan bagi kami untuk mempunyai iman yang teguh dan harapan yang kuat, meskipun dalam menghadapi kesulitan hidup Ampunilah kami yang sering mengeluh dan mengesah atas apa yang kami alami. Mampukan kami untuk berani menanggung segala sesuatu karena menjadi pengikut-Mu.
Semoga dengan keteladanan orang suci-Mu ini, kami hari ini dapat bekerjasama dengan rahmat-Mu untuk memulai, mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan kami dalam nama-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Setiap bentuk kasih karunia yang dari Allah selalu berharga. Sikap yang paling bijak ialah tidak menyia-nyiakannya. Rasul Paulus, walau hidup sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, namun memiliki segala sesuatu. Bagaimana dengan kita?


Pembacaan dari Surat kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus (6:1-10)

"Dalam segala hal kami menunjukkan bahwa kami ini pelayan Allah."

Saudara-saudara, sebagai teman-teman sekerja, kami nasihati kalian, janganlah sia-siakan kasih karunia yang telah kalian peroleh dari Allah. Sebab Allah bersabda, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan dikau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Camkanlah, sekarang inilah saat perkenanan itu! Hari inilah keselamatan itu! Dalam segala hal kami tidak memberi alasan seorang pun tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela. Sebaliknya dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami ini pelayan Allah, yaitu dalam menahan dengan penuh kesabaran segala penderitaan, kesesakan dan kesukaran, dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berpayah-payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa; dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik; dalam mewartakan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan baik untuk menyerang ataupun untuk bertahan; ketika dihormati atau dihina; ketika diumpat atau dipuji; ketika dianggap sebagai penipu, namun terpercaya; sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal; sebagai orang yang nyaris mati, namun tetap hidup; sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati; sebagai orang yang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, padahal kami memiliki segala sesuatu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = c, 4/4, PS 807
Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
atau Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya.

Ayat. (Mzm 98:1.2-3ab.3cd-4; Ul:2b)
1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah.


Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Sabda-Mu adalah pelita bagi kakiku, dan cahaya bagi jalanku.

Para murid Yesus diajar agar tidak mengambil alih sikap dan tindakan para musuh yang selalu melakukan kejahatan. Kata Yesus, “Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.” Melawan orang yang berbuat jahat berarti ikut ambil bagian dalam tindak kejahatan orang itu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (5:38-42)

"Jangan melawan orang yang berbuat jahat kepadamu."

Dalam kotbah di bukit, Yesus berkata, “Kalian mendengar, bahwa dahulu disabdakan, ‘Mata ganti mata; gigi ganti gigi.’ Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu, berikanlah pipi kirimu. Bila orang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Bila engkau dipaksa mengantarkan seseorang berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berikanlah kepada orang apa yang dimintanya, dan jangan menolak orang yang mau meminjam sesuatu dari padamu.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan


Mengasihi teman atau orang yang kita sukai lebih mudah daripada mengasihi seorang musuh. Karena biasanya musuh adalah orang yang tidak disukai dan dibenci. Apa yang mereka lakukan terhadap kita selalu salah di mata kita. Hari ini Yesus mengajarkan ajaran-Nya mengenai bagaimana mengasihi musuh dengan pelbagai perumpamaan. Mengasihi haruslah tanpa batas, entah itu sahabat atau musuh. Bagaimana pengalaman kita selama ini?

Doa Malam

Yesus, bukanlah kodrat kami untuk tetap berbuat baik pada sesama yang melukai atau merugikan kami. Secara khusus kami mohon rahmat-Mu di saat kami menghadapi sesama yang melukai atau merugikan. Semoga kami tetap mampu menunjukkan belas kasih-Mu kepada mereka. Amin.


RUAH