Jumat, 16 September 2011 Pw St. Kornelius Paus dan St. Siprianus Uskup dan Martir

Jumat, 16 September 2011
Pw St. Kornelius Paus dan St. Siprianus Uskup dan Martir

Tidaklah mungkin melaksanakan hukum mengasihi Aku, Allah yang kekal, dengan mengabaikan hukum mengasihi sesama. (St. Katarina dari Siena)

Antifon Pembuka

Para kudus bergembira di surga, sebab mengikuti jejak Kristus. Mereka menumpahkan darahnya demi Dia, sehingga kini bersukaria selamanya.


Doa Pagi


Yesus, Sang Terang abadi, bimbinglah aku dengan terang Roh Kudus-Mu agar aku dapat menjadi saksi cinta kasih-Mu dalam tugas perutusan sepanjang hari ini. Semoga Roh Kudus-Mu mengajar aku untuk merenungkan sabda-Mu dan melakukan dalam realitas hidupku sehari-hari. Amin.

Rasul Paulus menasihati mengenai apa artinya cukup. “Memang iman itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar,” katanya. Kita memang harus belajar mengatakan: cukup. Jika tidak, kita akan menjadi orang yang serakah dan tak punya sikap ugahari. Cara-cara kotor dan jahat akhirnya ditempuh.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius (6:2c-12)

"Hai manusia Allah, kejarlah keadilan."

Saudara terkasih, ajarkanlah dan nasihatkanlah semua ini. Jika ada orang yang mengajarkan ajaran lain, dan tidak menurut ajaran sehat, yakni ajaran Tuhan kita Yesus Kristus, dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan iman kita, dialah orang yang berlagak tahu, padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, iri hati, fitnah, dan curiga, percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berfikiran sehat, yang kehilangan kebenaran, yang mengira agama itu suatu sumber keuntungan. Memang iman itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa apa-apa ke dalam dunia ini, dan kita pun tidak membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya, terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan pelbagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Karena memburu uanglah, maka beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa diri dengan berbagai-bagai penderitaan. Tetapi engkau, hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, takwa, kesetiaan, cinta kasih, kesabaran, dan kelembutan hati. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil; untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

R : Berbahagialah yang hidup miskin terdorong oleh Roh Kudus, sebab bagi merekalah Kerajaan Allah.
Ayat. (Mzm 49:6-7.8-9.17-18.20)

1. Mengapa aku takut pada hari-hari celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan para pengejarku, yang percaya akan harta bendanya, dan memegahkan diri karena banyaknya kekayaan mereka?
2. Tidak seorang pun dapat membebaskan diri, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya! Terlalu mahallah harga pembebasan nyawanya, dan tidak terjangkau untuk selama-lamanya kalau ia ingin hidup abadi dengan tidak melihat liang kubur.
3. Janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya, apabila kemuliaan keluarganya bertambah, sebab pada waktu mati semuanya itu tidak akan dibawanya serta, kemuliaannya tidak akan turun mengikuti dia.
4. Sekalipun pada masa hidupnya ia menganggap dirinya berbahagia, sekalipun orang menyanjungnya karena ia berbuat baik terhadap dirinya sendiri, namun ia akan sampai kepada angkatan nenek moyangnya, yang tidak akan melihat terang untuk seterusnya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.

Banyak orang mengungkapkan rasa syukur setelah sembuh dari sakit dengan cara aktif melayani. Itulah yang dilakukan oleh Maria Magdalena. Ada cukup banyak orang yang meniru semangat Maria Magdalena ini.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (8:1-3)

"Beberapa wanita menyertai Yesus dan melayani Dia dengan harta bendanya."


Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid menyertai Dia, dan juga beberapa wanita, yang telah disembuhkan-Nya dari roh-roh jahat serta berbagai macam penyakit, selalu menyertai Dia. Para wanita itu ialah: Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh setan; Yohana, isteri Khuza, bendahara Herodes, Susana dan masih banyak lagi yang lain. Wanita-wanita itu melayani seluruh rombongan dengan harta kekayaan mereka.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan


Peran aktif para wanita dalam karya kerasulan Yesus amat jelas dicatat oleh Lukas. Itu sebuah fakta penting. Dewasa ini kita pun perlu bersyukur atas para rasul wanita yang aktif dalam pelayanan Gereja di segala tempat dan cara.

Doa Malam


Tuhan, aku bersyukur atas penyelenggaraan-Mu di sepanjang hari ini. Engkau berkenan mendampingi aku yang rapuh ini. Semoga Engkau menguatkan hatiku dan meneguhkan imanku agar hidupku menjadi lebih berarti dan menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Mu. Amin.


RUAH