Jumat, 14 Oktober 2011 Hari Biasa Pekan XXVIII

Jumat, 14 Oktober 2011
Hari Biasa Pekan XXVIII

“Allah telah mencipta kita tanpa kita, tetapi Ia tidak mau menyelamatkan kita tanpa kita.” (St. Agustinus)


Antifon Pembuka

Berbahagialah orang, bila dosanya diampuni dan kesalahannya dihapus oleh Tuhan. Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan. Dan tulus ikhlas hatinya.

Doa Pagi


Allah Bapa yang Mahabaik, melalui iman Abraham kami beroleh belas kasihan-Mu. Bantulah aku untuk selalu berani menaruh harapan dan kepercayaan kepada-Mu, terutama di saat-saat yang sulit dalam hidupku. Amin.

Iman yang kuat mampu menyelamatkan jiwa. Berkat iman, banyak jiwa mengalami pertobatan dan dapat hidup bahagia. Berkat iman Abraham, semua kaum beriman mendapat jaminan keselamatan Allah. Pertobatan menjadi tanda keterbukaan iman kepada tawaran keselamatan Allah bagi setiap orang. Dengan demikian, iman orang benar akan menyelamatkan jiwa sesamanya.


Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma (4:1-8)

"Abraham percaya kepada Allah, dan hal itu diperhitungkan sebagai kebenaran."

Saudara-saudara, apakah yang akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur kita? Sebab jika Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia mendapat alasan untuk bermegah, tetapi bukan di hadapan Allah. Sebab apa kata Kitab Suci? “Abraham percaya kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Kalau ada orang bekerja, upahnya diperhitungkan bukan sebagai hadiah, melainkan sebagai haknya. Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran. Demikian juga Daud memuji bahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya: “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, dan dosa-dosanya ditutupi. Berbahagialah orang yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Engkaulah persembunyian bagiku. Engkau melindungi aku sehingga aku selamat dan bergembira.
Ayat. (Mzm 32:1b-2.5.11)

1. Berbahagialah orang yang pelanggarannya diampuni, dan dosa-dosanya ditutupi! Berbahagialah orang yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu!
2. Akhirnya dosa-dosaku kuungkapkan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata, “Aku menghadap Tuhan, dan mengakui segala pelanggaranku.” Maka Engkau sudah mengampuni kesalahanku.
3. Bersukacitalah dalam Tuhan! Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, bersorak gembiralah, hai orang-orang jujur!


Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Tunjukkanlah kiranya kasih setia-Mu, ya Tuhan, sebab pada-Mulah kami berharap.

Ragi itu bisa membuat awet dan enak suatu makanan. Tapi, ragi kemunafikan kaum Farisi pengaruhnya sangat buruk yang dapat menghancurkan hidup bersama. Orang beriman mesti waspada menghadapi pengaruh buruk ini. Setiap saat, banyak pengaruh buruk selalu mengancam keteguhan iman. Namun, bersama kekuatan Allah, kaum beriman tidak boleh takut menghadapinya.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (12:1-7)

"Rambut kepalamu terhitung semuanya."

Sekali peristiwa, berkerumunlah beribu-ribu orang, sehingga mereka berdesak-desakan. Yesus lalu mulai mengajar pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya, “Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan kaum Farisi. Tiada sesuatu pun yang tertutup yang takkan dibuka, dan tiada sesuatu pun yang tersembunyi yang takkan diketahui. Karena itu apa yang kalian katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan yang kalian bisikkan ke telinga di dalam kamar akan dimaklumkan dari atas atap rumah. Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kalian takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh tetapi kemudian tak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepadamu siapakah yang harus kalian takuti. Takutilah Dia yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sungguh, aku berkata kepadamu, takutilah Dia! Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dilupakan Allah. Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena tu jangan takut, karena kalian lebih berharga daripada banyak burung pipit.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Kemunafikan itu bagaikan racun dalam kehidupan. Kemunafikan bisa merusak karakter kehidupan. Hidup dan kata-kata orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat telah menjadi bagaikan ragi bagi masyarakat. Pengaruh yang merasuk sungguh merusak karena kemunafikan mereka. Yesus mengingatkan para murid-Nya supaya berhati-hati terhadap kemunafikan. Dengan kata lain, secara positif, para murid diminta untuk hidup dalam kejujuran. Para murid juga diminta untuk lebih takut kepada Allah daripada kepada manusia. Sebab segala sesuatu dalam hidup manusia berada dalam kuasa tangan Tuhan sendiri.

Doa Malam

Yesus Tuhanku, terima kasih karena Engkau selalu mendampingi setiap langkah hidupku. Di saat aku mau belajar jujur pada-Mu maupun pada diriku sendiri, Engkau justru menghibur dan menguatkan hatiku. Tinggallah bersamaku dalam istirahat malam ini. Amin.


RUAH