Jumat, 08 Juni 2012 Hari Biasa Pekan IX

Jumat, 08 Juni 2012
Hari Biasa Pekan IX

Pembunuhan terhadap seorang manusia sangat bertentangan dengan martabat manusia dan dengan kekudusan Pencipta (Katekismus Gereja Katolik, 2320)


Antifon Pembuka (lih. Mzm 119:166)


Aku menantikan keselamatan yang datang dari pada-Mu, dan perintah-perintah-Mu kulakukan.


Doa Pagi


Yesus, Allah Putra, Engkaulah Sang Kebenaran yang menuntun kami kepada keselamatan. Kuatkanlah niat dan usaha kami untuk mengimani Engkau. Semoga kami mampu hidup saleh serta tetap berpegang pada kebenaran yang Engkau ajarkan. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. Amin.


Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Timotius (3:10-17)


"Setiap orang yang mau hidup saleh dalam Kristus, akan menderita aniaya."

Saudara terkasih, engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya. Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan. Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ref. Besarlah ketenteraman orang-orang yang mencintai hukum-Mu, ya Tuhan.
Ayat. (Mzm 119:157.160.161.165.166.168)

1. Pengejar dan lawanku banyak, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu.
2. Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan untuk selama-lamanyalah segala hukum-Mu yang adil.
3. Para pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar.
4. Besarlah ketenteraman orang-orang yang mencintai hukum-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka.
5. Aku menantikan keselamatan yang datang dari pada-Mu ya Tuhan, dan perintah-perintah-Mu kulakukan.
6. Aku berpegang pada titah dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.

Bait Pengantar Injil, do = f, gregorian, PS 959

Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh 14:23)
Ayat. Barangsiapa mengasihi Aku, akan mentaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (12:35-37)


"Bagaimana mungkin Mesias itu anak Daud?"

Pada suatu hari Yesus mengajar di Bait Allah, kata-Nya, "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri berkata dengan ilham Roh Kudus, "Tuhan telah bersabda kepada Tuanku: Duduklah di sisi kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Jadi Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia sekaligus anaknya?" Orang yang besar jumlahnya mendengarkan Yesus dengan penuh minat.

Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan


Orang banyak mendengarkan ajaran Yesus dengan penuh minat. Intinya adalah bahwa Yesus itu Mesias Sang Juruselamat. Orang-orang Farisi belum mengerti bagaimana mungkin Mesias adalah anak Daud. Keraguan muncul apabila hati kurang terbuka akan kebenaran sabda-Nya. Namun peranan Roh Kudus mencerahkan orang yang terbuka hatinya: Tuhan mendapatkan kehormatan dan mengalahkan musuh-musuh-Nya.


Kunci untuk memahami maksud sabda-Nya adalah keterbukaan hati untuk menerima bimbingan Allah melalui Roh Kudus. Namun tak jarang tetap saja kita belum mengerti. Pikiran, penafsiran dan latar belakang pandangan hidup sendiri mengacaukan kebenaran isi Kitab Suci. Kita membiarkan aneka kemungkinan yang menyesatkan berkembang dan menjauhkan diri dari Yesus Sang Penyelamat.


Apa yang kau buat ketika mulai merasakan adanya ketidakjelasan, keraguan dan kebingungan tentang peranan Yesus sebagai Sang Mesias, Penyelamat Dunia? Ketika peranan Allah dalam hidup mulai tergeser oleh keyakinan akan hebatnya hasil teknologi manusia, apakah imanmu akan Yesus masih tampil dengan jelas? Yakinlah bahwa peranan Allah seperti yang diwahyukan Yesus dalam keselamatan hidupmu tak tergantikan oleh apa pun dan siapa pun.


Ya Yesus yang Mahabaik, Engkau telah rela mengurbankan diri untuk keselamatanku. Jadikanlah aku sarana dan tanda keselamatan-Mu bagi orang-orang yang kujumpai, melalui perbuatan baik dan pengorbananku untuk mereka. Amin.


Doa Malam


Allah yang berbelas kasih, lewat Putra-Mu Kautunjukkan kasih-Mu secara nyata. Jauhkanlah dalam diri kami tipu muslihat setan agar kami tetap dalam naungan kasih-Mu dan dapat berpegang pada teladan kasih Putra-Mu, Yesus Kristus, kini dan sepanjang masa. Amin.


Renungan Harian Mutiara Iman 2012

Embun dari Surga

Komuni harian adalah mata air atau sumber cinta, sumber kekuatan, sumber terang, sumber sukacita, sumber keberanian, sumber setiap keutamaan dan kebajikan. "Barangsiapa harus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum" (Yoh 7:37). Dia sendirilah "mata air yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." (Yoh 4:14). Bagaimana mungkin ada orang yang dalam keadaan rahmat pengudus tetapi tidak ingin atau merasa berat untuk pergi ke "Perjamuan Tuhan" (1Kor 10:2) yang ilahi ini?

St Tomas More, yang meninggal sebagai martir karena menolak perpisahan dari Gereja Roma, biasa mengikuti Misa setiap pagi dan menerima Komuni Kudus. Beberapa teman berusaha menasihati dia bahwa perilaku ini tidak sesuai bagi seorang awam yang sangat sibuk dengan urusan-urusan kenegaraan. "Kemukakan segala alasanmu, dan semua itu semakin meyakinkan aku bahwa aku harus menerima Komuni Kudus setiap hari," katanya.

"Urusanku begitu banyak dan beragam, dan bersama Yesus aku berusaha memusatkan perhatianku. Kesempatan melawan Allah banyak kita jumpai, dan setiap hari aku menerima kekuatan dari Dia untuk menghindarinya. Aku membutuhkan terang dan kebijaksanaan untuk mengurus hal-hal yang sangat sulit, dan setiap hari aku dapat berkonsultasi dengan Yesus dalam Komuni Kudus. Dialah Guru agungku."

Sumber: Kutipan: Fr. Stefano M. Manelli, Fl, Yesus Kekasih kita dalam Ekaristi, Jakarta: Marian Centre Indonesia, 2005: hlm. 76-77.