"Benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu"

Jumat, 30 Januari 2015
Hari Biasa Pekan III

   
Ibr. 10:32-39; Mzm. 37:3-4,5-6,23-24,39-40; Mrk. 4:26-34.
 
"Benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu"
 
Benar bahwa para petani tidak selalu menyadari bahwa benih-benih yang ditabur atau ditanam di ladangnya mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Demikian pula, para orang tua juga sering tidak menyadari pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Cukup sering saya mendengar ungkapan atau membaca status di FB dari para orangtua pada saat anaknya sudah cukup dewasa, khususnya di hari ulangtahunnya. Kurang lebih, mereka mengungkapkan bahwa rasanya belum lama mereka menimang, menyuapi, menggendong, mengajari omong dan berjalan ... tahu-tahu sekarang sudah besar dan dewasa. Lalu, biasanya diakhiri dengan ucapan syukur dan terimakasih serta harapan. Nah, di balik ungkapan itu, saya melihat ada keyakinan iman akan karya Tuhan dalam diri anak, dalam diri kita masing-masing. Setiap saat, Tuhan terus-menerus mencipta dan berkarya dalam diri kita, memberikan pertumbuhan dan jamiman hidup. Itulah tanda nyata bahwa Allah meraja dalam diri kita, bahwa Tuhan sungguh dekat dengan kita, bahwa tangan Tuhan terus-menerus membentuk kita, bahwa kasih-Nya senantiasa melindungi dan menjamin kita.

Doa: Ya Tuhan, biarkanlah kami selalu tumbuh dan berkembang dalam rencana dan karya tangan-Mu. Amin. -agawpr-