| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>

Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Senin, 12 Januari 2015
Hari Biasa Pekan I

  
Ibr. 1:1-6; Mzm. 97:1,2b,6,7c,9; Mrk. 1:14-20
 
"Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
 
Panggilan Tuhan terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang biasa, sebagaimana Ia memanggil Simon, Andreas, Yohanes dan Yakobus dalam keseharian mereka sebagai nelayan. Panggilan Tuhan juga tidak selalu membuat kita harus berubah atau berganti profesi. Keempat murid pertama yang adalah penjala ikan, setelah mengikuti Yesus mereka pun tetap sebagai pejala. Bedanya, kalau sebelumnya mereka adalah menjalan ikan, kini mereka adalah penjala manusia. Kalau sebelumnya mereka menjala ikan untuk dijual agar mendapat uang/keuntungan, kini mereka menjala manusia untuk dimasukkan dalam lingkaran sahabat Yesus dan diselamatkan. Kalau sebelunya, mereka harus menyeleksi ikan-ikan yang ditangkapnya dan yang buruk dibuangnya, kini justru mereka harus memberi perhatian lebih kepada yang lemah, kecil dan menderita. Marilah, dalam keseharian kita, kita juga semakin peka untuk mendengarkan panggilan Tuhan. Sekali lagi, panggilan-Nya tidak selalu berarti bahwa ktia harus beralih profesi. Bisa saja pekerjaan kita tetap sama, tetapi dengan mengikuti Yesus, kita menghayatinya secara lain, dengan semangat baru. Bukan lagi kehendak dan kekuatan kita sendiri yang mendominasi tetapi kehendak dan rahmat Tuhanlah yang berkerja dalam diri kita.

Doa: Tuhan, semoga kami semakin peka untuk mendengarkan dan kemudian mengikuti panggilan serta kehendak-Mu dalam hidup kami sehari-hari. Amin. -agawpr

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id, jika Anda merasa diberkati dengan renungan ini, Anda dapat membantu kami dengan memberikan persembahan kasih. Donasi Anda dapat dikirimkan melalui QRIS klik link. Kami membutuhkan dukungan Anda untuk terus menghubungkan orang-orang dengan Kristus dan Gereja. Tuhan memberkati