Sabtu, 25 September 2021 Hari Biasa Pekan XXV

 

Credit:sedmak/istock.com

Sabtu, 25 September 2021
Hari Biasa Pekan XXV
                
“Setan bukanlah mereka yang menyalibkan-Nya, melainkan engkau, yang bersama mereka menyalibkan-Nya dan masih tetap menyalibkan-Nya, dengan berpuas diri dalam perbuatan jahat dan dalam dosa” (St. Fransiskus dari Assisi).
                

Antifon Pembuka (Za 2:10)

Bersorak-sorailah, sebab Aku sungguh datang dan akan tinggal di tengah-tengahmu.
 
      
Doa Pagi

Tuhan Yesus Kristus, Engkau berkenan hadir dan tinggal bersama kami. Mampukanlah kami untuk menjaga hidup tanpa cela di hadapan-Mu agar kami semakin pantas menjadi kediaman-Mu. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Bapa, dalam persatuan dengan Roh Kudus,Allah, dan sepanjang masa. Amin.
     
Bacaan dari Kitab Nubuat Zakharia (2:1-5.10-11a)
   
 
"Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu."
  
Aku, Zakharia, melayangkan mataku dan melihat: Tampak seorang yang memegang tali pengukur. Aku lalu bertanya, “Ke manakah engkau pergi?” Maka ia menjawab, “Ke Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebar dan panjangnya.” Lalu malaikat yang berbicara dengan daku maju ke depan, sementara itu seorang malaikat lain maju, mendekatinya dan diberi perintah. “Larilah, katakanlah kepada orang muda yang di sana itu, demikian, ‘Yerusalem akan tetap tinggal seperti padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya. Dan Aku sendiri’, demikianlah sabda Tuhan, ‘akan menjadi tembok berapi di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya.’.” “Bersorak sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu,” demikianlah sabda Tuhan, “dan pada waktu itu banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada Tuhan dan akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan tinggal di tengah-tengahmu.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Kidung Tanggapan
Ref. Tuhan menjaga kita seperti gembala menjaga kawanan dombanya.
Ayat. (KIDUNG Yer 31:10.11.12ab.13)
1. Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa, dan beritahukanlah di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerahkan Israel akan menghimpunnya kembali, dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanan dombanya!
2. Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat daripadanya. Mereka akan datang bersorak-sorai di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan Tuhan.
3. Waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang muda dan orang-orang tua akan bergembira, Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur dan menyukakan mereka sesudah kedukaan.

Bait Pengantar Injil, do = bes, PS 954
Ref. Alleluya
Ayat. (2 Tim 1:10b)
Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut, dan menerangi hidup dengan Injil.
       
Inilah Injil Suci menurut Lukas (9:43b-45)
  
"Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya."
    
Semua orang heran karena segala yang dilakukan Yesus. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Dengarkan dan camkanlah segala perkataanku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.” Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada Yesus.
Verbum Domini 
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe 
(U. Terpujilah Kristus)


Renungan



Setiap kali kita berbicara tentang sebuah rumah, kita akan membayangkannya memiliki dinding yang akan menentukan ukuran dan batas-batasnya.

Siapa yang bisa membayangkan rumah tanpa dinding? Keamanan seperti apa yang akan dimiliki rumah itu?

Jadi tentu akan mengejutkan kita ketika kita mendengar dalam bacaan pertama bahwa Yerusalem tetap tidak berdinding. Seperti apa kota itu jika tanpa tembok untuk perlindungan dan keamanan?

Namun Tuhan dengan cepat menambahkan bahwa Dia akan menjadi tembok api baginya, di sekelilingnya, dan Dia akan menjadi kemuliaan kota.

Memang, jika Tuhan tidak menjaga kota, sia-sia penjaganya akan berjaga-jaga, dan sia-sia tembok batunya memberikan perlindungan apa pun.

Yesus berkata dalam Injil bahwa Dia akan diserahkan ke dalam kuasa manusia.

Namun Yesus juga tahu bahwa keamanan dan perlindungan-Nya hanya ada pada Allah, dan bahwa Allah akan menyelamatkan-Nya dari kematian dan membangkitkan-Nya kembali.

Semoga kita juga tahu bahwa jika Tuhan tidak menjaga kita, maka semua sarana perlindungan fisik lainnya akan sia-sia.

Dengan Tuhan di tengah-tengah kita dan menjaga kita dan melindungi kita, marilah kita bersyukur, mari kita bernyanyi, mari kita bersukacita di dalam Tuhan Juruselamat kita.



Antifon Komuni (Mrk 10:45) )

Putra Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang.    
 
 



RENUNGAN PAGI