| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Minggu, 21 September 2025 Hari Minggu Biasa XXV

 
Minggu, 21 September 2025
Hari Minggu Biasa XXV
  
Wanita adalah "daging dari dagingnya" Bdk. Kej 2:23., artinya: ia adalah partner sederajat dan sangat dekat. Ia diberikan oleh Allah kepadanya sebagai penolong Bdk. Kej 2:18.20. dan dengan demikian mewakili Allah, pada-Nya kita beroleh pertolongan. Bdk. Mzm 121:2. "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Kej 2:24). Bahwa ini berarti 'kesatuan hidup mereka berdua yang tidak dapat diceraikan, ditegaskan oleh Yesus sendiri, karena Ia mengingatkan bahwa "sejak awal" adalah rencana Allah bahwa "mereka bukan lagi dua, melainkan satu" (Mat 19:6). (Selengkapnya lih. Katekismus Gereja Katolik, 1605)
   
  
Antifon Pembuka (lih. Mzm 37:39,40,28)
 
Akulah keselamatan umat, Sabda Tuhan. Aku akan mendengarkan seruannya dalam segala kesulitan. Aku akan tetap menjadi Tuhan mereka sepanjang masa.


I am the salvation of the people, says the Lord. Should they cry to me in any distress, I will hear them, and I will be their Lord for ever.

Salus populi ego sum, dicit Dominus: de quacumque tribulatione clamaverint ad me, exaudiam eos: et ero illorum Dominus in perpetuum. 

      
Doa Pagi

Ya Allah, segala ketetapan Hukum-Mu yang kudus Engkau rangkum dalam hukum kasih kepada-Mu dan kepada sesama. Semoga dengan menaati perintah-perintah-Mu, kami dapat sampai ke hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.   
Credit:HuyNguyenSG /istock.com
Bacaan dari Kitab Amos (8:4-7)
    
"Peringatan terhadap orang yang membeli orang papa karena uang."
     
Dengarkanlah ini, hai kamu yang menginjak-injak orang miskin, dan yang membinasakan orang sengsara di negeri ini, dan yang berpikir, “Kapan pesta bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum; kapan hari Sabat berlalu, supaya kita boleh berdagang terigu; kita akan memperkecil takaran, menaikkan harga dan menipu dengan neraca palsu; kita akan membeli orang papa karena uang, dan membeli orang miskin karena sepasang kasut; kita akan menjual terigu tua.” Beginilah Tuhan telah bersumpah demi kebanggaan Yakub, “Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya segala perbuatan mereka!”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.     

Orang Kudus hari ini: 20 September 2025 St. Andreas Kim Tae-gŏn, Imam dan St. Paulus Chŏng Ha-sang, Martir, dkk

 
 
Nheyob CC
 
 Hari ini, Gereja memperingati Para Martir Suci Korea, memperingati kenangan mereka yang telah berjuang dan wafat di tengah serangkaian penganiayaan brutal dan menindas terhadap umat Kristiani di Korea, yang terdiri dari banyak umat Kristen Korea setempat, baik dari kalangan klerus maupun awam, serta banyak misionaris yang datang dari negeri-negeri jauh, melayani Tuhan dan umat-Nya, dan semuanya menanggung tantangan, pencobaan, dan penderitaan yang berat di tengah pelayanan dan penghayatan iman Kristen mereka. Hari ini kita mengenang semua umat Allah yang paling berani, setia, dan penuh kasih ini, yang telah menanggung derita dan perjuangan sebagai anak-anak dan murid Allah yang setia dan terkasih, menderita penjara, derita dan penderitaan, penghinaan dan kesulitan, dan banyak dari mereka bahkan wafat sebagai martir, memilih mati dalam iman daripada melepaskan iman mereka kepada Allah atau meninggalkan-Nya dan Gereja-Nya.

Sabtu, 20 September 2025 Peringatan Wajib St. Andreas Kim Tae-gŏn, Imam dan St. Paulus Chŏng Ha-sang

 
Sabtu,  20 September 2025
Peringatan Wajib St. Andreas Kim Tae-gŏn, Imam dan St. Paulus Chŏng Ha-sang
      
“Jadilah orang Kristiani, bila engkau berharap untuk bahagia setelah meninggal dunia.” (St.
Andreas Kim Tae-gŏn)
              

Antifon Pembuka 
   
Para kudus bergembira di surga sambil mengikuti jejak Kristus. Mereka menumpahkan darahnya demi Dia, maka kini bersukaria selamanya.
  
Doa Pagi
   
Allah Bapa kami di surga, hari ini kami memperingati para martir Korea. Semoga pengorbanan hidup mereka tidak sia-sia dan menjadi semangat bagi kami untuk rela menjadi saksi kebenaran hidup yaitu Putra-Mu sendiri. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.  
  
Diocese of Siouxfall

         
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius (6:13-16)
   
"Taatilah perintah ini tanpa cacat sampai saat kedatangan Tuhan."
    
Saudara terkasih, di hadapan Allah yang menghidupkan segala sesuatu dan di hadapan Yesus Kristus yang memberi kesaksian yang benar di hadapan Pontius Pilatus, aku memperingatkan engkau, “Taatilah perintah ini tanpa cacat dan tanpa cela hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. Saat itu akan ditentukan oleh Penguasa satu-satunya yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada kematian, dan bersemayam dalam cahaya yang tak terhampiri. Tak seorang pun pernah melihat Dia, dan tak seorang manusia pun dapat melihat Dia. Bagi Dialah hormat dan kuasa yang kekal. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 19 September 2025 St. Yanuarius, Uskup dan Martir

 
Public Domain
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini Gereja memperingati St. Yanuarius, seorang hamba Tuhan yang agung dan suci, seorang gembala yang setia dan berdedikasi bagi kawanannya sebagai uskup Gereja. St. Yanuarius adalah Uskup Napoli pada masa Kekaisaran Romawi, ketika Gereja dan umat beriman Allah dianiaya karena iman mereka. Santo Januarius, menurut tradisi, lahir di Benevento, Italia selatan, dari keluarga bangsawan Romawi yang kaya. Ia bergabung dengan imamat sejak usia relatif muda, dan akhirnya menjadi Uskup Napoli, memimpin umat beriman Kristen di wilayah tersebut. Semua ini terjadi pada pertengahan abad ketiga, ketika Kekaisaran Romawi sedang mengalami banyak pergolakan dan masalah internal. Kemudian, dengan naiknya Kaisar Romawi Diokletianus ke tampuk kekuasaan, Diokletianus melancarkan kampanye besar-besaran penganiayaan yang intens terhadap umat Kristen, yang mengakibatkan kematian dan kemartiran banyak umat Allah, termasuk Santo Yanuarius sendiri.

Jumat, 19 September 2025 Hari Biasa Pekan XXIV

 

Credit:ThamKC/istock.com
Jumat, 19 September 2025
Hari Biasa Pekan XXIV

“Orang-orang yang bercerai dan menikah lagi itu tetap menjadi anggota Gereja; dengan keprihatinan khusus Gereja mendampingi mereka dan mendorong mereka untuk menghayati sepenuh mungkin kehidupan Kristus lewat partisipasi yang teratur dalam misa, meskipun tanpa menyambut komuni, dengan mendengarkan Sabda Allah, melakukan adorasi, doa, partisipasi dalam kehidupan komunitas, dialog secara tulus dengan imam atau pembimbing rohani, dan mendedikasikan diri pada pelayanan amal, karya tobat dan komitmen kepada pendidikan anak-anak mereka.” (Sacramentum Caritatis, no.29, Paus Benediktus XVI)

     
Antifon Pembuka (1Tim 6:12)

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar, dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil; untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar.

Doa Pagi

Allah Bapa kami sumber kekuatan, ajarilah kami mengimani dan memahami pewartaan Putra-Mu terkasih. Semoga Engkau selalu mendampingi kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin. 

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius (6:2c-12)
     
  
"Hai manusia Allah, kejarlah keadilan."
       
Saudara terkasih, ajarkanlah dan nasihatkanlah semua ini. Jika ada orang yang mengajarkan ajaran lain, dan tidak menurut ajaran sehat, yakni ajaran Tuhan kita Yesus Kristus, dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan iman kita, dialah orang yang berlagak tahu, padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, iri hati, fitnah, dan curiga, percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berfikiran sehat, yang kehilangan kebenaran, yang mengira agama itu suatu sumber keuntungan. Memang iman itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa apa-apa ke dalam dunia ini, dan kita pun tidak membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya, terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan pelbagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Karena memburu uanglah, maka beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa diri dengan berbagai-bagai penderitaan. Tetapi engkau, hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, takwa, kesetiaan, cinta kasih, kesabaran, dan kelembutan hati. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil; untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Kamis, 18 September 2025 Hari Biasa Pekan XXIV

 


Kamis, 18 September 2025

Hari Biasa Pekan XXIV
    
“Anak-anakku, sungguh amat penting memanjatkan doa, malam maupun pagi. Apabila kalian tak punya cukup waktu, setidak-tidaknya daraskanlah satu Bapa Kami dan satu Salam Maria. Dan apabila memungkinkan, berdoalah lebih banyak.” (St. Perawan Maria de la Salette)

       

    
Antifon Pembuka (Mzm 111:10)

Pangkal kebijaksanaan adalah takut akan Tuhan, semua orang yang mengamalkannya memiliki budi bahasa baik. Dia akan disanjung sepanjang masa.
       
Doa Pagi
  
   
Allah Bapa mahabaik, perkenankanlah kami memperhatikan anugerah yang telah Kauberikan melalui Yesus Putra-Mu terkasih. Semoga kami selalu dapat memperhatikan dan menikmati sabda-Nya. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.    
     
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius (4:12-16)
      
"Awasilah dirimu dan awasilah ajaranmu; dengan demikian engkau menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau."
      
Saudara terkasih, jangan seorang pun menganggap dirimu rendah karena engkau masih muda. Jadilah teladan bagi orang-orang beriman, dalam perkataan dan tingkah laku, dalam kasih, kesetiaan dan kesucianmu. Sementara itu, sambil menunggu kedatanganku, bertekunlah dalam membaca Kitab Suci, dalam membangun dan mengajar. Janganlah lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang diberikan oleh penumpangan tangan Sidang penatua disertai nubuat. Perhatikanlah semuanya itu dan hiduplah di dalamnya, supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang. Awasilah dirimu dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Agunglah karya Tuhan.
Ayat. (Mzm 111:7-8.9.10)
1. Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh; perintah-Nya lestari untuk selama-lamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.
2. Ia memberikan kebebasan kepada umat-Nya, Ia menetapkan perjanjian untuk selama-lamanya; kudus dan dahsyatlah nama-Nya!
3. Pangkal kebijaksanaan adalah takut akan Tuhan, semua orang yang mengamalkannya memiliki budi bahasa yang baik; dia akan disanjung sepanjang masa.

Orang Kudus hari ini: 17 September 2024 St. Robertus Bellarminus, Uskup dan Pujangga Gereja dan St. Hildegardis dari Bingen

 

Torvindus | CC-BY-SA-3.0

Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja Katolik memperingati St. Robertus Bellarminus dan St. Hildegard dari Bingen. St. Robertus Bellarminus adalah seorang Yesuit berkebangsaan Italia dan teolog besar, yang sangat terlibat dalam implementasi reformasi Konsili Trente selama masa Kontra-Reformasi. Ia menjadi seorang imam dan teolog dan terkenal karena bakatnya yang luar biasa dalam mengajar dan teologi, sebagai Jesuit pertama yang mengajar teologi di Universitas Leuven di Brabant, yang kini merupakan bagian dari Belgia.

Oleh karena itu, Santo Robertus Bellarminus sangat terlibat dalam karya-karya Gereja, karena Paus dan para pemimpin Gereja lainnya mempercayakan kepadanya pelayanan diplomasi dan penjangkauan kepada berbagai lapisan Gereja. Ia diangkat sebagai Uskup Agung Capua di Italia. Dalam kapasitas ini, ia dengan teguh melaksanakan reformasi Konsili Tridentina, menentang kejahatan dan kebejatan yang telah merasuki Gereja lokal pada masa itu, mencabut semua kebejatan tersebut, dan mendedikasikan upaya serta karyanya untuk memerangi nepotisme di antara para klerus, perilaku dan sikap korup, serta sikap buruk di antara para klerus dan kaum awam, yang menimbulkan skandal bagi iman Katolik. Ia akhirnya diangkat sebagai Kardinal Gereja Roma Suci, dan berperan penting dalam berbagai karya reformasi Gereja, yang ia dedikasikan hingga akhir hayatnya.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2025 -

Privacy Policy