| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>

Kastuba


Kastuba (Euphorbia Pulcherrima) atau Poinsettia, merupakan tanaman hias subtropis yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Tengah. Daun bagian atasnya tampak menyerupai bunga berwarna merah yang sesuai untuk hiasan Natal. Kastuba merupakan simbol kebahagiaan, kegembiraan, kecerahan Natal. Di negara beriklim sejuk, kastuba digunakan sebagai tanaman hias pengganti bunga yang sulit didapat di musim dingin.

Kastuba memiliki makna tersendiri dalam ajaran Kristiani. Legenda yang berkembang di Meksiko, jelasnya, selain melambangkan suka cita, warna merah Kastuba menceritakan ketulusan hati umat kepada Yesus Kristus.

Konon, seorang anak dari keluarga tidak mampu ingin memberikan hadiah Natal kepada Kristus. Namun, karena tidak memiliki harta benda, pada malam Natal, anak itu memetik tanaman liar yang ada di pinggir jalan untuk diberikan sebagai persembahan. Ternyata, tanaman itu adalah Kastuba. Setelah dibawa masuk ke dalam gereja, daun-daun tanaman itu berubah menjadi merah.

Ini keajaiban Natal, yang menandakan bahwa kita diingatkan lagi, apa pun yang dipersembahkan asalkan dengan tulus hati dan keseungguhan, Yesus akan memberikan ganti yang jauh lebih besar

Menurut kepercayaan suku Aztek, Kastuba dianggap sebagai lambang kesucian. Hiasan kastuba berwana merah juga dimaknai sebagai harapan adanya perubahan pada hati setiap umat yang merayakan.

Kastuba yang juga dikenal dengan sebutan Flores de Noche Buena atau Flowers of the Holy Night ini termasuk salah satu keluarga Euphorbiaceae dan memiliki beberapa nama lokal lain, seperti pohon merah, puring benggala, denok, godong racun, dan sebagainya.

Salah satu ciri khas kastuba adalah karakteristik warna daunnya yang merah menyala ketika muda, dan berangsur-angsur hijau setelah tua.

Daun kastuba tunggal dan letaknya tersebar, bentuknya bulat telur dengan panjang sekitar 7 - 15 cm dan lebar 2,5 - 6 cm. Ujung dan pangkal daunnya meruncing, bertulang menyirip. Bagian atasanya sering disangka bunga dan permukaan bagian bawahnya berambut halus, panjang tangkai daun 5 - 20 cm.

Kastuba termasuk tanaman yang bandel. Ia mudah beradaptasi dengan lingkungan. Kastuba juga bisa tumbuh di dataran rendah sampai dataran berketinggian sampai 1.400 meter di atas permukaan laut, meskipun ia lebih cocok ditanam pada ketinggian sekitar 700 meter.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id, jika Anda merasa diberkati dengan renungan ini, Anda dapat membantu kami dengan memberikan persembahan kasih. Donasi Anda dapat dikirimkan melalui QRIS klik link. Kami membutuhkan dukungan Anda untuk terus menghubungkan orang-orang dengan Kristus dan Gereja. Tuhan memberkati

renunganpagi.id 2024 -

Privacy Policy