Bacaan Harian 19-25 Desember 2011

Bacaan Harian 19-25 Desember 2011

Senin, 19 Desember : Hari Biasa Khusus Adven (U).
Hak 13:2-7.24-25a; Mzm 71:3-4a.5-6ab.16-17; Luk 1:5-25.

Kisah kelahiran Yohanes Pembaptis tak terpisahkan dengan kisah dari Perjanjian Lama, secara khusus kelahiran Simson dan Samuel. Yohanes Pembaptis sendiri akan dipenuhi dengan Roh Kudus sejak dari kandungan ibunya.

Selasa, 20 Desember: Hari Biasa Khusus Adven (U).
Yes 7:10-14; Mzm 24:1-6; Luk 1:26-38.

Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus merupakan hal yang radikal dari tindakan penyelamatan Allah, bahwa Ia tidak hanya akan menjadi "besar di hadapan Allah" seperti Yohanes (Luk 1:15) tetapi Ia akan disebut "Anak Allah Yang Mahatinggi" (ayat 32).

Rabu, 21 Desember: Hari Biasa Khusus Adven (U).
Kid 2:8-14 atau Zef 3:14-18a; Mzm 33:2-3.11-12.20-21; Luk 1:39-45.

Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya untuk memberikan bantuan. Tema sukacita begitu indah dikaitkan dengan kelimpahan dan kepenuhan Mesianis. Dua ibu yang mengalami kasih Tuhan yang luar biasa. Dan keduanya telah terbuka untuk bekerja sama dengan Allah dalam melaksanakan karya-Nya.

Kamis, 22 Desember: Hari Biasa Khusus Adven (U).
1Sam 1:24-28; MT 1Sam 2:1.4-8abcd; Luk 1:46-56.

"Jiwaku memuliakan Tuhan." Maria bergembira dengan mengidungkan sebuah pujian akan karya Tuhan di dalam hidupnya. Maria sadar bahwa segala sesuatu yang dialaminya adalah rahmat Tuhan semata. Sadarkah aku bahwa segala sesuatu yang kualami adalah rahmat Tuhan?

Jumat, 23 Desember: Hari Biasa Khusus Adven (U).
Mal 3:1-4 – 4:5-6; Mzm 25:4-5b.8-10.14; Luk 1:57-66.

“Menjadi apakah anak ini nanti?” Itulah ungkapan betapa luar biasanya karya Tuhan melalui kelahiran Yohanes Pembaptis. Apabila sejarah dunia memiliki kenangan orang-orang besar dan berpengaruh dari generasi ke generasi, demikian juga dalam sejarah keselamatan dan iman, ditandai peristiwa yang mengungkapkan betapa mendasarnya ketaatan kepada kuasa dan kehendak Tuhan.

Sabtu, 24 Desember: Hari Biasa Khusus Adven (U).
2Sam 7:1-5.8b-12.16; Mzm 89:2-5.27.29; Luk 1:67-79.

Zakharia tidak bisa tutup mulut untuk mengakui karya agung Allah dalam hidup dan keluarganya. Ia menyanyikan sebuah kidung pujian. Kidungnya mengungkapkan sebuah pemberitahuan yang disinari oleh kekuatan Ilahi dalam peristiwa kelahiran Yohanes. Allah sungguh setia terhadap janji-Nya dan menganugerahkan keselamatan bagi semua orang. Kita hanya bisa membuka diri dan menerimanya sebagai karya keselamatan Allah yang mengagumkan.

Masa Natal

Sore Menjelang Hari Raya Natal (U).
Yes 62:1-5; Mzm 89:4-5.16-17.27.29; Kis 13:16-17.22-25; Mat 1:1-25

Silsilah pada permulaan Injil menempatkan Yesus dalam tradisi Yahudi. Yesus adalah Anak Abraham dan Daud maupun kelanjutan dari garis keturunan Daud sesudah pembuangan (586SM). Matius berusaha meletakkan asal-usul Yesus dari Nazaret dalam pewarisan umat pilihan Allah, Israel.

Hari Raya Natal (P)
Malam: Yes. 9:1-6; Mzm. 96:1-2a,2b-3,11-12,13; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14.

Melalui perayaan Natal malam ini, di mana Tuhan sudi datang menjadi manusia, saya dan anda semua adalah orang-orang yang istimewa, saya dan anda ada di hati Tuhan. Anda mungkin tidak ada di hati saudara-saudari anda atau sesama anda, atau bahkan istri atau suami anda, tetapi dengan kedatangan Tuhan, yang Emmanuel, anda ada di hati Tuhan, karena justru kita orang yang tidak pantas Ia sudi datang. Ia ingin mengembalikan manusia yang jatuh dalam lumpur dosa, agar bisa meraih kemuliaan Allah. Luk. 2:14 "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Minggu, 25 Desember : Hari Raya Natal (P)
Fajar: Yes. 62:11-12; Mzm. 97:1,6,11-12; Tit. 3:4-7; Luk. 2:15-20.
Para gembala sebagai orang-orang sederhana dipilih Allah untuk menerima kabar kesukaan besar: telah lahir Sang Juruselamat. Memang, diperlukan hati yang sederhana dan terbuka untuk dapat mengalami kehadiran Allah dalam hidup kita.

Siang: Yes. 52:710; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Ibr. 1:1-6; Yoh. 1:1-18 (Yoh. 1:15,9-14)

Penginjil mengungkap gagasan utama teologinya bahwa Yesus dari Nazaret adalah pernyataan Allah yang tertinggi, penafsir Allah. Sebagai Allah sendiri Ia tidak hanya menjadi pengantara Allah dan manusia, tetapi Ia adalah kebijaksanaan Allah yang mengucapkan Firman Allah yang terakhir mengenai diri-Nya sendiri.

Selasa, 20 Desember 2011 Hari Biasa Khusus Adven

Selasa, 20 Desember 2011
Hari Biasa Khusus Adven

Yesus Kristus adalah Allah benar dan Manusia benar --- Katekismus Gereja Katolik, 464

Antifon Pembuka

Suatu tunas akan terbit dari akar Isai, kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi, dan semua orang melihat penyelamatan oleh Allah kita.

Doa Renungan

Tuhan, mampukan kami untuk semakin peka dalam melihat tanda-tanda yang berasal dari pada-Mu. Semoga hidup kami berkenan di hadapan-Mu dari saat ke saat. De
mi Kristus, Tuhan kami. Amin.

Bacaan dari Kitab Yesaya (7:10-14)


"Seorang perempuan muda akan mengandung."


Tuhan berfirman kepada Raja Ahas, “Mintalah suatu pertanda dari Tuhan Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.” Tetapi Ahas menjawab, “Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!” Lalu berkatalah Nabi Yesaya, “Baiklah! Dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda. Sesungguhnya seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Immanuel.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = f, 3/4, PS 803
Ref. Gapuramu, lapangkanlah, menyambut Raja mulia. Bukalah pintu hatimu, sambutlah Raja Sang Kristus.

Ayat. (Mzm 24:1-2. 3-4ab. 5-6)

1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.

3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.


Bait Pengantar Injil

Ref. Alleluya, alleluya

Ayat. O Tuhan, Kunci Kerajaan Allah, datanglah dan bebaskanlah umat-Mu dari perbudakan.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:26-38)


"Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki."

Dalam bulan yang keenam Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota di Galilea, bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf, dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika masuk ke rumah Maria, malaikat itu berkata, “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau;” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hati, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya, “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” Kata Maria kepada malaikat itu, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya, “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya, dan inilah bulan yang keenam bagi dia yang dikatakan mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada hal yang mustahil.” Maka kata Maria, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu.” Lalu malaikat itu meninggalkan Maria.

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan


Dalam dunia kerja dikenal adanya surat peringatan. Tidak jarang pula bila persoalannya begitu serius, setelah surat itu diberikan, atasan kita sendiri memanggil kita. Kita pun tersentak gemetar ketika tiba-tiba sadar bahwa ada kemungkinan kita akan dipecat. Tuhan telah bekerja dengan berbagai cara untuk mengingatkan manusia. Sekian banyak tanda diberikan. Kini ada tanda yang mengejutkan: seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan. Sentakan kadang dibutuhkan untuk membuka mata kita.

Tuhan sungguh beserta kita, Immanuel. Ia ingin kita percaya akan hal ini. Kita diajak untuk berhadapan dengan Tuhan dengan tetap mengakui kekuasaan-Nya yang bisa sangat membuat kita gemetar, tetapi pada saat yang sama kita pun diajak untuk percaya dan tidak takut. Maria sungguh memahami hal ini. Kekuasaan-Nya akan diperlihatkan untuk membela kita. Tuhan tentu tidak ragu menegur kita bila kita bersalah. Sentakan yang tidak enak adalah ungkapan kesungguhan Tuhan yang mengasihi kita.

Yesus, Engkau segera datang sebagai Raja Kemuliaan bagiku. Aku memberi-Mu kebebasan untuk memperlihatkan kuasa cinta-Mu dalam hidupku. Amin.

Ziarah Batin 2011, Renungan dan Catatan Harian