Surat Gembala Arah Dasar 2012 Keuskupan Surabaya: TAHUN ORANG MUDA KATOLIK DAN KERASULAN KITAB SUCI

Surat Gembala ArDas 2013.
TAHUN “ORANG MUDA KATOLIK DAN KERASULAN KITAB SUCI”
Bagi Umat Katolik Keuskupan Surabaya
dibacakan di semua gereja dan kapel di seluruh wilayah Keuskupan Surabaya, tanggal 5 - 6 Januari 2013
Saudara-saudari seluruh Umat Keuskupan Surabaya yang saya cintai, kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai Saudara sekalian.
Kita baru saja melewati tahun 2012 dan kini memasuki tahun 2013, tahun keempat dalam menjalankan Arah Dasar Keuskupan Surabaya. Saya menyampaikan apresiasi sedalam-dalamnya kepada para Romo Paroki, pengurus DPP-BGKP, Imam, Biarawan-biarawati, Katekis, seluruh insan pemerhati pastoral dan kelompok kelompok kategorial, serta seluruh Umat Allah di seluruh Keuskupan Surabaya yang telah berupaya dengan kesungguhan dan penuh semangat mengimplementasikan semangat Ardas.Sepanjang tahun 2012, yang merupakan Tahun Remaja dan Liturgi, sungguh telah tampak antusiasme umat untuk semakin memahami, mendalami, dan merayakan Liturgi secara baik dan benar serta mulai berkembang pemahaman akan pentingnya pendampingan bagi para remaja secara serius. Bersama dengan kemajuan ini, secara rendah hati kita juga menyadari bahwa ada beberapa hal yang masih perlu dikembangkan, yaitu:
  1. Komitmen para penggerak pastoral (mulai dari para imam, DPP dan BGKP) untuk mewujudkan habitus pastoral baru yang terencana dan bertanggungjawab dengan dijiwai semangat Ardas. Untuk itu, mulai tahun ini sudah disediakan buku penunjang bagi perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan di setiap bidang pastoral.
  2. Proses pembatinan Ardas di semua jenjang, kelompok kategorial, dan bidang- bidang pastoral.
  3. Konsolidasi tim pastoral di tingkat kevikepan agar semangat Ardas dapat diwujudkan secara dinamis, sinergis, dan efektif oleh paroki-paroki dalam wilayah kevikepan yang sama. Untuk itu sangatlah penting melakukan koordinasi pastoral serumpun di tiap kevikepan.Dalam kesempatan ini, saya ingin menyegarkan kembali komitmen kita sesuai Ardas Keuskupan Surabaya, bahwa pada tahun 2013 fokus perhatian pastoral kita adalah Orang Muda Katolik dan Kerasulan Kitab Suci.
Oleh karena itu, tiga hal ingin saya sampaikan:
Pertama, secara khusus saya ingin menyapa seluruh kaum muda katolik di Keuskupan Surabaya. Kalian adalah generasi penerus Gereja. Saya mengajak kalian untuk membuka dan mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang memiliki ketangguhan untuk belajar dan berlatih serta keberanian untuk berbagi dan berkorban. Hal ini bisa terjadi jikalau kalian mau melibatkan diri dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat. Godaan dan tantangan dunia saat ini tidaklah ringan, tetapi kalian tidak pernah ditinggalkan sendirian. Oleh sebab itu, pupuklah iman kalian dalam kesatuan dengan Gereja.Kepada Anda, para orang tua, marilah kita mendorong kaum muda kita untuk mengikuti pelbagai pelatihan dan pembinaan yang mengembangkan pribadi mereka. Berilah kepercayaan kepada Orang Muda Katolik untuk semakin terlibat dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat. Tidak kalah pentingnya, jadilah teladan iman dan kedewasaan hidup bagi kaum muda kita.
Kedua, sebagai orang beriman, Sabda Tuhan adalah pelita bagi langkah hidup kita. Melalui Kitab Suci kita mendengar, mengenal, dan mencintai Allah. Sebab seperti dikatakan oleh St. Hironimus, jika kita tidak mengenal Kitab Suci maka kita tidak mengenal Kristus (DV 25). Melalui Kitab suci, kita mengenal perkataan dan perbuatan Allah yang menyatakan diri-Nya dalam sejarah keselamatan. Allah yang tidak kelihatan itu (Kol 1:15; 1Tim 1:17) menyapa kita sebagai sahabat-sahabat-Nya (Yoh 15:14-15), mengundang, dan menyambut kita dalam persekutuan dengan-Nya melalui Yesus Kristus.
Pada tahun ini, marilah kita semakin menumbuhkan dan meningkatkan minat, memperluas pemahaman, dan memperdalam cinta akan Kitab Suci. Hal ini bisa diwujudkan dengan mengembangkan kuantitas dan kualitas Kerasulan Kitab Suci. Pada akhirnya kita berharap, bahwa sebagai orang Kristiani kita mampu menjadi pelaku Sabda Tuhan karena mengalami kegembiraan yang berasal dari iman akan Yesus Kristus sebagaimana diwartakan dalam Kitab Suci.
Ketiga, dalam kebersamaan dengan gerak Gereja universal, tahun 2013 juga dicanangkan sebagai Tahun Iman. Semoga gerakan itu membuat kita semakin mampu memahami dan menghidupi ajaran iman kita dengan lebih bertanggungjawab. Bapa Suci mengingatkan bahwa Gereja memiliki sarana yang cukup untuk sampai pada tujuan itu, yakni melalui Kitab Suci dan Tradisi penerusan iman oleh kuasa mengajar gereja (Magisterium). Oleh sebab itu, sekali lagi saya mengajak segenap Umat di Keuskupan Surabaya untuk mendalami Kitab Suci dan Katekismus Gereja Katolik sebagai bantuan agar iman kita semakin bertumbuh, berkembang, berbuah, dan bertahan sampai akhir (KGK 162).Umat Keuskupan Surabaya yang terkasih, bersama surat gembala ini, tersedia pula bagi Anda teks Doa Tahun “Orang Muda Katolik dan Kerasulan Kitab Suci”. Teks doa ini hendaknya didoakan bersama sepanjang tahun 2013 yang merupakan Tahun “Orang Muda Katolik dan Kerasulan Kitab Suci”. Dengan doa ini kita memohon rahmat Allah agar kita dimampukan untuk menjaga dan mengobarkan semangat yang sama dan dalam jalinan kerjasama di antara kita mewujudkan Ardas Keuskupan Surabaya.Dengan kepercayaan akan penyertaan Santa Maria, Bunda Gereja, kita pun memohon doa dan perlindungannya. Semoga Bunda Maria selalu mendampingi kita dalam mewujudkan Gereja Keuskupan Surabaya sebagai persekutuan murid-murid Kristus yang semakin dewasa dalam iman, guyub, penuh pelayanan, dan misioner.
Akhir kata, saya mengucapkan Selamat Natal 2012 dan Tahun Baru 2013.Berkat Tuhan melimpah bagi Anda sekalian.
Surabaya, 20 Desember 2012
Msgr. Vincentius Sutikno Wisaksono
Uskup Keuskupan Surabaya
---------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------
DOA ARDAS KEUSKUPAN SURABAYA
(Tahun 2013 sebagai Tahun ORANG MUDA KATOLIK dan KERASULAN KITAB SUCI)
Ya Bapa, kami bersyukur atas penyertaan-Mu memasuki tahun keempat bersama Arah Dasar yang Kau limpahkan, untuk mewujudkan Gereja Keuskupan Surabaya sebagai persekutuan murid-murid Kristus yang semakin dewasa dalam iman, guyub, penuh pelayanan dan misioner; menuju kehidupan yang berkelimpahan.
Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Sang Sabda yang telah menjadi manusia dan tinggal di antara kami; Firman-Mu adalah pelita bagi langkah hidup kami. Melalui Kitab Suci kami mendengar, mengenal dan mencintai Engkau. Mulai tahun ini kami hendak mengembangkan kuantitas dan kualitas kerasulan Kitab Suci. Semoga kami semakin tergerak meningkatkan minat, memperluas pemahaman, memperdalam cinta, dan menjadi pelaku setiaatas firman-Mu.
Ya Roh Kudus, Engkaulah Roh pemelihara dan pembimbing keberlangsungan Gereja. Dari generasi ke generasi Kau panggil orang muda sebagai penerus Gereja yang tangguh dan berintegritas. Kami menyadari godaan dan tantangan orang muda sebagai penerus Gereja tidaklah ringan. Curahkanlah api semangat-Mukepada Orang Muda Katolik agar memiliki ketangguhan dalam belajar dan berlatihserta keberanian berbagi dan berkorban. Semoga orang tua berani mempercayai dan mendorong Orang Muda Katolik untuk terlibat dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
Dengan penyertaan Bunda Maria, dalam Tahun Orang Muda dan Kerasulan Kitab Suci ini, kami memohon agar semakin banyak orang peduli dan tergerak dalam Kerasulan Kitab Suci dan pendampingan Orang Muda di Keuskupan Surabaya demi Kristus Penyelamat kami.
Amin.

Senin, 07 Januari 2011 Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Senin, 07 Januari 2011
Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Ia berkenan lahir bagi kita, dan Ia tidak mau bahwa kita tidak mengenali Dia --- St. Petrus Krisologus

Antifon Pembuka

Hari mulia menyinari kita. Marilah menyembah Tuhan, hai segala bangsa. Hari ini cahaya cemerlang turun ke bumi.

Doa Pagi

Syukur dan terima kasih, ya Bapa, atas hari baru yang boleh kami nikmati. Semoga kami mampu memancarkan sinar kasih-Mu kepada setiap orang yang kami jumpai hari ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Yohanes menggariskan beberapa hal penting hidup Kristen. Ringkasan segala perintah Tuhan adalah perintah untuk percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya. Ada tugas penting, yakni menguji roh-roh. Sebab, ternyata ada pula nabi-nabi palsu, yakni menolak Yesus yang berasal dari Allah. Sebaliknya, Roh Allah akan membuat orang mengakui bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia (Allah menjelma menjadi manusia).

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (1Yoh 3:22-4:6)
 
"Ujilah roh-roh, apakah mereka berasal dari Allah."
 
Saudara-saudaraku terkasih, apa saja yang kita minta dari Allah, kita peroleh dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan beginilah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu dalam Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. Saudara-saudaraku terkasih, janganlah setiap roh kamu percayai, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah. Sebab banyak nabi palsu telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Beginilah kita mengenal Roh Allah: Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, tetapi setiap roh yang tidak mengakui Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh ini adalah roh antikristus, dan tentang dia telah kamu dengar bahwa ia akan datang, bahkan sekarang ini sudah ada di dalam dunia. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu, sebab Roh yang ada di dalam kamu lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia. Mereka itu berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi, dan dunia mendengarkan mereka. Kamu berasal dari Allah! Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan kami. Barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh Kebenaran dan roh yang menyesatkan.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu.
Ayat. (Mzm 2:7-8.10-11)
1. Aku akan menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku, Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
2. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, Alleluya
Ayat. (Mat 9:35b)
Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan

Ketika pendahulunya ditangkap, Yesus merasa tiba waktunya untuk memulai misi-Nya. Apa yang dilakukan-Nya adalah pergi ke Kapernaum di daerah Zabulon dan Naftali yang dikatakan adalah tempat bangsa yang mengalami kegelapan. Dia menyerukan pertobatan, dan memaklumkan Kerajaan Allah, kerajaan damai sejahtera dan sukacita telah dekat. Karena itu, Ia berkeliling menjumpai orang-orang yang menderita, melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (4:12-17.23-25)
 
"Kerajaan Surga sudah dekat"
 
Ketika mendengar bahwa Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang Sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain; bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut telah terbit Terang. Sejak waktu itu Yesus memberitakan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!" Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria, dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem, dari Yudea dan dari seberang Yordan.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Yesus memenuhi nubuat Yesaya, menyingkir ke tanah Zebulon dan Naftali untuk menghindari kemarahan Herodes. Dalam keadaan terpojok itulah, Yesus memulai apa yang bisa dimulai, yaitu melanjutkan pewartaan 'kakak sepupu-Nya', yakni Yohanes Pembaptis yang tidak mungkin lagi diharapkan kembali. Bahkan, Yesus masih bisa mengajar dan menyembuhkan berbagai penyakit dan kelemahan. Yesus terpojok, tetapi tidak kehabisan akal. Bagaimana dengan kita, jika sedang terpojok?

Konsili Vatikan Kedua adalah sebuah seruan yang begitu kuat kepada kita untuk menemukan kembali setiap hari keindahan iman kita, untuk mengenali keindahan tersebut secara mendalam sehingga dapat memasuki suatu hubungan pribadi dengan Tuhan secara lebih intens dan untuk menghayati panggilan Kristiani kita sampai akhir --- Paus Benediktus XVI

Doa Malam

Bapa yang berbelas kasih, buatlah istirahat kami malam ini membawa kesegaran jiwa dan raga kami setelah melakukan banyak pekerjaan hari ini. Kami mohon agar esok kami dapat melanjutkan tugas dan kewajiban kami dengan baik. Amin.

RUAH

Bacaan Harian 07 - 13 Januari 2013

Bacaan Harian 07 - 13 Januari 2013

Senin, 07 Januari: Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P).
1Yoh 3:22-4:6; Mzm 2:7-8.10-11; Mat 4:12-17.23-25.

Selasa, 08 Januari: Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P).
1Yoh 4:7-10; Mzm 72:1-2.3-4ab.7-8; Mrk 6:34-44.

Rabu, 09 Januari: Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P).
1Yoh 4:11-18; Mzm 72:1-2.10-11.12-13; Mrk 6:45-52.

Kamis, 10 Januari: Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P).
1Yoh 4:19-5:4; Mzm 72:1-2.14.15bc.17; Luk 4:14-22a.

Jumat, 11 Januari: Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P).
1Yoh 5:5-13; Mzm 147:12-13.14-15.19-20; Luk 5:12-16.

Sabtu, 12 Januari: Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P).
1Yoh 5:14-21; Mzm.149:1-2.3-4.5.6a.9b; Yoh 3:22-30.

Minggu, 13 Januari: Pesta Pembaptisan Tuhan (P).
Yes 40:1-5.9-11; Mzm 104:1b-2.3-4.24-25.27-28.29-30; Tit 2:11-14; 3:4-7; Luk 3:15-16.21-22.