Jumat, 03 Mei 2013 Pesta St. Filipus, dan Yakobus Rasul

Jumat, 03 Mei 2013
Pesta St. Filipus, dan Yakobus Rasul

”Memiliki iman yang jelas, berdasarkan pada Syahadat Gereja, sering dicap sebagai fundamentalisme. Sedangkan, relativisme, dimana membiarkan diri dilempar dan “tersapu oleh angin pengajaran”, sepertinya merupakan sikap yang satu-satunya diterima pada standar saat ini. Kita sedang bergerak menuju kediktatoran relativisme yang tidak mengakui apapun yang pasti dan tujuan tertingginya adalah egonya sendiri dan keinginannya sendiri.” – Paus Benediktus XVI

Antifon Pembuka

Merekalah orang-orang suci, yang dipilih Tuhan dalam cinta kasih benar, dan dimahkotai dengan kemuliaan abadi. Alleluya.

Doa Pagi

Allah Bapa yang mahabaik, pagi ini kami bersyukur kepada-Mu pagi karena telah Kausegarkan dengan Pesta kedua rasul Putra-Mu, St. Filipus dan St. Yakobus, yang meneruskan ajaran-Nya. Semoga kami semakin kokoh dalam iman akan Yesus seperti dihayati dan ditunjukkan oleh para rasul, terutama di saat mengalami kesulitan dan hambatan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (15:1-8)
 
"Tuhan menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul."
  
Saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu akan Injil yang aku beritakan kepadamu dan telah kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, sebagaimana kuberitakan kepadamu; - kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. – Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, yakni bahwa Kristus telah wafat karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah dimakamkan, dan pada hari yang ketiga telah dibangkitkan sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas, dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, lalu kepada semua rasul. Dan yang paling akhir Ia menampakkan diri juga kepadaku, seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, re = b, 4/4, PS 834
Ref. Nama Tuhan hendak kuwartakan di tengah umat kumuliakan.
Ayat. (Mzm 19:2-3.4-5; R: 5a)
1. Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya; hari yang satu mengisahkan kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya kepada malam berikut.
2. Meskipun tidak berbicara, dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya, dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.

Bait Pengantar Injil, do = d, PS 959
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 14:6)
Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (14:6-14)
  
"Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, namun engkau tidak mengenal Aku!"
 
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada Tomas, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia, dan kamu telah melihat Dia.” Kata Filipus kepada Yesus, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami, dan itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya, “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa, bagaimana engkau berkata ‘Tunjukkanlah Bapa kepada kami’? Tidak percayakah engkau bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus bahwa mereka akan diselamatkan oleh Injil jika berpegang teguh padanya. Injil adalah kabar gembira yang memberitakan Yesus Kristus yang mati dan bangkit demi menebus dosa-dosa, dan yang telah menampakkan diri kepada para murid, termasuk Yakobus. Bagi mereka yang beriman teguh kepada Yesus, mereka akan mengalami keselamatan yang sejati, karena Ia sendiri menegaskan kepada para murid, khususnya Filipus, ”Akulah Jalan dan kebenaran dan hidup”. Dialah jalan menuju keselamatan surgawi.

Penegasan Kristus dan Rasul Paulus itu juga ditujukan kepada kita, yang sering kali masih mudah bimbang, ragu dan goyah dalam iman, walaupun kita telah menerima anugerah keselamatan dalam Yesus. Ketika kita mengalami persoalan yang sulit dan seolah kita tidak mampu menyelesaikannya, kita kurang berdiri teguh dalam iman dan kepasrahan kepada Kristus. Justru kita lebih mudah percaya kepada ’orang pintar’ yang dirasa bisa memberi jaminan terpenuhinya keinginan dan permintaan kita daripada Tuhan yang tidak tampak secara kasatmata. Dengan kata lain, seringkali kita bersikap seperti Filipus, berkata dalam doa-doa kita, ”tunjukkanlah diri dan kuasa Bapa kepada kami”.

Sabda Tuhan hari ini ingin memberi penegasan kepada kita bahwa kita akan menerima keselamatan secara sepenuhnya, jika kita tetap beriman teguh kepada-Nya.

Doa: Ampunilah aku Tuhan, dan curahkan Roh Kudus-Mu agar senantiasa menerangi hati dan budiku supaya aku semakin berpegang teguh pada kehendak-Mu. Amin.

Ziarah Batin 2013, Renungan dan Catatan Harian