Selasa, 30 Juni 2020 Hari Biasa Pekan XIII

Selasa, 30 Juni 2020
Hari Biasa Pekan XIII  
 
“Allah berbicara kepada manusia melalui ciptaan yang tampak. Kosmos material menampilkan diri kepada akal budi manusia, supaya ia melihat di dalamnya jejak-jejak Penciptanya Bdk. Keb 13: 1; Rm 1:19-20; Kis 14:17.. Siang dan malam, angin dan api, air dan bumi, pohon dan buah-buahan berbicara tentang Allah dan melambangkan sekaligus keagungan dan kedekatan-Nya.” (Katekismus Gereja Katolik, 1147)
  
 
Antifon Pembuka (Mzm 5:8)

Berkat kasih setia-Mu yang besar aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah dengan takut akan Dikau.

Doa Pembuka

   
Allah yang Mahakuasa, kami percaya bahwa hanya Engkaulah satu-satunya yang berkuasa atas hidup dan mati kami. Bantulah kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami memiliki keberanian dan kekuatan untuk melawan godaan-godaan yang membahayakan keselamatan jiwa kami dan orang lain. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Bangsa terpilih selayaknya hidup sepadan dengan kehendak Tuhan. Tapi apa kenyataannya? Bangsa Israel ingkar dan mengkhianati Tuhan. Bagi kita berlaku sama pula, yakni tidak elok mengeraskan hati dan pantas taat bertobat pada-Nya. Tuhan akan menjatuhkan perhitungan yang tidak dapat ditunda lagi.


Bacaan dari Nubuat Amos (3:1-8; 4:11-12)


Hai orang Israel, dengarkanlah sabda Tuhan tentang dirimu ini, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun ke luar dari tanah Mesir. Beginilah sabda-Nya, “Hanya kalian yang Kupilih dari segala kaum di muka bumi. Sebab itu Aku akan menghukum kalian karena kesalahanmu. Berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji? Mengaumkah seekor singa di hutan apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat di sana? Membingkaskah perangkap, jika tidak ada yang ditangkap? Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan bukan Tuhan yang melakukannya. Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat? Aku telah menjungkirbalikkan kota-kotamu seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kalian menjadi seperti puntung yang ditarik dari kebakaran. Namun kalian tidak berbalik kepada-Ku. Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiap-siaplah untuk bertemu dengan Allah, hai Israel.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu.
Ayat. (Mzm 5:5-6.7.8)

1. Engkau bukanlah Allah yang berkenan akan kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau benci terhadap semua orang yang melakukan kejahatan.
2. Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.
3. Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku mengharapkan sabda-Nya. 
  
Orang beriman hendaknya sadar bahwa Tuhan selalu hadir dalam perahu kehidupannya. Andai pun badai permasalahan hidup ini mendera bahkan mengombang-ambingkannya, tidak usah kuatir karena Yesus yang tetap hadir dapat diandalkannya. Dia akan membuat segalanya kembali menjadi teduh. Percayalah!


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (8:23-27)


Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu, dan murid-murid-Nya mengikuti Dia. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu ditimbus gelombang. Tetapi Yesus tidur. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, “Tuhan, tolonglah, kita binasa!” Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kalian takut, hai orang yang kurang percaya!” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau. Maka danau menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya, “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”
Demikianlah Injil Tuhan.
U Terpujilah Kristus.

Renungan

 

“Bersiap-siaplah untuk bertemu dengan Allah…”
(Am 4:12) Ungkapan Nabi Amos ini adalah bentuk ancaman menakutkan yang ditujukan kepada orang berdosa. Tetapi, para murid yang tinggal seperahu dengan Tuhan Yesus, Allah bukanlah ancaman dan datang tidak untuk menakuti, tetapi mencintai. Cinta-Nya yang dalam hampir selalu tidak dimengerti. Begitu alami, sampai kita bertemu Yesus tetapi seperti tidak bertemu Allah. Hukum alam telah dikalahkan oleh hukum Allah. Tetapi mukjizat diadakan-Nya hanya jika perlu. Sabda-Nya mengajak kita untuk senantiasa percaya dalam setiap peristiwa. Mari kita belajar mengerti, dan mencintai Allah yang seperti ini. Tidak hanya ketika Dia sedang mengadakan mukjizat tetapi juga ketika Dia sekarat.

Doa Malam


Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, semoga dengan bantuan rahmat-Mu kami senantiasa mampu menyadari kehadiran-Mu di dalam lubuk hati kami yang terdalam. Selain itu kami mampu merasakan kehadiran-Mu di setiap segi kehidupan yang kami alami, sehingga kami tetap berani bersaksi sebagai anak-anak-Mu dalam mengambil keputusan dan menanggung risikonya. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
  
RUAH