Roh Kudus membantu kita untuk semakin mengenal Tuhan

Sabtu, 03 Januari 2015
Hari Biasa Masa Natal
 
  
1Yoh. 2:29-3:6; Mzm. 98:1,3cd-4,5-6; Yoh. 1:29-34
     
Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya."

 Kita masing-masing telah menerima anugerah Roh Kudus, baik secara istimewa melalui sakramen-sakramen yang telah kita terima, khususnya Sakramen Baptis dan Penguatan, maupun dalam kehidupan kita sehari-hari. Meskipun demikian, tidak semua di antara kita dapat mengenali karya dan bimbingan Roh Kudus serta mampu bekerja sama dengan-Nya setiap saat. Sebagaiman kesaksian Yohanes Pembaptis, Roh Kudus menolongnya untuk mengenal Kristus yang sebelumnya tidak ia kenal. Demikian pula bagi kita, Roh Kudus membantu kita untuk semakin mengenal Tuhan, semakin menyadari apa yang Ia kerjakan dalam hidup kita, semakin mampu mendengarkan apa yang Ia sabdakan, semakin jelas dalam memahani apa yang Dia minta atas kita, dan semakin mampu membuat pilihan-pilihan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Hanya melalui doa dan keheningan, kita semakin dimampukan untuk menangkap karya Roh Kudus yang membimbing kita untuk semakin melihat, mendengar dan mengenal panggilan serta kehendak Tuhan, sebagaimana dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dalam hidupnya di padang gurun, tempat yang sunyi sepi.

Doa: Tuhan, bantulah kami menjadi peka dalam menyadari bimbingan Roh Kudus-Mu agar kami pun semakin mampu melihat, mendengar dan mengenal panggilan serta kehendak-Mu. Amin. -agawpr-

Sabtu, 03 Januari 2015 Hari Biasa Masa Natal

Sabtu, 03 Januari 2015
Hari Biasa Masa Natal
 
“Bapa memberi kita Putra Tunggal-Nya, Dia adalah Allah” (St. Teresa dari Avila)

 
Antifon Pembuka (Mzm 118:26-27)
 
Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Dialah Tuhan Allah yang menerangi kita.
 
Blessed is he who comes in the name of the Lord: The Lord is God and has given us light.

  
Doa Pagi


Allah Bapa yang Mahabaik, Putra-Mu yang tunggal telah tampak sebagai manusia, dan kami mengakui-Nya sebagai seorang di antara kami. Semoga hidup kami pun dapat kami sesuaikan dengan hidup-Nya berkat bantuan rahmat-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Rasul Yohanes melukiskan bagaimana seharusnya kita hidup sebagai anak-anak Allah. Itulah hidup dalam kekudusan, cinta, kemurnian dan ketaatan. Bila hal-hal itu dihayati, orang menjadi serupa dengan hidup Yesus sendiri.
 

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (2:29-3:6)
  
 
"Setiap orang yang tetap berada dalam Yesus tidak berbuat dosa lagi."
  
Anak-anakku terkasih, jikalau kamu tahu bahwa Kristus itu benar, kamu harus tahu juga bahwa setiap orang yang berbuat kebenaran lahir dari pada-Nya. Lihatlah, betapa besar kasih Allah yan dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Allah. Saudara-saudaraku terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata bagaimana keadaan kita kelak. Akan tetapi kita tahu bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan ini kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia suci adanya. Setiap orang yang berbuat dosa melanggar hukum Allah, sebab dosa adalah pelanggaran hukum Allah. Dan kamu tahu bahwa Kristus telah menyatakan diri-Nya untuk menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi, setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 
Mazmur Tanggapan, do = c, 2/4, PS 807
Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita
Ayat. (Mzm 98:1.3c-4.5.6)
1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
2. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!
3. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.

Bait Pengantar Injil, do = f, 4/4, PS 960
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 1:14:12b)
Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.
 
Yohanes Pembaptis bernubuat tentang Mesias. Yesus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Roh Allah akan turun ke atas-Nya. Dialah yang akan memberikan Roh Kudus kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya.
 
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (1:29-34)
  
"Lihatlah Anak Domba Allah!"
  
Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, “Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, “Aku melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman: Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
 
Renungan
 
Pengenalan kasat mata Yohanes Pembaptis terhadap Yesus menjadikan dia sebagai saksi kebenaran. Ia memberi kesaksian bahwa Yesus adalah Anak Allah, karena setelah ia membaptis, ia melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Anak Allah itu ternyata juga Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Itu berarti seperti anak domba (seekor binatang) yang harus disembelih sebagai kurban. Kalau ia membaptis dengan air untuk pertobatan, maka Yesus membaptis dengan Roh Kudus untuk menjadikan kita sahabat dan putra putri Allah.

Doa Malam

Allah Bapa yang Mahamurah hati, Engkau membimbing umat-Mu dengan berbagai bantuan, agar kami memperoleh rahmat dari kemurahan hati-Mu untuk hidup sekarang dan di masa mendatang. Semoga dengan bantuan harta dunia, kami lebih merindukan harta abadi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

RUAH