Seri Liturgi: BANTULAH HOMILIS

Seri Liturgi
BANTULAH HOMILIS

Syalom aleikhem.
Apa itu homilis? Tahu homili ya. Homili itu khotbah dalam Misa. Ada yang membedakan homili dan khotbah. Tak usah terlalu teknis, sederhana saja, homili adalah khotbah dalam Misa. Dan homilis? Orang yang melakukannya. Imam yang berhomili, dialah homilis.

Kok dibantu? Bukankah seorang homilislah yang seharusnya membantu umat mendalami firman Allah. Ya, memang demikian, homilis membantu umat beriman yang ikut serta dalam liturgi untuk lebih mengerti sabda Tuhan, mampu meresapkan dalam hati, menangkap satu-dua butir pesan untuk diwujudnyatakan di tengah kehidupan sepulang liturgi nanti.

Namun sebaliknya, hendaknya umat membantu homilis daripada sekadar mengeluh bahwa homili kurang bagus atau menyentuh. Janganlah lupa bahwa sentuhan pertama bukanlah dari homilis, melainkan dari Tuhan langsung dalam wujud sabda-Nya yang diwartakan.

Umat yang tidak siap sungguh sulit diberi homili. Itu seperti anak TK yang diberi kuliah. Gak nyambung jadinya. Supaya nyambung? Umat beriman dipersilakan menyiapkan diri dengan membaca bacaan-bacaan (untuk perayaan itu) sebelum Misa. Kalau selama ini anda merasa homili di gereja anda garing dan membosankan, jangan-jangan anda turut berperan, yaitu tak siap (tak tahu sama sekali) dengan firman Tuhan.

Ketika homilis bicara, anda terasing karena tak memasuki “dunia” yang sama. Maka, mulai Minggu ini, bantulah pehomili. Siapkan firman, baca sebelumnya. Ini bukan pembelaan seorang homilis, tapi ini pencarian jalan yang baik agar firman Tuhan tertanam dan berbuah.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu A.
Katekis Daring