Seri Liturgi: MENGENAL TAHUN LITURGI

KatKit (Katekese Sedikit) No. 196

Seri Liturgi
MENGENAL TAHUN LITURGI

Syalom aleikhem.
Kalau Tahun Liturgi kita gambarkan sebagai garis, titik awalnya adalah Masa Adven. Titik pertama, kedua, dst adalah Minggu Adven I, II, III, IV. Menyusul Masa Natal yang diawali dengan Hari Raya Natal. Titik-titik berikutnya – masih Masa Natal – Pesta Keluarga Kudus, Hari Raya Bunda Allah, Hari Raya Penampakan Tuhan, dan Pesta Pembaptisan Tuhan. Masa Adven-Natal mengisahkan kelahiran Tuhan dan seputar kelahiran-Nya.

Kristus makin dewasa – demikian kisah selanjutnya – dan berkarya di depan umum. Inilah yang diceritakan Masa Biasa (pertama), kelanjutan dari Masa Adven-Natal. Masa Biasa ini pendek saja.

Pada Februari-Maret, mulai Masa Prapaskah. Penanda awalnya Rabu Abu. Lalu, ada Minggu Prapaskah I, II hingga V. Setelah itu, kita masuk Pekan Suci: Minggu Palma sampai Minggu Paskah yang di dalamnya terdapat Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci. Melanjutkan Hari Raya Paskah adalah Masa Paskah dengan Minggu Paskah I, II hingga VII. Antara Minggu Paskah VI dan VII ada Hari Raya Kenaikan Tuhan pada hari Kamis. Minggu setelah Minggu Paskah VII adalah Hari Raya Pentakosta, turunnya Roh Kudus.

Titik lanjutan adalah Masa Biasa (kedua) hingga diakhiri dengan Hari Raya Kristus Raja. Demikian perjalanan umum liturgi Katolik dalam setahun. Ada ceritanya ‘kan. Bagus ya.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Katekis Daring